Muslimah.or.id
Donasi muslimah.or.id
  • Akidah
  • Manhaj
  • Fikih
  • Akhlak dan Nasihat
  • Keluarga dan Wanita
  • Pendidikan Anak
  • Kisah
No Result
View All Result
  • Akidah
  • Manhaj
  • Fikih
  • Akhlak dan Nasihat
  • Keluarga dan Wanita
  • Pendidikan Anak
  • Kisah
No Result
View All Result
Muslimah.or.id
No Result
View All Result
Donasi muslimahorid Donasi muslimahorid

Belajar Agama kepada Siapa? (Bag. 1)

Atma Beauty Muslimawati oleh Atma Beauty Muslimawati
5 Desember 2019
di Manhaj
0
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Keutamaan ilmu dan ahli ilmu
    • Allah mengangkat derajat manusia yang berilmu di dunia dan akhirat
    • Allah menggandengkan persaksian Allah dan malaikat dengan persaksian para ahli ilmu
    • Allah memudahkan jalan penuntut ilmu menuju surga

Bismillahirrahmanirrahim.

Ilmu syar’i adalah bagian dari agama, sehingga kita harus selektif dalam memilih dari siapa kita memperolehnya. Sebagaimana yang dikatakan oleh seorang tabi’in yang merupakan murid Anas bin Malik rahimahullah yaitu Muhammad bin Sirin rahimahullah,

إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ، فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ

“Ilmu adalah bagian dari agama. Oleh karena itu, perhatikanlah, dari mana kalian mengambil agama kalian.” (Siyar A’lam an-Nubala’, 4: 606)

Keutamaan ilmu dan ahli ilmu

Ilmu adalah agama sehingga setiap ada lafaz ilmu dalam nash al-Qur’an atau as-Sunnah, maka itu mengarah pada ilmu agama. Ilmu adalah cahaya yang menerangi seorang hamba, sehingga ia bisa mengenal Rabbnya dan mengetahui cara beribadah yang baik dan benar. Ilmu adalah cahaya yang dapat menunjuki manusia kepada perkara agama dan dunianya.

Donasi Muslimahorid

Allah mengangkat derajat manusia yang berilmu di dunia dan akhirat

Sebagaimana firman Allah Ta’ala

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

“Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

Allah menggandengkan persaksian Allah dan malaikat dengan persaksian para ahli ilmu

Allah berfirman dalam surah Ali ‘Imran ayat 18-19,

شَهِدَ اللّهُ أَنَّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ وَالْمَلاَئِكَةُ وَأُوْلُواْ الْعِلْمِ قَآئِمَاً بِالْقِسْطِ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوْتُواْ الْكِتَابَ إِلاَّ مِن بَعْدِ مَا جَاءهُمُ الْعِلْمُ بَغْياً بَيْنَهُمْ وَمَن يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللّهِ فَإِنَّ اللّهِ سَرِيعُ الْحِسَابِ

“Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan yang haq selain Dia; (demikian pula) para malaikat dan orang berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada tuhan yang haq selain Dia, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh Allah sangat cepat perhitungan-Nya.”

Allah memulai menyebutkan persaksian dengan diri-Nya kemudian yang kedua dengan malaikat dan yang ketiga dengan ahli ilmu, Allah mencukupkan dengan mereka. Hal ini menunjukkan betapa mulia, utama dan agungnya mereka.

Allah memudahkan jalan penuntut ilmu menuju surga

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim no. 2699)

Kita ketahui bersama bahwa ada banyak sekali ibadah-ibadah yang dapat mengantarkan menuju surga, seperti berjalan menuju masjid, berhaji ke Baitullah, dan masih banyak lagi. Akan tetapi, mengapa di sini yang disebutkan adalah menuntut ilmu? Yaitu karena menuntut ilmu adalah jalan tercepat untuk sampai pada surga dan untuk melakukan ibadah yang lainnya tentu perlu didasari dengan ilmu.

Ada banyak sekali dalil tentang keutamaan ilmu dan ahli ilmu yang terdapat di dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, adapun yang disebutkan di atas hanyalah sebagian kecil saja.

[Bersambung]

LANJUT KE BAGIAN 2

***

Penulis: Atma Beauty Muslimawati

Muraja’ah: Ustadz Yulian Purnama

Artikel Muslimah.or.id

ShareTweetPin
Muslim AD Muslim AD Muslim AD
Atma Beauty Muslimawati

Atma Beauty Muslimawati

Artikel Terkait

taat ulil amri

Wajibkah Taat kepada Pemerintah?

oleh Ismiati Ummu Maryam
23 November 2011
16

Saudariku - semoga Allah merahmati kalian- peranan pemerintah atau pemimpin sangatlah penting. Sebuah negara tidak akan tercapai kestabilannya tanpa ada...

Hidayah Mengenal Sunnah

oleh Muslimah.or.id
24 Desember 2016
0

Sesuatu yang paling mahal di dunia ini adalah hidayah mengenal sunnah. Mengapa dikatakan mahal? Karena hidayah mengenal sunnah sama seperti...

Salahkah Membiasakan Diri Berbahasa Arab?

oleh Musyaffa Ad Dariny, Lc., MA.
12 September 2014
0

Salahkah kita membiasakan diri berbahasa arab dengan mengatakan ana, antum, afwan, syukron, jazaakallah? Mengapa hal ini banyak diingkari orang?

Artikel Selanjutnya

Belajar Agama kepada Siapa? (Bag. 2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid
Logo Muslimahorid

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 no. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslim.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.

Kami Ingin Tahu Pendapat Anda Tentang Website Muslimah.or.id

No Result
View All Result
  • Akidah
  • Manhaj
  • Fikih
  • Akhlak dan Nasihat
  • Keluarga dan Wanita
  • Pendidikan Anak
  • Kisah

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.