Hadits Membagi Masakan Kepada Tetangga

304- وعن أَبي ذر t ، قَالَ : قَالَ رَسُول الله r : (( يَا أَبَا ذَرٍّ ، إِذَا طَبَخْتَ مَرَقَةً ، فَأكثِرْ مَاءهَا ، وَتَعَاهَدْ جيرَانَكَ )) …

1185 9

Hadits Bau Makanan Hadits Bau Masakan Hadits Tentang Aroma Masakan Hadits Tentang Menambahkan Kuah Ketika Memasak Untuk Tetangga Aroma Masakan Tercium Tetangga Dosa

304- وعن أَبي ذر t ، قَالَ : قَالَ رَسُول الله r : (( يَا أَبَا ذَرٍّ ، إِذَا طَبَخْتَ مَرَقَةً ، فَأكثِرْ مَاءهَا ، وَتَعَاهَدْ جيرَانَكَ )) رواه مسلم .
وفي رواية لَهُ عن أَبي ذر ، قَالَ : إنّ خليلي r أوْصَاني : (( إِذَا طَبَخْتَ مَرَقَاً فَأكْثِرْ مَاءها ، ثُمَّ انْظُرْ أهْلَ بَيْتٍ مِنْ جِيرَانِكَ ، فَأصِبْهُمْ مِنْهَا بِمعرُوفٍ )) .

Dari Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Wahai Abu Dzarr, jika engkau memasak masakan berkuah, maka perbanyaklah kuahnya dan perhatikanlah tetanggamu.” (HR Muslim)

Dan juga dalam riwayat Muslim, dari Abu Dzar, dia berkata: “Sesungguhnya kekasihku berpesan kepadaku: ‘Jika engkau memasak masakan berkuah, perbanyaklah kuahnya, kemudian lihatlah anggota keluarga dari tetanggamu, maka berikanlah kepada mereka dengan baik.’”

Faedah Hadits:

  • Disunnahkan untuk menasehati orang yang dicintai dan sahabat baik dengan nasihat yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat mereka
  • Disunnahkan untuk saling memberi hadiah diantara tetangga karena hal ini dapat menumbuhkan rasa cinta kasih dan menambah kecintaan.
  • Tidak boleh meremehkan kebaikan apapun macam dan jenisnya karena semuanya adalah baik

***
muslimah.or.id
Bahjatun Naadziriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilali
diterjemahkan oleh Tim Penerjemah Muslimah.Or.Id

304- أخرجه : مسلم 8/37 ( 2625 م ) ( 142 ) و( 143 ) .

Berbagi Makanan Hanya Membagi Harumnya Dalil Berbagi Ke Tetangga Dalil Membagi Makanan Kepada Tetangga Dari Abu Dzar Makanan Tetangga Hadis Berbagi Makanan Dengan Tetangga

In this article

Join the Conversation

9 comments

  1.    Reply

    aslm
    gmna klo ttangga kita mmasak trus kita mencium bau masakannya yang sangat lezat namun dia tak memberkan sdikit punn.. gmna hukumnya??? thanks

    1.    Reply

      Memberi makanan kepada tetangga hukumnya sunnah, jika dilakukan mendapat pahala, jika tidak maka tidak mengapa.

  2.    Reply

    @ Wiwit

    Bismillaah..
    Kalau mereka diberi dan menolak ya sudah, tidak usah dipaksa. Mungkin menolaknya tetangga ada alasan yang kuat, seperti tidak boleh makan makanan tersebut, atau ada faktor lainya. Nanti kalau hendak dipaksa nanti khawatirnya malah mubadzir. Dan menerima pemberian hukumnya adalah mubah atau anjuran tidak sampai pada derajat wajib. Allaahu A’lam..

  3.    Reply

    @Ummu Khodijah

    Bismillaah..
    Tidak hanya masakan yang berkuah saja. Sebagai contoh ketika seseorang masak daging, yang kalau tidak mampu untuk masak dengan volume yang lebih banyak agar bisa dibagi-bagi ke tetangga, maka solusi yg ditawarkan oleh Rasulullaah adalah memperbanyak kuahnya. Kalau bisa yang diperbanyak adalah dagingnya, jelas lebih
    ini lebih utama. Demikian jg masakan-masakan enak lainnya [yang baunya tercium oleh tetangga], sebisa mungkin tetangga diberi juga, meskipun sedikit. Kalau tetangga tersebut memang tidak suka, dan hal itu telah terbukti tidak suka, maka tidak dikasih tidak mengapa.

  4.    Reply

    Apakah jika suami membagikan masakan istrinya ke teman tanpa sepengetahuan/seizin istrinya itu salah? Dan apakah diperbolehkan jika istri lalu marah karena hal ini dg alasan sdh capek2 masak malah diberi ke orang lain? Mohon bimbingannya.

  5.    Reply

    memang benar, hampir tiap malam aku suguhkan kopi buat tetangga, dan rizki kami terus berlimpah walau dalam kesempitan, ada jaaa jalan keluar, Insyaa Allah…

  6.    Reply

    Apakah dlm hal ini termasuk jg tetangga non Muslim?

  7.    Reply

    bagaimana kalau tetangga menolak dg pemberian kita?

  8.    Reply

    afwan,mo nanya,apakh hanya makanan yg berkuah sj yg dibagikan ke tetangga? bagaimana bila tetangga tidak menyekuai masakan kita? jazakumulloh khoir…