Muslimah.or.id
Donasi muslimah.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslimah.or.id
No Result
View All Result
Donasi muslimahorid Donasi muslimahorid

Inilah Hari Terbaik Sedunia (Bag. 2)

Triani Pradinaputri oleh Triani Pradinaputri
21 Mei 2026
di Akhlak dan Nasihat
0
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Pertama, tobat nasuha dan kembali kepada Allah
  • Kedua, haji ke Baitullah
  • Ketiga, menjaga ibadah-ibadah wajib agar senantiasa mencocoki syariat
  • Keempat, melaksanakan ibadah-ibadah sunah dan kebaikan lainnya
  • Kelima, memperbanyak zikir
  • Keenam, puasa
  • Ketujuh, menyembelih hewan kurban

Inilah amal-amal saleh yang ditekankan di sepuluh hari ini berdasarkan nash-nash yang memotivasi untuk hal itu dan menunjukkan pentingnya amal tersebut:

Pertama, tobat nasuha dan kembali kepada Allah

Senantiasa taat dan menjauhkan diri dari hal yang menyelisihi perintah-Nya dan menjauhkan diri dari larangan-Nya dengan memenuhi syarat-syarat tobat yang sudah makruf dijelaskan oleh para ulama. Allah telah memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman,

وتوبوا إلى الله جميعا أيها المؤمنون لعلكم تفلحون

“Dan bertobatlah kalian kepada Allah, wahai orang-orang beriman, agar kalian beruntung.” (QS. An-Nur: 31)

Tobat adalah sebuah perkara yang seorang hamba butuhkan setiap waktu.

Donasi Muslimah.or.id

Kedua, haji ke Baitullah

Di antara amal yang bisa dilakukan di sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah adalah haji ke Baitullah. Sudah diketahui bahwa di hari itu bertepatan dengan kewajiban berhaji. Haji adalah di antara amal-amal saleh yang paling agung. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ketika ditanya tentang amal apa yang paling afdal,

إيمان بالله ورسوله، قيل ثم ماذا؟ قال: الجهاد في سبيل الله، قيل: ثم ماذا؟ قال: حج مبرور

“Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Kemudian ada yang bertanya, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Kemudian ada yang bertanya, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Haji yang mabrur.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Hendaknya bagi seorang muslim untuk menyisihkan sebagian hartanya yang tersisa, mempersiapkan kesehatan fisiknya untuk bersegera mewujudkan kewajiban yang agung ini agar ia bisa mendapatkan pahala yang berlimpah. Haji adalah ibadah terbaik yang dilakukan di waktu terbaik.

Ketiga, menjaga ibadah-ibadah wajib agar senantiasa mencocoki syariat

Di antara hal paling mulia yang mendekatkan seseorang kepada Rabb-nya di sepuluh hari ini adalah menjaga ibadah-ibadah wajib dan melaksanakannya sesuai dengan perintah syariat. Yaitu, dengan senantiasa memperbaiki dan menyempurnakannya. Memperhatikan sunah-sunah dan adab-adabnya. Inilah yang seharusnya diperhatikan oleh seorang hamba sebelum ia memperbanyak ibadah, semisal ibadah sunah dan tambahan lainnya. Terdapat di dalam hadis qudsi, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وما تقرب إليّ عبدي بشيء أحب إليّ مما افترضته عليه

“(Allah Ta’ala berfirman yang artinya), ‘Dan hal yang dapat mendekatkan hamba-Ku kepada-Ku adalah sesuatu yang paling Aku cintai dari apa yang telah Aku wajibkan kepadanya.” (HR. Bukhari)

Keempat, melaksanakan ibadah-ibadah sunah dan kebaikan lainnya

Setelah seseorang tersebut dapat mengokohkan ibadah-ibadah yang wajib dan menjaganya, barulah kemudian dia memperbanyak ibadah-ibadah sunah. Juga dengan memperhatikan waktu-waktu yang mulia agar amalan tersebut lebih besar pahalanya dibandingkan di luar sepuluh hari ini. Dia beramal dengan amalan-amalan yang mungkin tidak biasa dia kerjakan di luar sepuluh hari tersebut. Dia bersemangat untuk meraih waktu-waktu mulia tersebut dengan ketaatan kepada Allah Ta’ala dengan salat, membaca Al-Quran, berdoa, bersedekah, berbuat baik kepada orang tua, bersilaturahim, beramar makruf nahi mungkar, berbuat baik kepada manusia, menunaikan hak-hak orang lain, dan ibadah-ibadah lainnya dari jalan-jalan kebaikan yang pintunya tak terhitung karena saking banyaknya.

Kelima, memperbanyak zikir

Di antara amalan yang mempunyai nas secara khusus untuk dilakukan di sepuluh hari ini adalah memperbanyak zikir kepada Allah secara umum, misalnya takbir yang secara khusus disebutkan di dalam firman Allah Ta’ala,

ليشهدوا منافع لهم ويذكروا اسم الله في أيام معلومات على ما رزقهم من بهيمة الأنعام

“Agar mereka menyaksikan berbagai nikmat yang diberikan kepada mereka, dan agar mereka menyebut nama Allah di hari-hari yang telah ditentukan atas apa yang telah Allah berikan kepada mereka dari hewan-hewan ternak.” (QS. Al-Hajj: 28)

Jumhur ulama menafsirkan ayat ini, bahwa yang dimaksud dengan hari itu adalah sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah. Sebagaimana terdapat di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma sebelumnya,

فأكثروا فيهنّ من التهليل والتكبير والتحميد

“Maka perbanyaklah di hari-hari tersebut tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad)

Disunahkan untuk menampakkan takbir mutlak di hari pertama di bulan Zulhijah di masjid-masjid, rumah-rumah, jalan-jalan, pasar, dan lainnya, yaitu dengan men-jahr-kannya (mengeraskan) bagi laki-laki dan men-sir-kanya (melirihkan) bagi perempuan. Hal ini dalam rangka memberitahu kepada khalayak tentang keagungan Allah Ta’ala yang ini terus berlangsung hingga akhir asar di hari Tasyrik. Ini adalah sunah yang seringkali ditinggalkan dan harus dihidupkan kembali di hari-hari ini. Dari Ibnu ‘Umar dan Abu Hurairah, bahwa mereka berdua keluar menuju pasar pada sepuluh hari itu dan mereka berdua bertakbir sehingga dengan sebab itu orang-orang pun ikut bertakbir.

Adapun takbir yang khusus (muqayyad) adalah di akhir salat-salat fardu. Dimulai dari subuh di hari Arafah, dan berlangsung terus sampai akhir asar di hari Tasyrik, berdasarkan firman Allah Ta’ala,

واذكروا الله في أيام معدودات

“Dan berzikirlah kalian di hari-hari yang berbilang.” (QS. Al-Baqarah: 203)

Dan berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أيام التشريق أيام أكل وشرب وذكر لله

“Hari-hari Tasyrik adalah hari-hari makan, minum, dan zikir kepada Allah.” (HR. Muslim)

Keenam, puasa

Di antara amal yang ditekankan di hari-hari ini adalah berpuasa. Hal ini disebabkan penyandaran puasa kepada amal saleh secara umum dan juga terdapat dalil pengkhususan ibadah puasa di hari ini. Dari Hafshah radhiyallahu ‘anha, ia mengatakan,

أربع لم يكن يدعهن النبي صلى الله عليه وسلم: صيام عاشوراء، والعشر، وثلاثة أيام من كل شهر، والركعتين قبل الغداة

“Empat hal yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah tinggalkan, yaitu puasa Asyura, puasa di sepuluh hari (bulan Zulhijah), tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum pagi hari.” (HR. Abu Dawud dan yang lainnya)

Maksud dari berpuasa di sepuluh hari adalah sembilan hari, karena kita dilarang untuk berpuasa di hari Iduladha. An-Nawawi rahimahullah menjelaskan tentang sepuluh hari Zulhijah, “Puasa yang kesunahannya sangat ditekankan.”

Yang paling ditekankan adalah puasa Arafah bagi selain jamaah haji. Terdapat sebuah riwayat dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang puasa Arafah, lalu beliau menjawab,

يكفّر السنة الماضية والباقية

“Menghapuskan (dosa) setahun yang lalu, dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Ketujuh, menyembelih hewan kurban

Di antara amal yang juga ditekankan di hari ini adalah udhiyyah, atau menyembelih hewan kurban. Ini adalah sunah yang ditekankan bagi orang-orang yang mempunyai keluasan rezeki, bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa ini wajib karena ini adalah amalan yang senantiasa dijaga oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Inilah amalan-amalan yang wajib diketahui oleh kaum muslimin dan hendaknya seorang muslim bersemangat atas hal itu. Dan masih banyak lagi amal saleh yang bisa dikerjakan di hari itu selain amalan yang telah disebutkan, karena pintu-pintu kebaikan sangat banyak, tak terhitung jumlahnya. Sudah kita pahami bahwa amal saleh itu luas, mencakup apa yang Allah cintai dan ridai dari perkataan, perbuatan, baik yang tampak maupun yang tidak tampak. Hendaklah bagi orang yang Allah berikan taufik untuk mengenal hal ini, mengusahakan amal-amal ini sesuai dengan kemampuannya. Bersungguh-sungguh di dalamnya. Berusaha meminimalisir apa yang dapat menyibukkannya dalam perkara dunia. Karena di sepuluh hari ini bukanlah waktu yang luas, waktunya sempit dan bisa pergi dengan cepat jika tidak kita manfaatkan dengan baik. Maka, sungguh berbahagia orang-orang yang Allah berikan taufik di hari-hari itu untuk beramal saleh, baik dengan ucapan maupun dengan perbuatan.

[Selesai]

KEMBALI KE BAGIAN 1 LANJUT KE BAGIAN 3

***

Penulis: Triani Pradinaputri

Artikel Muslimah.or.id

 

Referensi:

Diterjemahkan dengan penyesuaian dari  https://www.islamweb.net/ar/article/136204/فضل–العشر–من–ذي–الحجة yang diakses pada tanggal 28 Maret 2025

ShareTweetPin
Muslim AD Muslim AD Muslim AD
Triani Pradinaputri

Triani Pradinaputri

- Alumni Mahad Umar bin Khattab, Kampus Tahfizh, Mahad Al 'Ilmi - Santriwati Mahad Darussalam Asy-Syafi'i - Pengajar Bahasa Arab Markaz Ar-Ruhaily

Artikel Terkait

Haji Mabrur

Mereka yang Mendapatkan Haji Mabrur (Bag. 1)

oleh Annisa Auraliansa
21 Juni 2025
0

Haji mabrur merupakan dambaan setiap insan, impian dan harapan bagi mereka yang telah banyak berkorban, berlelah letih mengarungi perjalanan yang...

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah dan Amal Saleh yang Berkaitan Dengannya

oleh Annisa Auraliansa
8 Juni 2024
0

Tidak ada amal salih yang lebih mulia di sisi Allah ‘azza wa jalla dan tidak ada yang lebih besar pahalanya...

Raih Potensi Terbaikmu

Raih Potensi Terbaikmu

oleh Annisa Auraliansa
31 Oktober 2023
0

Sebagai seorang muslim kita dituntut untuk senantiasa bermentalitas tinggi, memaksimalkan setiap potensi yang ada untuk meraih kemuliaan; dunia maupun akhirat.

Artikel Selanjutnya

Motivasi Beramal di Bulan Zulhijah  

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid Donasi Muslimahorid
Logo Muslimahorid

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 no. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslim.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Keluarga dan Wanita
    • Pendidikan Anak
    • Kisah
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah.