Muslimah.or.id
Donasi muslimah.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslimah.or.id
No Result
View All Result
Donasi muslimahorid Donasi muslimahorid

10 Kaidah dalam Beribadah (Bag. 1)

Annisa Auraliansa oleh Annisa Auraliansa
1 Januari 2026
di Akhlak dan Nasihat
0
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Ibadah merupakan suatu perkara yang dicintai oleh Allah dan diperintahkan oleh-Nya, baik perintah tersebut besifat wajib maupun mustahab (sunah)
  • Ibadah tidak terealisasi tanpa rasa cinta yang mendalam dan ketundukan yang sempurna

Pembahasan tentang ibadah merupakan suatu pembahasan yang penting dan sangat urgent. Karena tidaklah manusia diciptakan oleh Allah Ta’ala kecuali untuk beribadah kepada-Nya semata. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman di dalam Al-Qur’an,

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Maka, makna hidup yang sesungguhnya adalah dengan mengabdikan diri menjadi hamba Allah. Jika tidak, raga menjadi kosong dan hampa. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَجِيبُوا۟ لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ

Donasi Muslimah.or.id

“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kamu.” (QS. Al-Anfal: 24)

Berkaitan dengan ibadah, terdapat sepuluh kaidah penting yang hendaknya dipelajari dan dipahami oleh setiap muslim. Sepuluh kaidah tersebut ialah:

Ibadah merupakan suatu perkara yang dicintai oleh Allah dan diperintahkan oleh-Nya, baik perintah tersebut besifat wajib maupun mustahab (sunah)

Poin pertama ini dapat diketahui melalui petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Seperti perintah-perintah yang tercantum di dalam Al-Qur’an ataupun melalui praktek keseharian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (sunah-sunah beliau). Dan setiap ibadah yang tercantum di dalam Al-Qur’an maupun sunah, dapat terbagi menjadi ibadah yang wajib untuk dikerjakan ataupun mustahab (tidak sampai derajat wajib).

Hal ini sangat penting untuk dipahami dengan baik, supaya tidak mudah terjerumus pada perkara-perkara yang diada-adakan dalam agama. Sesuatu yang disangka sebagai ibadah, padahal sejatinya ia adalah sesuatu yang baru, yang diada-adakan (bid’ah).

Ibadah tidak terealisasi tanpa rasa cinta yang mendalam dan ketundukan yang sempurna

Tidaklah seseorang dikatakan sebagai ‘Abid (hamba), tanpa dua perkara yang telah disebutkan di atas. Yaitu, kecintaan yang mendalam terhadap Allah Rabbul ‘alamin, juga ketundukan serta penghinaan diri yang sempurna di hadapan-Nya. Sebab, ibadah secara bahasa berarti الذل dan اللين yang berarti perendahan dan penghinaan. Ibadah juga disebut طريق معبد yang bermakna jalan yang ditundukkan, maksudnya jalan yang telah biasa dilewati, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan tunggangan / alat transportasi.

Rasa cinta kepada Allah melazimkan kesempurnaan ketaatan kepada-Nya. Tergeraknya anggota badan untuk senantiasa menegakkan ibadah kepada Allah, disebabkan hati yang dipenuhi dengan rasa cinta yang mendalam terhadap Allah Tabaraka wa ta’ala.

Barang siapa yang mencintai sesuatu selain Allah, hingga melalaikannya dari ketaatan kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah terjatuh ke dalam kesyirikan. Hal ini sebagaimana celaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap orang-orang yang tersibukkan dengan harta dan perdagangannya hingga melalaikannya dari ketaatan kepada Allah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تعس عبد الدينار والدرهم والقطيفة والخميصة، إنْ أُعطِي رضي، وإن لم يُعطَ لم يرضَ

“Binasalah penyembah dinar, dirham, qathifah (kain lembut tebal), dan khamisah (pakaian mahal). Jika ia diberi, ia rida; dan jika tidak diberi, ia tidak rida.” (HR. Bukhari no. 6435)

[Bersambung]

LANJUT KE BAGIAN 2

***

Penulis: Annisa Auraliansa

Artikel Muslimah.or.id

 

Referensi:

  • Kajian 10 Kaidah Penting Dalam Ibadah, Syekh Prof. Dr. Shalih bin Abdul Aziz As-Sindi dan Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA.
  • ‘Asyr Qawa’id Fil ‘Ibadah, Syekh Prof. Dr. Shalih bin Abdul Aziz As-Sindi.
  • Shahih Al-Bukhari (Terjemahan), Pustaka As-Sunnah Jakarta, Cetakan Pertama, April 2010.
  • Tafsir Ibnu Katsir (Terjemahan), Pustaka Ibnu Katsir Jakarta, Cetakan Kedelapan, Rabi’ul Awal 1435/ Januari 2014.
  • Tafsir Juz ‘Amma (Terjemahan), Syekh Ibnu ‘Utsaimin, Darul Falah Jakarta, Cetakan Pertama, 2007.
ShareTweetPin
Muslim AD Muslim AD Muslim AD
Annisa Auraliansa

Annisa Auraliansa

Penulis di muslimah.or.id

Artikel Terkait

Giat Menuntut Ilmu Syar’i

oleh Isruwanti Ummu Nashifa
21 Maret 2022
0

Syaikh Mahmud Al Basyir Al Ibrahimiy rahimahullah: “Apabila seorang wanita tidak mengetahui ilmu-ilmu agama, niscaya ia akan menyusahkan suami, merusak...

Manfaat Menundukkan Pandangan

Makna dan Manfaat Menundukkan Pandangan (Bag. 2)

oleh Lisa Almira
31 Januari 2025
0

Pada artikel sebelumnya, telah dibahas definisi dari menundukkan pandangan. Selanjutnya, kita akan membahas tentang manfaat menundukkan pandangan. Manfaat menundukkan pandangan...

Keutamaan dan Buah Istighfar

Keutamaan dan Buah Istigfar (Bagian 1)

oleh Annisa Auraliansa
5 Maret 2024
2

Kapanpun dan dimanapun, seseorang senantiasa beresiko untuk terjatuh pada kesalahan dan dosa. Maka setiap hamba sangat butuh akan istighfar dalam...

Artikel Selanjutnya

10 Kaidah dalam Beribadah (Bag. 2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid
Logo Muslimahorid

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 no. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslim.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.