Muslimah.or.id
Donasi muslimah.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslimah.or.id
No Result
View All Result
Donasi muslimahorid Donasi muslimahorid

Cara Wanita Mencukur Rambut Ketika Haji Dan Umrah

Raehanul Bahraen oleh Raehanul Bahraen
6 September 2013
di Fikih
2
Share on FacebookShare on Twitter

Perintah mencukur rambut termasuk dalam manasik haji. Bia dengan cara memendekkannya atau mencukur gundul. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

لَقَدْ صَدَقَ اللّٰهُ رَسُوْلَهُ الرُّءْيَا بِالْحَقِّۚ لَتَدْخُلُنَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ اٰمِنِيْنَۙ مُحَلِّقِيْنَ رُءُوْسَكُمْ وَمُقَصِّرِيْنَۙ لَا تَخَافُوْنَۗ

“Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesunguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut…” (QS. Al-Fath: 27)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 اللَّهُمَّ ارْحَمْ الْمُحَلِّقِينَ قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ اللَّهُمَّ ارْحَمْ الْمُحَلِّقِينَ قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ اللَّهُمَّ ارْحَمْ الْمُحَلِّقِينَ قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَالْمُقَصِّرِينَ

Donasi Muslimah.or.id

“Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur (gundul) rambutnya.” Mereka berkata, “Dan orang-orang yang memendekkan rambutnya, wahai Rasulullah?” Beliau berdo’a lagi, “Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur (gundul) rambutnya.” Mereka berkata, “Dan orang-orang yang memendekkan rambutnya, wahai Rasulullah?” Beliau berdo’a lagi, “Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur (gundul) rambutnya.” Mereka berkata, “Dan orang-orang yang memendekkan rambutnya, wahai Rasulullah?” Beliau berdo’a lagi, “Dan orang-orang yang memendekkan rambutnya” [1]

Akan tetapi bagi wanita, memotong rambut tidak sebagaimana laki-laki, dipotong pendek semua rambut atau tidak digunduli. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

نُهِىَ النِّسَاءُ عَنِ الْحَلْقِ، وَأُمِرْنَ بِالتَّقْصِيرِ

“Wanita tidak boleh mencukur habis rambutnya tetapi boleh memendekkannya” [2]

Cara memotongnya adalah dengan memotong sepanjang satu ruas jarinya dan tidak lebih dari itu. Pertama rambut digabung atau diikat atau dijalin, kemudian ujungnya dipotong satu ruas jari. Karena semua rambut juga harus di potong. Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,

“Wajib memotong atau menggundulkan semua rambut, demikian juga wanita (tidak digundul, pent)” [3]

Mengenai ukuran satu ruas jari adalah sebagaimana riwayat dari Ibnu umar ukurannya adalah “anmulah”. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata,

“Wanita memotong Rambutnya seukuran “anmulah”, yaitu ruas jari, sendi jari. Wanita memegang jalinan rambutnya jika ada atau memegang ujungnya jika ada, kemudian dipotong seukuran ruas jari. Kira-kira 2 centimeter.” [4]

***

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimah.or.id

Catatan Kaki:

1 HR. Bukhari dan Muslim
2 HR. Abu Zur’ah dalam Tarikh Dimsyaq 1/88 dan dishahihkan al-Albani dalam Ash-Shahihah, no. 605
3 Al-Mughni 3/196
4 Syarhul Mumti’ 7/329

 

 

ShareTweetPin
Muslim AD Muslim AD Muslim AD
Raehanul Bahraen

Raehanul Bahraen

Artikel Terkait

Macam-Macam Najis dan Cara Membersihkannya (Bag. 4): Babi, Bangkai dan Su’ru

oleh Redaksi Muslimah.Or.Id
6 April 2010
17

Babi Tidak ada perbedaan pendapat di antara para ulama mengenai najis dan haramnya daging babi, lemaknya dan seluruh anggota tubuhnya....

Yang Boleh Diusap Ketika Wudhu (Bag. 3): Perban

oleh Umi Farikhah
5 Juli 2011
4

Perban (jabiirah) Sebelum membahas mengenai boleh atau tidaknya mengusap perban, alangkah baiknya jika kita mengatahui terlebih dahulu apa yang dimaksud...

Hukum Menutup Mulut Ketika Shalat

oleh Yulian Purnama
21 Maret 2019
4

Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam melarang sadl dan menutup mulut ketika shalat.

Artikel Selanjutnya

Bukan Untuk Memberatkan Kalian

Komentar 2

  1. Ibnu Amin Razip al-Bayani says:
    13 tahun yang lalu

    ???? ???? ????

    Reply
  2. atri yuanda says:
    12 tahun yang lalu

    perlu juga diketahui yach sebelum berangkat haji :)

    http://www.kumpulankonsultasi.com/2013/03/muslimah-mencukur-rambut.html

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid
Logo Muslimahorid

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 no. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslim.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.