Muslimah.or.id
Donasi muslimah.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslimah.or.id
No Result
View All Result
Donasi muslimahorid Donasi muslimahorid

Liburan, Apakah Berarti Ujian Telah Selesai?

Muslimah.or.id oleh Muslimah.or.id
11 Februari 2016
di Akhlak dan Nasihat
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagian orang meyakini bahwa liburan adalah waktu untuk bermain dan bersenda gurau. Jika waktu tersebut diprogram dan dimanfaatkan untuk menggali ilmu, maka hal itu -menurutnya- bertentangan dengan tujuan diadakannya liburan.

Saudaraku…

Bukankah kita telah melihat bahwa mereka menganggap waktu (yang dijalaninya itu) adalah sebagai beban dan siksaan? Mereka tidak menghargai waktu, bahkan mereka telah menghancurkan sesuatu yang paling berharga dari apa yang mereka miliki yaitu waktu.

Sudaraku…

Jika umur Anda dalam hidup ini dihitung dengan detik dan nafas, maka maknanya adalah bahwa setiap detik yang telah berlalu telah menjauhkan Anda dari dunia dan mendekatkan Anda dengan akhirat.

Donasi Muslimah.or.id

Hal itu berarti bahwa setiap detik dan waktu Anda yang berlalu tanpa membawa manfaat, maka ia dianggap sebagai suatu kerugian dan bencana bagi Anda.

Mungkin Anda pernah kehilangan harta (karena rugi dalam perdagangan), namun Anda dapat mengembalikannya. Anda pernah kehilangan sesuatu dan Anda dapat temukan lagi. Akan tetapi bisakah Anda mengembalikan waktu Anda yang telah berlalu?

Seorang penyair mengatakan,

Jika suatu hari telah berlalu,

sedangkan aku tidak berbuat sesuatu,

dan tidak pula mendapatkan ilmu,

maka ia bukanlah umurku.

Dan yang lain mengatakan,

Sungguh kami bergembira dengan hari-hari kami yang bisa kami manfaatkan,

dan setiap hari yang berlalu adalah bagian dari umur (kami).

***

Diketik ulang dari buku “44 Renungan Makna Hidup” (dengan beberapa perubahan) karya Ahmad Al-Utsman

Artikel Muslimah.or.id

ShareTweetPin
Muslim AD Muslim AD Muslim AD
Muslimah.or.id

Muslimah.or.id

Artikel Terkait

Berinfak dengan Cerdas

oleh Isruwanti Ummu Nashifa
16 September 2021
0

Imam al-Ghazali rahimahullah berkata: “Sebaiknya orang yang hendak berinfak menyalurkan sedekahnya tepat sasaran, yaitu kepada ahli agama dan berusaha mengoreksi...

Keutamaan Sabar

Keutamaan dan Keindahan Sabar

oleh Fauzan Hidayat
12 November 2025
0

Pernahkah kita merenung, mengapa Allah ﷻ begitu sering menyebut kata "sabar" dalam Al-Qur'an? Tidak kurang dari 90 kali, kata ini...

Menggapai Kebahagiaan Hati

oleh Isruwanti Ummu Nashifa
23 Februari 2020
0

Dengan hati yang bening niscaya kaca pandang seorang mukmin akan terjaga, dia bisa membedakan antara kebenaran dan kebathilan.

Artikel Selanjutnya

Kalau Anak Saya Berhijab Syar'i, Bagaimana Dia Akan Dapat Jodoh?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid
Logo Muslimahorid

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 no. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslim.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.