fbpx
Donasi Web Donasi Web

Apakah Wanita Hamil Bisa Haid?

Apakah Wanita Hamil Bisa Haid?

Permasalahan apakah wanita hamil bisa haid dibahas oleh ulama karena ada kepentingan syariat, yaitu masih shalat, puasa atau tidak dan terkait dengan hukum-hukum wanita haid. Hal ini diperselisihkan oleh ulama. Berikut sedikit pembahasannya.

Diantara yang berpendapat bahwa wanita hamil bisa haidh adalah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah, beliau berkata,

، لكن بعض النساء قد يستمر بها الحيض على عادته كما كان قبل الحمل، فيكون هذا الحيض مانعاً لكل ما يمنعه حيض غير الحامل، ….

Akan tetapi sebagian wanita terkadang haid tetap berlangsung sebagaimana kebiasaannya sebelum hamil. Maka haid ini menghalangi (shalat dan puasa, pent) sebagaimana menghalangi wanita yang tidak hamil….”1

Akan tetapi pendapat yang lebih tepat adalah wanita hamil tidak bisa mengalami haid.

Imam Ahmad bin Hambal berkata rahimahullah,

إنما تعرف النساء الحمل بانقطاع الدم

Diketahui hamilnya seorang wanita dengan putusnya haid (tidak haid lagi).”2

Dalam fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah dijelaskan,

اختلف الفقهاء في الحامل : هل تحيض وهي حامل أو لا؟ والصحيح من القولين : أنها لا تحيض أيام حملها، وذلك أن الله سبحانه جعل من أنواع عدة المطلقة : أن تحيض ثلاث حيض ليتبين بذلك براءة رحمها من الحمل، ولو كانت الحامل تحيض ما صح أن يجعل الحيض عدة لإثبات براءة الرحم .

Ulama fikih berselisih pendapat mengenai wanita yang hamil apakah ia mengalami haid atau tidak. Yang shahih dari dua pendapat adalah wanita hamil tidak mengalami haid pada saat hamil. Allah menjadikan berbagai macam jenis ‘iddah (masa iddah) bagi wanita yang ditalak. Misalnya haid tiga kali untuk memastikan bersihnya rahimnya dari kehamilan. Seandainya orang hamil bisa mengalami haid maka tidak benar menjadikan haid sebagai patokan iddahnya untuk memastikan bersihnya rahim (wanita hamil berakhir masa iddahnya adalah ketika melahirkan anaknya, pent).3

Demikian juga pembahasan secara medis, wanita hamil tidak mungkin terjadi haid karena hormon yang mengatur hal tersebut berlawanan.

Demikian pembahasan singkat ini, semoga bermanfaat.

***

@Rumah Sakit Mitra Sehat, Wates, Yogyakarta Tercinta
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimah.or.id

1 Fatawa Mar’ah Muslimah sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/17113

2 Al-Mughni 1/405, Darul Fikr Beirut, cet. I, 1405 H, syamilah

3 Sumber: http://www.alifta.com/Fatawa/FatawaSubjects.aspx?View=Page&HajjEntryID=0&HajjEntryName=&FatawaType=WomanFatawa&&NodeID=163&PageID=1759&SectionID=3&SubjectPageTitlesID=22627&MarkIndex=0&0

Sahabat muslimah, yuk berdakwah bersama kami. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan

🔍 Ujub Dan Riya, Wanita Haid Membaca Al Quran, Hadits Larangan Mencampur Makanan Laut Dan Darat, Hikmah Qurban, Cara Mandi Wajib Selepas Haid, Fidyah Bagi Ibu Menyusui, Kombinasi Nama Bayi Hafizah, Doa Islami, Buah Jaitun, Haid Sebulan 3 Kali Kenapa

Donasi masjid al ashri pogung rejo

Donasi Masjid Pogung Dalangan

 

Profil penulis

2 Comments

  1. terimakasih atas penjelasannya

  2. jika istri saya hamil kemudian datang bulan apakah 100% tidak hamil.. ?? mohon penjelasannya dokter

Leave a Reply