الكفار قد يعافون ويمد لهم في الأجل ويعطون من القوة ومن التمكين:(ولا يحسبن الذين كفروا أنما نملي لهم خير لأنفسهم إنما نملي لهم ليزدادوا إثما)
— الشيخ ابن جبرين (@BenJebreen) October 1, 2013
Orang kafir itu terkadang diberi toleransi dan ditangguhkan hukuman bagi mereka oleh Allah, mereka juga terkadang diberi kekuatan juga kedigjayaan, perhatikan:
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا
“Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka” (QS. Al Imran: 178)
— Syaikh Abdullah bin Jibrin
Bagaimana dengan muslim yang fasiq, yang masih shalat tetapi berzina, merampas hak orang lemah dsb, dimana mereka semakin menambah bersenang-senang dengan maksiat, kekayaan mereka semakin bertambah? Apa mereka termasuk dalam golongan ini, mengingat mereka masih muslim walaupun fajir?
itu namanya Istidraj