Ambillah Aqidahmu dari Al-Qur’an dan As-Sunnah (5): Macam-Macam Syirik Akbar (B)

Oleh: Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu Soal 11: Bolehkah menggantungkan jimat-jimat atau yang lain yang sejenisnya? Jawab 11: Tidak boleh, dalilnya firman Allah: وَإِن يَمْسَسْكَ اللّهُ بِضُرٍّ فَلاَ …

726 13

Oleh: Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu

Soal 11:
Bolehkah menggantungkan jimat-jimat atau yang lain yang sejenisnya?

Jawab 11:

Tidak boleh, dalilnya firman Allah:

وَإِن يَمْسَسْكَ اللّهُ بِضُرٍّ فَلاَ كَاشِفَ لَهُ إِلاَّ هُوَ 

Artinya: “Jika Allah menimpakan kepadamu musibah, maka tidak ada yang bisa menolaknya kecuali Dia.” (Terj. Al-An’am: 17)


Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

من علق تميمة فقد أشرك.حديث صحيص رواه أحمد

Artinya: “Barangsiapa yang menggantungkan diri pada jimat, maka dia telah musyrik.” (Hadits riwayat Ahmad)
التميمة (jimat, susuk, dan sejenisnya) adalah segala sesuatu yang digantungkan atau dipergunakan untuk menangkal ‘ain (gangguan akibat pandangan mata).

Soal 12:
Apa hukumnya beramal berdasarkan undang-undang atau aturan yang menyelisihi hukum Islam?

Jawab 12:

Melakukannya adalah kafir apabila ia mengizinkannya atau meyakini kebenarannya, dengan dalil firman Allah:

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

Artinya: “Barangsiapa yang tidak berhukum dengan apa yang diturunkan Allah, mereka itu adalah orang kafir.” (Terj. Al-Ma’idah: 44)

Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

وما لم تحكم ألؤئمتكم بكتاب الله، ويتخيروا مما أنزل الله، إلا حعل الله بأسهم بينهم .حديث دحسن رواه إبن ماحه و غيره

Artinya: “Dan apabila para pemimpin mereka tidak menghukumi dengan kitab Allah dan tidak pula memilih dari apa yang diturunkan Allah melainkan Allah akan menimpakan kekerasan yang terjadi antara sesama mereka.” (Hadits riwayat Ibnu Majah dan yang lainnya: hasan)

Soal 13:
Bagaimana menolak gangguan syetan yang menanyakan: Siapa yang menciptakan Allah?

Jawab 13:

Apabila syetan membisikkan pertanyaan itu pada salah seorang diantara kamu, maka mintalah perlndungan kepada Allah. Dalilnya adalah firman Allah:

وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya: “Dan jika syetan itu mengganggumu, maka mintalah perlindungan kepada Allah, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Terj. Fushshilat: 36)

Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan pada kita cara menolak tipu daya syetan dengan mengucapkan:

آمنت بالله و رسوله، الله أحد، الله الصمد، ام يلد، ولم يولد، ولم يكن له كفوا أحد. ثم                             ليتفل عن يساره ثلاثا، وليستعذ من الشيطان، وليمته، فإن ذلك يذهب عنه.

Artinya: “Aku beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya, Allah itu Maha Esa, Allah tempat bergantung, tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tidak seorangpun yang menyamai-Nya ‘ Kemudian meludah ke kiri tiga kali.”

Maka dia akan terbebas dari godaan syetan. Ini adalah ringkasan hadits-hadits shohih yang dikeluarkan oleh Bukhari, Muslim, Ahmad, dan Abu Dawud.

Soal 14:
Apa bahaya syirik besar?

Jawab 14:

Syirik besar menyebabkan kekal di neraka, dengan dalil firman Allah:

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّ اللّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُواْ اللّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّهُ عَلَيهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَار

Artinya: “Sesungguhnya orang yang musyrik kepada Allah maka Allah mengharamkan surga baginya dan tempat tinggalnya adalah neraka dan tidak ada seorang penolongpun bagi orang-orang yang zalim.” (Terj. Al-Ma’idah: 72)

Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

و من لقي الله يشرك به شيئا دخل النار .حديث صحيح رواه مسلم

Artinya: “Barangsiapa yang menghadap Allah dalam keadaan berbuat syirik, pasti dia akan masuk neraka.” (Hadits shohih riwayat Muslim)

Soal 15:
Bermanfaatkah amal yang disertai syirik?

Jawab 15:

ذَلِكَ هُدَى اللّهِ يَهْدِي بِهِ مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَلَوْ أَشْرَكُواْ لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

Artinya: “Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Terj. Al-An’am: 88)

Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Qudsi:

قال الله تعالى أنا أغنى الشركاء عن الشرك. من عمل عملا أشرك معي فيه غيري تركته و شركه .حديث صحيح رواه مسلم

Artinya: “Allah berfirrman: Aku tidak butuh pada sekutu-sekutu itu, barangsiapa beramal dengan suatu amalan dan mempersekutukan Aku dengan yang lainnya dalam amalan itu, maka akan Kutinggalkan dia bersama sekutunya.” (Hadits shohih riwayat Muslim)

***

Artikel www.muslimah.or.id

Sebarkan!
0 0 0 0 0 0
In this article

Ada pertanyaan?

  • desy

    Alhamdulillah, mudah – mudahan saya akan mendapat info yang lebih banyak lagi mengenai ilmu agama islam. Insya allah akan ada lebih banyak lagi info yg saya dapatkan…….

    Wss………….

  • fina ‘aisyah

    syukur alhamdulillah saya tlah bnyk mendapatkan ilmu agama tambahan yg sgt saya harafkan dgn membaca muslimah ini,dikala saya ada waktu senggang di hari liburku.smg ALLAH SWT mencurahkan pintu hidayah pd kita semua amin zazakaullah khairan

  • ??????? ? ????????? ??????? ???? ? ?????? ???
    saudara-saudaraku semua, saya harap kita jangan terjebak dengan istilah syirik besar dan syirik kecil sebab kedua-duanya adalah perbuatan syirik. kalau ada istilah syirik kecil nanti kita jadi toleran dengan perbuatan syirik tersebut. Lagi pula didalam Al-Qur’an Allah tidak menyebutkan syirik besar maupun kecil. Wassalam

  • masrizal

    bismillahirromah nirrohim segala puji bagi allah mudah-mudahan kita dapat taupik dan hidayah dari allah swt.amin

  • Abu Hanif Agusral Siregar al-Bataki as-Sumbari

    Ya Allah tetapkanlah hatiku diatas aqidah yang benar.

  • ade

    assalamualaikum wr.wb
    saya mau tanya masalah waktu solat.,.,.,
    1.sebelum umat islam di suruh solat nabi dan rosul2 allah mengetahui waktu solat dari mana……???
    2.solat subuh,dzuhur,azhar,maghrib,isha siapa yang punya…???
    3.doa ketika kita menginjakan kaki di atas sajadah…???

    terima kasih…
    walaikum salam wr.wb

    • Wa’alaikumussalam warahmatullah,
      1. Waktu shalat ditetapkan dari wahyu yang Allah turunkan kepada para Nabi
      2. shalat subuh,dzuhur, asar, maghrib dan isya adalah shalat yang disyariatkan kpda ummat Muhammad shallallahu’alaihiwassallam
      3. Sedangkal pengetahuan kami tidak mengetahui adanya dalil tentang doa menginjakkan kaki disajadah
      Allahua’lam bishshawab

  • delila pasaribu

    as.Terimakasih ya atas informasinya,insyaallah bermamfaat bagi orang banyak.Amin………………………….

  • tasbih

    bagai mana dengan org yang menggunakan ayat al qur’an sebagai obat kemudian disampul dengan kain putih atau hitam dan dipakai untuk menghindari dari gangguan makhluk halus,,apakah itu termasuk syirik…?dan kalau iya termasuk dalam syirik mana..?

  • hanazono

    ijin copas ya…

  • Anis Kholik

    Assalamualikum,

    Saya mau sharing, singkatnya kakak saya sedang diganggu oleh beberapa barang2 gaib ( tanah kuburan ) sehingga usahanya habis dan kalau d biarkan katanya bisa merambah ke anak dan istri, yang saya tanyakan :
    1. Apa hukumnya jk qt mengundang nyai atau apa sebutannya untuk menghilangkan barang2 tsbt.
    2. tolong solusinya agar kita tdk trmsk kedalam hambanya yg syirik.

    terimakasih
    dtunggu segera jawabannya
    Assalamualaikum

    • @ Anis
      Wa’alaikmussalam,
      Pertama, perlu kita renungi bersama hendaknya kita senantiasa bertawakkal dan menyerahkan urusan kita hanya kepada Allah. Memohon pertolongan dan perlindungan kepadaNya dari godaan syaithan dan bala tentaranya.
      Kedua, menghilangkan gangguan syaithan harus dengan cara yang benar. Yaitu salah satunya dengan membaca Al-Qur’an (trutama surah Al Baqarah), banyak berdzikir, mendatangi majlis ilmu dan cara-cara ruqyah yang syar’i. Bukan dengan cara yang salah sebagaimana banyak tersebar dimasyarakat kita yaitu dengan meminta bantuan dukun yang berlabel kiyai. Mohon jangan tertipu dengan sebutan kyai yang terpenting adalah lihat bagaimana cara dia meruqyah apakah sesuai dengan syariat ataukah tidak.
      Ketiga, kami sarankan banak-banyaklah membaca Al Qur’an menghiasi rumah dengan bacaan Al Qur’an, berdzikir pagi petang senantiasa menggantungkan harpan dan berserah diri kepada Allah niscaya Allah akan melenyapkan gangguan tersebut biidznillah.
      silahkan baca artikel kami https://muslimah.or.id/aqidah/ruqyah-1-terapi-ruqyah-syari.html

  • fifi

    Assalamualaikum wrb…
    terimakasih untuk webnya sangat bermamfaat….

Shares