fbpx
Donasi Web Donasi Web

Lahn (Kesalahan) dalam Membaca Alquran

Lahn adalah suatu kesalahan atau kondisi yang menyimpang dari kebenaran. Kesalahan itu dibagi menjadi dua jenis:

1) Jali (besar) yaitu kesalahan yang terdapat dalam lafazh dan mempengaruhi tata cara bacaan, baik itu mengubah arti atau tidak mengubahnya. Dinamakan “kesalahan besar” karena kesalahan ini diketahui oleh ulama qiro’ah maupun orang awam, seperti:

a. Perubahan huruf dengan huruf

Seharusnya اَلْمُسْتَقِيْمَ dibaca اَلْمُصْتَقِيْمَ

Seharusnya اَلَّذِيْنَ dibaca اَلَّزِيْنَ

Seharusnya اَلضَّالِّيْنَ dibaca اَلظَّالِّيْنَ

Seharusnya اَلْمَغْضُوْبِ dibaca اَلْمَقْضُوْبِ

b. Perubahan harokat dengan harokat

Seharusnya قُلْتُ dibaca قُلْتِ

Seharusnya رَبِّ dibaca رَبُّ

Seharusnya أَنْعَمْتُ dibaca أَنْعَمْتِ

Seharusnya لَمْ يَلِدْ dibaca لَمْ يَلِدُ

c. Penambahan huruf

Seharusnya مَنْ كَانَ dibaca مَانْ كَانَ

Seharusnya مِنْكُمْ dibaca مِينْكُمْ

d. Penghilangan tasydid

Seharusnya عَرَّفَ dibaca عَرَفَ

Seharusnya بَدِّلْ dibaca بَدِلْ

e. Penambahan tasydid

Seharusnya فَرِحَ dibaca فَرِّحَ

Seharusnya مَرَجَ dibaca مَرَّجَ

f. Penghilangan bacaan panjang

Seharusnya اَلْكِتَابُ dibaca اَلْكِتَبُ

Seharusnya اَلْبَيَانَ dibaca اَلْبَيَنَ

Kesalahan-kesalahan di atas hukumnya haram. Ulama telah sepakat tentang keharamannya, dan  pelakunya berdosa.

2) Khafi (kecil) yaitu kesalahan yang berkaitan dengan tidak sempurnanya pengucapan bacaan; kesalahan seperti ini hanya diketahui oleh orang yang ahli dalam bidang ini (bidang qiro’ah, pent.), seperti:

a. Tidak sempurna dalam pengucapan dhommah.

وَنُوْدُوْا → Seharusnya dibaca wa nuuduu tetapi dibaca wa noodoo

b. Tidak sempurna dalam pengucapan kasroh.

سَبِيْلِهِ → Seharusnya dibaca sabiilih tetapi dibaca sabiileh

c. Tidak sempurna dalam pengucapan fathah.

اَلْبَاطِلُ → Seharusnya dibaca al-baathilu tetapi dibaca al-boothilu

d. Menambah qalqalah pada kata yang seharusnya tidak berqalqalah.

فَضْلَهُ → Seharusnya dibaca fadhlahuu tetapi dibaca fadhe‘lahuu

e. Mengurangi bacaan ghunnah.

أَنَّ → Seharusnya tasydid dibaca dengan dengung sekitar dua harakat tetapi tidak dibaca dengan dengung.

f. Terlalu memanjangkan bacaan panjang.

اَلرَّحْمَانُ → Seharusnya mim tersebut dibaca dua harakat tetapi dibaca empat, lima, atau enam harokat.

g. Terlalu menggetarkan ro’.

الَذُّكُوْرُ → Seharusnya dibaca adz-dzukuur tetapi dibaca adz-dzukuurrrr.

Yang rajih, hukum kesalahan ini juga terlarang.

***
muslimah.or.id
Sumber: Panduan Praktis Tajwid dan Bid’ah-Bid’ah seputar Al-Qur’an, karya Al-Ustadz Abu Hazim Muhsin bin Muhammad Bashory, Cetakan ke-6, Maktabah Darul Atsar Al-Islamiyah, Magetan.

Sahabat muslimah, yuk berdakwah bersama kami. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khaira

🔍 Indahnya Bidadari Surga, Cara Minum Habbatussauda, Adab Tidur Menurut Islam, Ahli Fiqih, Henna Hitam, Kesalahan Dalam Alquran, Ukiran Hena, Konsultasi Syariah Riba, Obat Batuk Pilek Untuk Bayi 2 Bulan, Doa Orang Tersakiti

Donasi masjid al ashri pogung rejo

Donasi Masjid Pogung Dalangan

 

Profil penulis

14 Comments

  1. Terima kasih artikelnya

  2. Aan Harnani

    Membaca artikel diatas bukannya menggugah minat untuk banyak membaca Al Qur’an, tapi sebaliknya menjadi segan, takut nambah dosa karena salah baca sedikit saja haram. Kalau haram sama saja dengan makan daging babi. Lebih baik tidak membaca Al Qur’an daripada salah baca dan menambah dosa ! Jadi Al Qur’an itu sepertinya hanya untuk bangsa yang berbahasa ibu bahasa Arab saja, biar tidak salah baca. Orang non Arab dan awam seperti saya sangat beresiko salah membaca dan menimbun dosa keharaman.

    • @Aan Harnani
      Semoga Allah menambahkan anda semangat untuk belajar Al Qur’an.

    • Sungguh tidak adil jika kita berdosa ketika membaca Al-Qur’an dengan niat beribadah tetapi malah mendapat dosa, sedangkan membaca Al-Qur’an hukumnya sunnah. Begini penjelasannya:

      Anda tidak berdosa jika membuat kesalahan karena tidak tahu, atau masih dalam proses belajar.

      Berdosa itu bagi orang yang SENGAJA membaca Al-Qur’an dengan bacaan yang salah.

      Orang yang membaca Al-Qur’an dalam keadaan menyangka ada kesalahan bacaan, tetapi tidak tahu di mana salahnya, tidaklah berdosa. Karena dia masih belum berilmu secukupnya.

      Banyak orang marah apabila ada orang yang belum mahir membaca Al-Qur’an. Sedangkan Islam tidak begitu. Islam menyuruh kita membaca Al-Qur’an atas kemampuan kita.

      Rasulullah saw bersabda:
      “Orang yang membaca Al-Qur’an dengan tergagap-gagap kerana susah (membacanya), baginya dua pahala.” – HR Imam Muslim

      Semoga bermanfaat dan memotivasi kita kaum Muslimin untuk lebih rajin membaca Al-Qur’an.

    • Fitri Nurlaeli

      kalau menurut saya, hal itu justru harus menjadi motivasi kita untuk terus belajar dan menambah pengetahuan kita mengenai ilmu tajwid atau ilmu tentang kaidah2 membaca Al-Quran. karena, menjadi dosa itu ketika kita tidak mau belajar,, sedangkan Allah Maha Pengampun kepada hamba-Nya yang memang belum tahu namun berusaha untuk belajar :)

  3. hamba Alloh

    assalamu’alaikum warohmatulohi wabarokatuh,ana izin share ya, syukron katsiron :)

  4. rifqiatsary

    Mohon izin share ust…jazakumullahu khairan…

  5. rifqiatsary

    Mohon izin share ust…jazakumullahu khairan….

  6. Mksihhh ya artikelny….jng bsen2 krimn artikel yg lainy..Bay2

  7. kesalahan jenis apa saja yg diharuskan utk dikoreksi oleh makmum ketika imam salah bacaannya ustadz?
    syukran

  8. Jazaakillahu khayr info nya admin…

    afwan.artikelnya sudah tepat,tapi Sebaiknya di tambahkan lagi, untuk ajakan pentingnya belajar dan belajar lagi dalam membaca al quran. …agar tidak ada salah paham bagi orang orang seperti yg komentar sebelumnya.

    karena sungguh, dengan membaca dan mntadaburi al quran suatu ketenangan yg luar biasa. Agar pembaca lebih semangat lagi mmbaca al quran. Syukron.

  9. lalu bagaimana dengan orang yg masih terbata bata dalam membaca alqur annya? , bukannya nambah pahala malah nambah dosa .saya sependapat dengan agan @aan harnani , saya termasuk orang yg masih terbata bata dalam membaca alquran , setelah membaca artikel ini malah jadi takut nambah dosa . :(

    • السلام عليكم
      Ka oggii cari guru untuk belajar tahsin atau tajwid supaya pada saat baca al Qur’an
      ada kesalah ada yang benerin
      Dan setiap muslim wajib menutup ilmu apa lagi ilmu Al-Qur’an
      Kita setiap hari sholat 5 waktu
      Kalau kita gak mau membenahi bacaan Al-Qur’an atau gak mau cari ilmu tentang Al-Qur’an
      Maka kita akan sangat berdosa lagi
      Semoga saran ini bisa bermanfaat

  10. Chendy WIDA

    Alhamdulillah akhrnya nemu jg penjelasan ilmu tajwid. Makasi kakak… Uda bnyak membantu

Leave a Reply