Saat Buah Hati Tak Kunjung Hadir

Penyusun: Ummu Nafisah Muroja’ah:Ustadz Jamaluddin, Lc. Rindang, sebut saja demikian. Wanita yang kini sedang dalam masa penantian yang amat panjang. Manisnya masa-masa awal pernikahan telah ia rasakan, tinggal …

12008 85

Jangan Sedih Ketika Belum Diberi Anak Curhatan Istri Yg Blm Diksh Anak Belum Bisa Kasih Keturunan Beban Belum Punya Keturunan

Penyusun: Ummu Nafisah
Muroja’ah:Ustadz Jamaluddin, Lc.

Rindang, sebut saja demikian. Wanita yang kini sedang dalam masa penantian yang amat panjang. Manisnya masa-masa awal pernikahan telah ia rasakan, tinggal satu pelengkap kebahagiaan yang belum didapatkannya, yaitu kehadiran sang buah hati. Bulan demi bulan, tahun demi tahun ia dan suaminya jalani. Hingga usia pernikahannya memasuki tahun ke-10, Allah belum juga menganugerahkan buah hati pada mereka berdua. Berbagai upaya telah mereka tempuh, namun apa daya, Sang Penguasa Takdir belum berkenan mengabulkan keinginan mereka.


Satu Bentuk Cobaan

Mungkin masih banyak pasangan suami istri lain yang bernasib serupa seperti Rindang dan suaminya. Bertahun-tahun berkeluarga, namun belum juga dikaruniai momongan. Sangatlah wajar jika manusia senantiasa menyenangi hal-hal yang indah di dunia ini. Karena sudah menjadi tabiat yang ditanamkan Allah kepada manusia bahwa manusia akan cenderung mencintai harta, anak-anak, dan istri. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya,

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Inilah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Qs. Ali-Imran: 14)

Saudariku muslimah, setiap insan di dunia ini tak akan terlepas dari ujian. Dalam surat Al-Baqarah, Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya,

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Qs. Al-Baqarah: 155)

Belum mendapatkan momongan meskipun telah lama mengarungi bahtera rumah tangga adalah salah satu bentuk dari berbagai macam bentuk ujian yang Allah berikan pada manusia. Kebanyakan orang mengira, bahwa cobaan hanya datang dalam bentuk kesulitan saja. Mereka tidak menyadari bahwa melimpahnya nikmat juga merupakan ujian yang diberikan Allah. Sehingga banyak memang yang dapat melalui cobaan dan bersabar ketika mendapatkan kesulitan namun sangat sedikit yang mampu melampaui ujian berupa kenikmatan dunia, hal ini menjadikan manusia lalai saat kesenangan hidup menyapa mereka. Dalam surat Al-Anbiya ayat 35, Allah Ta’ala berfirman yang artinya,

“…dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Kepada Kami, kamu akan kembali.”

Juga firman Allah yang artinya,

“Adapun sebagian manusia apabila diberi ujian oleh Tuhannya yaitu diberi tempat yang mulia dan diberi kenikmatan kepadanya, maka ia berkata, ‘Tuhanku telah memuliakan aku’. Adapun apabila Tuhannya mengujinya dengan membatasi rezekinya, dia berkata, ‘Tuhanku telah menghinakan aku.'” (Qs. Al-Fajr: 15-16)

Bagimu wahai para orang tua yang belum dikarunia anak, bersabar adalah kunci dalam masalah ini, karena sabar adalah salah satu jalan datangnya pertolongan Allah. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (Qs. Al-Baqarah: 153)

Hendaknya kita berbaik sangka terhadap takdir Allah. Yakinlah, bahwa segala sesuatu yang telah menjadi keputusan Allah pasti mengandung banyak hikmah meskipun kita tidak menyadarinya. Ingatlah saudariku, tinta takdir telah mengering. Setiap manusia telah dituliskan tentang nasibnya lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Rezekipun telah ditetapkan, manusia tidak akan meninggal sebelum jatah rizki yang Allah tetapkan baginya habis.

Tidak Saling Menyalahkan

Sebagaimana makhluk hidup yang lain, manusia membutuhkan keturunan untuk mewarisi dan meneruskan hidupnya. Itulah mengapa anak menjadi dambaan setiap keluarga. Anak bagaikan permata dalam kehidupan mereka. Penyejuk mata ketika keletihan menyapa, menjadi tempat berteduh ketika masa senja mulai tiba.

Sekian lama belum dikarunia anak, tentu akan membuat pasangan suami istri risau dan gelisah. Dalam kasus seperti ini, istrilah yang biasanya merasakan beban paling berat. Apalagi ada pandangan bahwa penyebab semua itu adalah dari pihak istri. Ia yang mandul dan tidak bisa melahirkan keturunan. Padahal bukanlah seperti itu. Bukanlah salah istri, karena setiap takdir Allah-lah yang telah menggariskannya. Lagipula, tidak selalu istri yang menjadi penyebabnya, pihak suami sering pula menjadi sebab belum dikaruniainya anak.

Oleh karena itu, tidak saling menyalahkan adalah jalan terbaik dalam menghadapi ujian ini. Hendaknya pasangan suami dan istri yang belum dikaruniai buah hati saling memberikan dukungan dan nasehat. Saling menasehati untuk bersabar atas takdir yang diberikan Allah. Dengan sikap seperti ini, diharapkan suami dan istri dapat saling menguatkan di tengah badai ujian Allah.

Jangan Lupa Berdoa dan Berusaha

Saat seorang mukmin menghadapi kesulitan dalam hidupnya, semestinya ia tidak berpangku tangan begitu saja tanpa berusaha. Berikhtiarlah. Ambillah sebab-sebab yang dapat menghilangkan kesulitan tersebut selama ikhtiar tersebut dibolehkan syari’at. Seperti halnya mukjizat Nabi Musa, tidaklah Nabi Musa serta merta dapat membelah lautan, melainkan ia harus mengayunkan tongkatnya terlebih dahulu. Atau seperti kisah Maryam ketika mengandung Nabi ‘Isa, untuk mendapatkan makanan (kurma), Allah tidak begitu saja menurunkan makanan tersebut dari langit, melainkan Maryam terlebih dahulu harus menggoyang pohon kurma.

Pasangan suami dan istri yang belum dikaruniai anak dapat berikhtiar dengan banyak cara, seperti berkonsultasi dengan para ahli, orang yang berpengalaman dalam masalah ini, meminum obat-obatan dan ramuan-ramuan, mengkonsumsi makanan-makanan yang dipercaya mampu meningkatkan kesuburan. Memperkaya pengetahuan tentang bagaimana proses terjadinya pembuahan dan fungsi alat reproduksipun termasuk hal yang tidak ada salahnya untuk dicoba.

Yang tidak boleh dilupa adalah doa, tidak selayaknya ditinggalkan. Seorang muslim tidak sepantasnya menyandarkan pada sebab dan usaha, karena semua penentu adalah Allah Sang Pencipta alam raya. Bukankah anak keturunan adalah bagian kecil dari alam raya? Giatlah berdoa agar Allah memberikan anugerah-Nya berupa anak yang mampu menyejukkan mata kita. Sebagaimana kisah Nabi Zakaria ‘alaihi salam yang di usia lanjut belum juga mendapatkan keturunan, ia berdoa:

“Ia berkata, ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan permohonanku terhadapmu, ya Rabbi, belum pernah tak terkabulkan. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera. Yang akan mewarisi kenabianku dan mewarisi kenabian keluarga Ya’qub; dan Jadikanlah ia, Ya Tuhanku, seorang yang diridhai.'” (Qs. Maryam: 4-6)

Satu lagi yang perlu diingat, wahai saudariku, termasuk di antara bentuk usaha adalah dengan memperbanyak taubat dan beristighfar, sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya,

“…beristighfarlah kepada Rabb-mu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun. (Jika kalian beristighfar) niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat atas kalian, juga memberi banyak harta dan anak keturunan…” (Qs. Nuh: 10-12)

Bersabar

Jika sudah gigih berdoa dan berikhtiar dengan berbagai cara namun belum juga mendapatkan keturunan? Maka langkah selanjutnya adalah senantiasa bersabar atas takdir Allah. Yakinlah bahwa Allah telah memilihkan yang terbaik untuk kita. Jangan lupa berdoa seperti doa yang telah dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kita. Dalam sebuah hadits shahih diceritakan:

Diriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, dia mengatakan, “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‘Tidak seorang hambapun yang tertimpa musibah lalu ia mengatakan,

إِنَّا لِلّهِ وَ إِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ اللّهُمَّ أْجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا

“Sesungguhnya kami milik Allah, dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami kembali. Wahai Allah, berikanlah kami pahala dari musibah ini dan berilah ganti yang lebih baik darinya.”

Kecuali Allah akan memberikan ganjaran pahala karena musibah yang menimpanya dan memberikan ganti yang lebih baik.’

Ummu Salamah berkata, “Ketika Abu Salamah wafat, aku membacanya sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Allah memberikan ganti yang lebih baik dari Abu Salamah, yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Muslim)

Saudariku, engkau tidak sendirian. Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria pun bernasib serupa, mereka dikaruniai keturunan oleh Allah ketika usia mereka telah lanjut. Juga Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, orang yang paling dicintai Rasulullah, bukankah beliaupun tidak memiliki keturunan? Wahai muslimah, hendaknya kita mencontoh kesabaran mereka.

Dengan doa dan kesabaran tersebut, semoga kita mampu bertawakal kepada Allah. Selanjutnya dengan begitu, Allah berkenan menganugerahkan kepada kita kesabaran dan rasa syukur. Kita mampu menjadi orang yang bersyukur ketika dikaruniai anak, sementara ketika masih sulit mendapat anak, kita tetap bersabar dan tidak berprasangka buruk kepada Maha Pencipta, termasuk juga ketika mendapatkan anak yang tidak sesuai dengan harapan kita. Waallahu a’lam.

Maraji’:

  1. Bekal Menanti Si Buah Hati, Yusuf bin Mukhtar As-Sidawi, Media Tarbiyah
  2. Majalah Nikah Vol. 3 No. 11: Agar Buah Hati Tak Sekadar Bayangan

***

Artikel www.muslimah.or.id

Sebarkan!
0 0 0 0 0 0
In this article

Ada pertanyaan?

  • Sri Puspita

    Syukron

  • yahya/suami

    syukron katsir, kami sudah menikah 2 tahun belum dikaruniai keturunan kata medis istri rahimnya kecil, kegemukan sehingga hormannya tidak stabil dan mengakibatkan siklus halangannya tertanggu tidak teratur… setelah baca artikel ini kami dapat berfikir bahwa semua hanya milik Allah

  • selalu berbaik sangka kepada Allah pemilik kehidupan ini.
    Allah Maha Kuasa dan Maha Berkehendak.

  • subhanallah makasih artikelnya membuka pikiran saya. Syukron alhamdulillah Allah yang menuntun hamba kesini. Nice share

  • ning

    saya sudah menikah 3 th dan belum dikaruniai buah hati. dengan membaca artikel ini menambah kesabaran dan memberikan kekuatan untuk terus berdoa dan berusaha.
    Mohon doanya agar kami segera diberi buat hati. amiin

  • Syafrianti putri

    Ass.sy m’rasa agak sdkt lega ketika m’bc artikel ummi.sdh 3 thn sy menikah tp blm jg dikaruniai buah hati.mohon doa’ya ummi.

  • ina

    assalamualaikum wr wb..
    ketika membaca artikel ini airmata saya tak terbendung hiks… ( melow…)
    secara kami sudah 3 th menikah blm hamil.
    blm d karuniai keturunan bknlah hal yg mdh terlebih lg orang2 d sekitar kita sering mencemooh kita d kutuklah,mandullah dll..
    Astagfirulloh… cukuplah Alloh sebagai penolongku.
    mohon doany semua saudara2ku agar kami senantiasa bersabar n melapangkan dada u sll memaafkan.. Amiin

  • ASSALAMUALAIKUM WR WB
    Stlh bc yg d atas ada pencerahan buat sy, tp sy binggung hrs gmn lg, segala cr sdh km lakukan, mkn ikhtiar nya blm khusuk, mg ALLAH memberikan indah pd waktunya n meng-ijabah doa2 kt yg blm py anak mg cpt d berikan amin amin amin YA ALLAH

  • My rien

    Ass, trima kasih artikelnya bisa menjadi penyemangat saya, yang saat ini sepertinya “stres” karna sdh 4 tahun belum dikaruniai momongan, dalm bergaul dengan lingkungan sekitar saya mampu menutupi dengan kata “Mungkin sama Alloh disuruh nyari uang dulu supaya besok anaknya ga hidup susah” kata2 itu selalu sy jadikan alasan, padahl di dalam hati saya yang terdalam menangis sejadi2nya….
    Hidup mandiri memang tidak selamanya bahagia…adakalanya saya membutuhkan dukungan kata2 nasihat yang menenangkan hati…tapi semua itu tidak pernah saya dapatkan…

    Memang hanya kepada Alloh tempat untuk mengadu, dan hanya kuasa dariNya
    terima kasih atas artikelnya….semoga Alloh mengabulkan doa – doa saya dan suami….Aamiin…aamiin..aamiin..Yaa Robb

    Mohon doanya semoga bulan ini Alloh memberikan saya “Amanah Nya” aamiin..

  • lestari

    ass,makasih artikel yang bermakna,,,,saya sudah menikah 2 tahun,sudah melakukan berbagai cara tapi belum juga diakruniai anak,sabar,dan sabar itulah yg bisa saya dan suami lakukan walaupun sulit,,,mohon bantuan doa ya umi….

  • biidznillah

    bismillah.assalamualaikum afwan bagi yang belum punya momongan, cobalah mengkonsumsi habbatussaudah dan minyak nya lebih bagus dan madu rasulullah sallallahualaihi wa sallama bersabda alhabbatussaudah obat segala macam penyakit kecuali kematian dan madu ada dalam firman allah subhanahuwataalah. tentunya dengan izin allah dan terus berdoa kpd allah dan sabar, ada kisah ummahat dia sudah diponis oleh dokter tidak bisah hamil karna indung telur nya sudah diangkat,tp dia tidak putus asa dia terus berdoa kpd allah azzawajallah dan mengkonsumsi habbatussaudah, alhamdulillah dngan izin allah dia hamil, setahun setelah melahirkan dia hamil lgi sampai anak ketiga, setelah itu dia pergi ke dokter yg telah memponis dia tidak bisa hamil, dokter nya kaget ummahat itu bilang dia minum habbatussaudah, masya allah dengan dengan izin allah taalah dia bisa hamil dan dengan kesabaran nya tidak putus asa dr rahmat allah dan selalu berdoa. semoga bermanfaat. wassalam.

  • jika telah mencoba kesana dan kemari masih belum dikaruniai buah hati janganlah merasa putus asa..terus berusaha dan semangat….apa salahnya mencoba panduan berikut..ribuan orang telah berhasil..

  • atik

    subhanallah..
    tulisan ini pencerahan dan semangat utk saya.
    saya pun sedang berjuang..2 tahun menikah blm dikaruniai anak..4 bulan yang lalu positif hamil tapi harus digugurkan..yaa..memang belum saatnya..
    terkadang bertanya-tanya kenapa Allah swt memberi cobaan ini pada saya dan suami..tapi apakah itu sama saja dengan berburuk sangka pada Allah??
    saya belajar untuk ikhlas..berhenti bertanya..serahkan semua pada Allah swt pemilik kita..mohon doanya..aamiin

  • Risma

    terima kasih atas motifasinya.. semoga saya dan suami diberi kesabaran dalam menanti kehadiran buah hati kami. Amin

  • april purnama

    subhanallah,artikel yg sangt brmanfaat untk kami yg bru 4bln khlangan seorg putra dan kini menanti kdatangan m02ngan selanjutx..sem0ga kami senantiasa berbaiksangka kpdNYA,dan sabar,shlat serta ikhlas kami diterimaNYA dan Dia akan mengganti yg lbh baik untk kmi..

  • Ade dyah

    Q dah 2 th lbih nikah tp lom jg puny anak. Dlu smpat hamil,tp kguguran.. Dn skrg mlah Allah Mguji Q dgan pnykit kista,rsnya sdih skli… Tkut klo gk dksih sm Allah,tp Hruz Ttp ikhtiar,mdh”n Allah mMbrikan Yg trbaik… Dan suatu saat nti punya anak.. Amiiin…Mdh”n bz Bersbar stlh bc rtikel ini… Lbih sbar…

  • Bang Uddin

    KENAPA AKU DIUJI?
    Surah Al-Ankabut ayat 2-3
    Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

    KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
    Surah Al-Baqarah ayat 286
    Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
    ketika nikmat(ujian) Allah datang menghampiri kita.

    beruntunglah bagi seorang Muslim itu, jika diberi ujian ia bersabar dan jika diberi nikmat ia bersyukur

    BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?
    Surah Al-Imran ayat 200
    Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
    Surah Al-Baqarah ayat 45
    Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,

    APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?
    Surah At-Taubah ayat 111
    Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.

    Tetap semangat menghadapi kehidupan ini yaaa..!!

    • NITA

      Terima kasih benar benar bisa jadi penyemanngat hati kembali,

  • Novita Carla

    Saya bunda 27th, memiliki 2orang anak yg lebih dahulu menghadap illahi, Biroe Aquilany 6bln 17hari dan Narendra Abiyyu yang hanya 12 jam saja….

    Semoga sj Allah akan memberikan ganjaran pahala karena musibah yang menimpa dan memberikan ganti yang lebih baik, amin…

  • Aini

    Assalamualaikum….

    Puji syukur sy menemukan artikel ini.
    sungguh sy merasa kurang khusu’ dan bersabar.
    Sy da menikah 11th. sampai saat sy tulis inipun sy msih blm mempunyai keturunan.
    Sempat sy down dan bangkit lgi.
    D usia pernikahan sy k tiga, sy d amanahi anak saudara.

    Jgn berhenti tuk berharap krn kta tdk sendirian.

    Semangat dan jgn lupa tetap berdoa
    smoga hajat kt tuk mempunyai krturunan d kabul Allah SWT. Amin

  • Terimakasih ummi artikelnya membuat saya lega dan bersemangat untuk ikhtiar lebih khusuk disertai doa kami…Saya nikah sudah 11 bln…anak sebetul target utama kami menikah…tapi Alloh mungkin memberi kami rezeki yang lain…kami tunggu2 rezeki anugerah seorang anak belum juga nampak…adapun rezeki materi yg lancar Alloh berikan pada kami saat ini…semoga Alloh mendengar doa-doa kami agar dipercayakan kami anak yg sholeh-sholeha…aamiin…sindiran dan ejekan kadang sakit terasa apalagi melihat kawan yg baru menikah langsung dianugerahkan kehamilan…tapi saya percaya Alloh akan memberikan kami di waktu yg tepat dan indah…Allohumma aamiin…doakan kami ya ummi…kawan-kawan…semoga kami lekas diberi keturunan yang sholeh-sholeha…aamiin

  • Ria Okta

    Artikel nya menyentuh sekali,terharuu..kami menikah sudah 1 tahun,awal tahun kmrin kami harus merelakan janin kami menghadap kembali pencipta-Nya..rasanya berat banget ngadepin ujian ini,ngga mudah ngelewatinnya..berusaha,berdoa,bersabar..moga doa kami di ijabah Allah SWT untk menjaga amanahNya kembali..amin ya rabballalamin..

  • Ummi hasan dan husain

    Subhanallah..Allah Maha Suci
    Mudah2an Allah segera mengkaruniakan kpd qt keturunan yg sholih/sholihah..penerus perjuangan qt, amiin.. Ya robbal alamin

    Saya juga sedang mendapat ujian yg sama dg ukhti2..qt hrus yakin bhw Allah akan memberi qt keturunan, memberi qt kesempatan menjadi orgtua, mengandung, merawat, mendidik dan membesarkan anak2 qt mjd anak yg sholih/sholihah.. Hanya qt musti sabar menanti..amiin ya robb

  • chika

    Terima kasih
    jujur artikel ini sangat menyentuh saya untuk tetap semangat. Saat ini usia pernikahan sy menginjak 10 bulan dan belum dikaruniai keturunan. Sy terkadang berburuk sangka pd Allah.. naudzubillah. Krna sdh banyk cra yg saya lakukan. Tp sy akhirnya sadar. Mungkin ini yg Allah berikan untuk menguji hamba dan suami. Aku yakin Allah akan memberikannya di waktu yang tepat.. oleh krn nya buat para istri2 dluar sna yg jg blm punya momongan. Jgn menyerah. Mungkin saat ini Allah blon ngasih itu . Tp coba liat apa yg Allah udah kasih ke kita selama ini ? Kesehatan, rejeki materi ,dan lain lain. Jdi selagi Allah belom ngasih.. mari kuatkan hati untuk selalu berdoa dan bersabar. Yakin Allah maha tahu dan maha pendengar. Mari berdoa semoga Allah memberikan kita keturunan yang sholeh maupun sholeha, berakhlak mulia, dan sehat jasmani rohaninya. Aaminnn yaa Rabbal alamiinnn ..

  • Pingback: Bersama Menggapai Ridha الله()

  • Pingback: Bersabar | Bersama Menggapai Ridha الله()

  • santi

    Allahu Akbar,,
    Allahu Akbar
    Allahu Akbar
    Hanya Allah lah sebaik-baiknya pemberi rezki ..

  • Pingback: Saat Buah Hati Tak Kunjung Hadir | ArtikelMuslimah.com()

  • arum

    Subhanalloh.. smoga Alloh segera memberikan kepada kita semua karunia anak yg sholeh sholehah.. aaamiinn yaa robbal alamin

  • denika

    Bismillaah…
    Alhamdulillaah menemukan artikel yg menyentuh dan menyejukkan hati…
    Alhamdulillaah ‘ala kulli hal, melewati 10 thn pernikahan, Allaah belum berikan amanah anak…
    Alhamdulillaah, ternyata kami tdk sendiri, ada teman2 seperjuangan yg insyaa Allaah teeus bersabar dan ikhtiar dan doa…
    Alhamdulillaah, selalu kalimat hamdallaah yg coba untuk terus diucapkan…
    Krn, apapun itu, takdir dari Allaah pasti adalah yg terbaik utk kita, alhamdulillaah…

  • NITA

    ukhti mari kita berjuang..insyaallah takdir dan ujian yang allah s.w.t ini berikan akan menjadikan terbukannya pintu surga bagi kita semua…amin amin ya allah

  • Pingback: Saat Buah Hati Tak Kunjung Hadir, Apa yang Harus Dilakukan? | Akhwat Muslimah()

  • Yuliana Kofsoh

    InsyaAlloh…