Saudariku, Hiasilah Dirimu Dengan Sifat Malu!

Sifat malu adalah sifat yang sangat agung dalam Islam. Berikut adalah poin-poin mengapa sifat malu adalah sifat yang sangat agung

51 0

Saudariku yang semoga dirahmati oleh Allah…

Seperti yang sudah kita ketahui, Islam adalah agama yang sempurna dan tidak ada hal kecil pun yang tidak diatur oleh agama ini. Salah satu hal yang diatur dalam agama Islam adalah wanita. Allah menciptakan wanita sesuai dengan fitrahnya, yaitu menjadi perhiasan dunia dengan keshalihannya, dan malu adalah salah satu dari ciri keshalihan tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاء

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no. 4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Sifat malu adalah sifat yang sangat agung dalam Islam. Berikut adalah poin-poin mengapa sifat malu adalah sifat yang sangat agung:

  1. Malu adalah bagian dari iman, dan setiap yang termasuk iman adalah sesuatu yang agung.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Iman itu ada 70 atau 60 sekian cabang. Yang paling tinggi adalah perkataan ‘laa ilaha illallah’ (tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah), yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalanan, dan sifat malu merupakan bagian dari iman.”

Dalam hadits lain disebutkan bahwa iman dan malu tidak bisa dipisahkan. Satu hilang, maka yang lain akan hilang. Jika rasa malu hilang, maka iman akan hilang. Sebaliknya pun jika tidak ada iman, maka tidak akan ada rasa malu.

“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.” (HR. Al Hakim dalam Mustadroknya 1/73. Al Hakim mengatakan sesuai syarat Bukhari Muslim, begitu pula Adz Dzahabi)

  1. Rasa malu yang merupakan sebagian dari iman, merupakan kunci utama masuk surga.

Rasa malu adalah bagian dari iman. Dan iman tempatnya di dalam surga.”(HR. At tirmidzi, Al Hakim, Al Baihaqi).

Berdasarkan hadits tersebut dan penjelasan sebelumnya, maka iman tidak akan ada tanpa rasa malu, dan iman adalah kunci utama untuk masuk surga. Maka dapat disimpulkan bahwa rasa malu merupakan kunci utama untuk masuk surga.

  1. Rasa malu adalah akhlak khas dari ajaran agama Islam.

Setiap agama mempunyai ajaran-ajaran khas sendiri, dan rasa malu adalah khas dari ajaran agama Islam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no. 4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

  1. Rasa malu dijadikan sebagai salah satu sifat yang dimiliki oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Allah mempunyai sifat yang tak terhitung dan seluruh sifat Allah itu mulia, agung, dan sangat tinggi. Jika rasa malu merupakan salah satu sifat Allah, maka rasa malu itu merupakan hal yang sangat agung.

Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Maha Malu dan Maha Dermawan, Dia malu terhadap hambaNya yang mengangkat kedua tangan kepadaNya lalu tangan itu kembali turun hampa (tidak dikabulkan doanya)” (HR. Abu Dawud dinyatakan shahih oleh Al Albani).

  1. Allah mencintai sifat malu dan Allah mencintai orang yang mempunyai rasa malu.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Penutup aib, dan mencintai rasa malu dan sikap suka menutup aib” (HR Abu Dawud dan dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani).

Hadits ini menjelaskan Allah mencintai rasa malu dan mencintai pula orang yang memiliki rasa malu ini.

  1. Rasa malu termasuk di antara sifat yang pasti dimiliki oleh seluruh nabi.

Nabi shallallahu alaihi wasallam jika malu akan terlihat mukanya memerah. Sifat pemalu nabi ini melebihi sifat pemalunya gadis pingitan zaman dahulu.

Begitulah keagungan dari sifat malu. Saudariku, mari hiasi diri kita dengan sifat malu serta senantiasa terus mempelajari ilmu syar’i yang menyebabkan tumbuhnya rasa malu dalam diri kita dan agar kita menjadi wanita yang menghiasi diri dengan sifat malu baik dalam ucapan maupun perbuatan.
***

Diringkas dari rekaman Kajian Ust. Abu Haidar dengan judul Agungnya Rasa Malu dengan beberapa tambahan.

Penyusun: Nurul Wulandari

Artikel Muslimah.or.id

Sebarkan!
0 0 0 0 0 0
In this article

Ada pertanyaan?