Meninggalkan Pakaian Mewah Karena Tawadhu

Hadits keutamaan orang yang meninggalkan (menjauhkan diri dari) suatu pakaian (yang mewah) dalam rangka tawadhu' (rendah hati) karena Allah

22 0

Siapa Yang Meninggalkan Pakaian Siapa Yang Meninggalkan Pakaian Karena Merendahkan Diri Tafsir Hadits Meninggalkan Pamaian Mewah Tawadhu Wanita Sederhana Dalam Berpakaian

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من تركَ اللباسَ تواضُعًا للهِ وهو يقدِرُ عليه ، دعاه اللهُ يومَ القيامةِ على رؤوسِ الخلائقِ حتى يُخَيِّرَهُ منَ أيِّ حُلَلِ الإيمانِ شاءَ يَلْبَسُهَا

Barangsiapa yang meninggalkan (menjauhkan diri dari) suatu pakaian (yang mewah) dalam rangka tawadhu’ (rendah hati) karena Allah, padahal dia mampu (untuk membelinya / memakainya), maka pada hari kiamat nanti Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluq, lalu dia dipersilahkan untuk memilih perhiasan / pakaian (yang diberikan kepada) orang beriman, yang mana saja yang ingin dia pakai” (HR. At Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam “Shahih Al-Jami'” 6145).

Fawaid Hadits

  • Hadits ini tidak menunjukkan tercelanya memakai pakaian mewah, namun hadits ini memberi motivasi untuk zuhud & tawadhu‘ (rendah hati).
  • Meninggalkan pakaian mewah bukan karena tak mampu, namun karena tawadhu‘.
  • Jika meninggalkan pakaian mewah yang mampu dia beli, namun bukan dalam rangka tawadhu‘, maka tidak ada keutamaannya.
  • Meninggalkan pakaian mewah bukan berarti memakai pakaian compang-camping, namun maksudnya adalah “sederhana” (sedang-sedang saja) dalam berpakaian.

Wallahu a’lam.

Disarikan dari:

***

Penyusun: Ustadzah Arfah Ummu Faynan, Lc.

Artikel Muslimah.or.id

Kenapa Islam Melarang Umat Nya Memakai Pakaian Mewah Hr Tharmidzi Ttg Pakaian Sederhana Hadits Tirmidzi Tentang Berpakaian Sederhana Barang Siapa Yang Meninggal Kan Pakaian Mewah Bolehkah Kita Memakai Pakean Yang Compang Camping

In this article

Join the Conversation