Muslimah.or.id
Donasi muslimah.or.id
  • Akidah
  • Manhaj
  • Fikih
  • Akhlak dan Nasihat
  • Keluarga dan Wanita
  • Pendidikan Anak
  • Kisah
No Result
View All Result
  • Akidah
  • Manhaj
  • Fikih
  • Akhlak dan Nasihat
  • Keluarga dan Wanita
  • Pendidikan Anak
  • Kisah
No Result
View All Result
Muslimah.or.id
No Result
View All Result
Donasi muslimahorid Donasi muslimahorid

Hadis: Mukmin Sejati adalah Orang yang Bisa Menerima Nasihat Saudaranya

Triani Pradinaputri oleh Triani Pradinaputri
14 Juli 2025
di Hadis
0
Mukmin Sejati
Share on FacebookShare on Twitter

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

المؤمن مرآة المؤمن

“Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin yang lain.” (HR. Abu Dawud, dengan sanad yang hasan)

Cermin adalah sesuatu hal di mana engkau bisa melihat diri sendiri ketika engkau berdiri di depannya. Baik ketika dirimu dalam keadaan yang baik, atau ketika dirimu dalam keadaan yang perlu diperbaiki dan dikoreksi. Ketika seseorang ingin keluar, maka dia berdiri di depan cermin. Tidak jarang engkau lihat bahwa dalam dirimu ada sesuatu yang mungkin perlu diperbaiki atau dibersihkan. Kemudian engkau perbaiki keadaanmu saat itu, entah itu ada sesuatu di wajah, atau pakaianmu. Ini adalah sebuah kebaikan, agar ketika manusia melihatmu, engkau dalam keadaan yang baik.

Akan tetapi, di dalam hadis ini, cermin yang dimaksud adalah cermin secara maknawi, yang dapat melihat aib-aibmu. Dialah saudaramu sesama muslim. Seorang mukmin sejati ialah cermin bagi saudaranya. Saudaramulah yang mengenal apa yang ada pada dirimu, mungkin ada kekeliruan atau kekurangan pada dirimu. Dan ketika dia memberikanmu isyarat atau wejangan untuk kebaikan dirimu, maka terimalah.

Donasi Muslimahorid

Dalam hadis ini terdapat dorongan untuk menerima nasihat dari saudaramu dengan tujuan untuk memperbaiki diri, baik secara lahiriah maupun batiniah. Karena saudaramu lah yang dapat melihat apa yang tidak bisa kamu lihat pada dirimu. Terkadang, engkau melihat dirimu sendiri adalah orang yang paling sempurna, tidak ada kesalahan maupun kekeliruan. Akan tetapi, ketika saudaramu yang melihatnya, nampak padanya kesalahan atau kekeliruan, sehingga dia akan memberikanmu nasihat dan petuah. Oleh karena itu, jangan batasi dirimu pada apa yang sudah engkau lihat sendiri. Berdiskusilah bersama saudaramu. Dengarkanlah ketika dia memberikan nasihat.

Hadis ini memberikan faidah, bahwa:

Pertama, hendaklah manusia menerima nasihat dari saudaranya tentang aib-aib yang tidak ia lihat pada dirinya, untuk memperbaikinya.

Kedua, wajib bagi seorang muslim untuk memberikan nasihat kepada saudaranya, dan tidak hanya diam ketika melihat suatu kesalahan atau kekurangan pada dirinya. Bukan sebaliknya. Ketika saudaranya salah, dia malah memuji dan memberikan suatu komentar yang tidak benar.

Dia adalah saudaramu, cermin bagimu, yang mengetahui bagaimana keadaanmu yang perlu untuk disempurnakan dan diperbaiki.

Allahu a’lam.

Baca juga: Hobi Kepo Urusan Orang Lain

***

Penulis: Triani Pradinaputri

Artikel Muslimah.or.id

 

Referensi:

Al-Fauzan, Shalih bin Fauzan bin Abdullah. 1436. Ithaful Kiram bi Syarhi Kitabil Jami fil Akhlak wal Adab. Daar Qarthaba, Beirut; hal. 254-255.

ShareTweetPin
Muslim AD Muslim AD Muslim AD
Triani Pradinaputri

Triani Pradinaputri

- Alumni Mahad Umar bin Khattab, Kampus Tahfizh, Mahad Al 'Ilmi - Santriwati Mahad Darussalam Asy-Syafi'i - Pengajar Bahasa Arab Markaz Ar-Ruhaily

Artikel Terkait

Apa Maksud Hadits, “Wanita Kurang Akal dan Agamanya”?

oleh Redaksi Muslimah.Or.Id
27 April 2010
31

Rasulullah shallallahu 'alayhi wasallam menjelaskan bahwa kekurangan akal wanita itu dilihat dari sudut ingatan yang lemah maka dari itu kesaksiannya...

Istri yang Dilaknat Malaikat

Hadis: Istri yang Dilaknat Malaikat (Bag. 1)

oleh M. Saifudin Hakim
7 November 2024
0

Teks Hadis Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ...

Tazkiyatun Nufus Dakwah Para Rasul

oleh Muslimah.or.id
1 Oktober 2013
1

Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: "Sesungguhnya aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia"

Artikel Selanjutnya
Amalan Sunah di Bulan Muharam

Amalan-Amalan Sunah di Bulan Muharam yang Sayang untuk Dilewatkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid
Logo Muslimahorid

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 no. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslim.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.

Kami Ingin Tahu Pendapat Anda Tentang Website Muslimah.or.id

No Result
View All Result
  • Akidah
  • Manhaj
  • Fikih
  • Akhlak dan Nasihat
  • Keluarga dan Wanita
  • Pendidikan Anak
  • Kisah

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.