Pembagian Sihir Menurut Ar-Razi rahimahullah

Abu ‘Abdillah Ar-Razi mengungkapkan bahwa macam-macam sihir itu ada delapan, yaitu:

  1. Sihir orang-orang Kildan dan Kisydan yang mereka adalah para penyembah tujuh bintang.
  2. Sihir orang-orang yang suka berilusi dan mempunyai jiwa yang kuat.
  3. Meminta bantuan kepada para jin yang bersemayam di bumi. Mereka ini terbagi menjadi dua bagian: jin mukmin dan jin kafir, yang tidak lain mereka (jin kafir tersebut –ed) adalah setan.
  4. Ilusi, hipnotis, dan sulap.
  5. Berbagai tindakan menakjubkan yang muncul dari hasil penyusunan alat-alat secara seimbang dan sesuai dengan ilmu rancang bangun, misalnya seorang (patung –ed) penunggang kuda yang memegang terompet, setiap berlalu satu jam, maka terompet itu akan berbunyi tanpa ada yang menyentuhnya. (Mengenai hal ini, Wahid bin ‘Abdissalam bin Baali memberi keterangan, “Berkenaan dengan hal tersebut perlu saya (penulis) katakan, ‘Sekarang ini, hal-hal tersebut sudah sangat biasa, apalagi setelah terjadi kemajuan ilmu pengetahuan yang menjadi sebab ditemukannya berbagai hal yang menakjubkan’”).
  6. Memakai bantuan dengan obat-obatan khusus, yakni yang terdapat pada makanan dan minyak.
  7. Ketergantungan hati.
  8. Usaha melakukan pergunjingan dan pendekatan diri dengan cara terselubung dan nyaris tidak terlihat. Dan hal ini sudah tersebar luas di kalangan masyarakat. (Tafsir Ar-Razi [II/231])

Ibnu Katsir mengatakan, “Ar-Razi telah memasukkan berbagai hal yang telah disebutkan sebagai bagian dari sihir karena terlalu halus untuk dilihat oleh pandangan mata, sebab menurut bahasa Arab, sihir adalah berarti sesuatu yang halus dan sebabnya tersembunyi.” (Tafsir Ibnu Katsir [I/147])

Diringkas dari buku Sihir dan Guna-Guna, karya Wahid bin ‘Abdissalam bin Baali (hlm. 51—53), penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Bogor

***

Artikel muslimah.or.id

14 Komentar untuk “Pembagian Sihir Menurut Ar-Razi rahimahullah”

  1. Mas Anton
    24th June 2010 pada waktu 04:58

    Assalamu ‘alaikum
    Saya jadi tahu dengan adanya artikel di atas. Semoga website ini selalu memberikan pencerahan kepada setiap pembca. Jazakallah.

  2. Eby
    25th June 2010 pada waktu 05:18

    Assalamu’alaikum. .
    Maksud dr ktergantungan hati dan memakai bantuan dgan obt2 khusus ap y?
    Bsa berikan contohnya dlm khidupan shari2 ??

  3. muslimah.or.id
    27th June 2010 pada waktu 20:14

    @Eby
    wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh
    maksud obat-obatan khusus, secara ringkas:
    Sihir secara bahasa adalah sesuatu yang halus dan lembut. Dan menurut istilah syareat sihir berupa jimat, santet, tenung, mejik atau ramuan-ramuan yang mampu memberi pengaruh secara fisik seperti sakit, membunuh atau memisahkan antara suami dengan isteri dan pengaruh secara rohani seperti gelisah bingung atau menghayal. Dan pengaruh terhadap mental contohnya adalah gila, stress atau gangguan kejiwaan yang lain. Ini berdasarkan kenyataan yang terjadi dimasyarakat dan diketahui orang banyak.

    adapun menganai ketergantungan hati, silahkan membaca e-book ini: disini

    Contohnya adalah apa yang terdapat dalam cerita Harry Potter (Semoga Allah Ta’ala menjauhkan kaum muslimin dari cerita-cerita semacam ini)
    di dalamnya diajari bagaimana membuat ramuan-ramuan dan mantera-mantera untuk sihir.
    di dalamnya juga diajari bagaimana meramal masa depan, yang hal ini menimbulkan ketergantungan hati kepada selain Allah. Diantaranya teknik yang digunakan untuk mengungkap masa depan melalui ilmu perbitangan (astrologi), dengan arah burung (di mana pada masa Jahiliyah Arab terkenal dengan nama Tathoyur), jika burung terbang ke kanan maka bertanda baik dan sebaliknya. Teknik lainnya adalah menggunakan kartu, bola kristal, tafsir mimpi dan api keberuntungan (fire omen). Adapun teknik astrologi, meramal masa depan yang berhubungan dengan tanggal lahir, di mana Harry Potter belajar dari sebuah tabel di mana seseorang terpengaruh hidupnya berdasarkan letak-letak bintang dan planet.
    silahkan baca ulasan disini

  4. Ansyori
    28th June 2010 pada waktu 09:24

    Bagaimana menyingkirkan gangguan jin dan mengatasi masing-masing sihir diatas (Pembagian Sihir Menurut Ar-Razi rahimahullah)

  5. Ansyori
    28th June 2010 pada waktu 10:14

    Apa sikap kita terhadap fitnah (cobaan) yang datang silih berganti, amalan dan do’a apa agar kita bisa selamat dari fitnah tersebut.

  6. bunda asha
    13th August 2010 pada waktu 00:04

    ass. apa ya tandanya seseorang terkena sihir, dan apa jg tandanya untuk orang yg menggunakan sihir. tolong segera direspon ya…

  7. muslimah.or.id
    15th August 2010 pada waktu 00:58

    @bunda asha

    untuk tambahan ilmu bagi kita semua, silakan buka tautan berikut ini:
    http://www.almanhaj.or.id/category/view/47/page/1

  8. bunda asha
    15th August 2010 pada waktu 07:17

    ass. terima kasih buat responnya, aku sudah baca tapi belum ada penjelasan detailnya, bisa tdk aku dpt penjelasannya, jujur aku 2 thn belakangan ini aku belum menemukan jawaban yg aku inginkan, krn ini sangat berkaitan erat dgn rumah tangga aku.

  9. x-man
    27th September 2010 pada waktu 03:28

    assalamu’alaikum
    saya mau tanya kenapa sulap haram ? diatas kok tidak dijelaskan ? padahal tujuan sulap kan menghibur ?

  10. muslimah.or.id
    27th September 2010 pada waktu 08:09

    @ Xman
    Wa’alaikumussalam,
    Tidak ada tukang sulap melainkan dirinya meminta bantuan jin untuk melancarkan aksinya. Dan tidak lah jin mau membantu dan menjadi perewang manusia kecuali setelah manusia tersebut menyembah dirinya dengan membuatkan sesaji atau menyembelih binatang yang dipersembahkan kepadanya. Jelas hal ini adalah bentuk kesyirikan dan kekufuran kepada Allah satu-satu Ilah yang berhak disembah. Perlu untuk diketahui tidak semua hiburan yang menyenangkan itu dibolehkan dalam islam. Sebagai contoh adalah sulap, tontonan tv yang penuh dengan maksiat, khurafat dll.

  11. mili
    5th October 2010 pada waktu 05:47

    assalamu’alaikum…………

    sebenarnya sy tak tw tntg sihir….. tp sy sangat ingin mempelajarinya… apakah saya salah mempunyai fikiran seperti itu??

  12. muslimah.or.id
    7th October 2010 pada waktu 20:15

    @ Mili
    Wa’alaikumussalam,
    Sihir termasuk ilmu yang haram untuk dipelajari. Ingat saudaraku, sabda Nabi shallallahu’alaihi wasallam,

    من اتى كاهناً فصدقه بمايقول فقد كفر بماأنزل على محمد صلى الله عليه وسلم

    “Barang siapa mendtangi dukun kemudian membenarkan ucapannya maka sungguh dia telah ingkar kepada Muhammad shallallahu’alaihi wasallam”. HR. Ahmad dan Abu Dawud.

    juga sabda beliua shallallahu’alaihi wasallam,

    من أتى عرافاً فسأله عن شئ لم تقبل له صلاة أربعين يوماً 40
    “barang siapa mendatangi dukun kemudian bertanya kepadanya tentabg sesuatu maka shalatnya tidak diterima selama 40 hari”. HR. Muslim

    Orang yang mendatangi dukun saja diberikan ancaman yang berat seperti ini dan bila ia mempercayai dukun maka ia terjatuh dalam syirik akbar. Bagaimana lagi kalau dukun itu sendiri? Dan pendapat yang benar hukuman bagi dukun adalah dibunuh. Allahu a’lam.

    apakah ancaman berat ini masih membuat Anda tertarik mempelajarinya? Semoga Allah menetapkan hati kita diatas jalan yang diridhainya.

  13. luna astrid alkindy
    19th May 2011 pada waktu 08:40

    artikelnya sangat bermanfaat….

  14. hartono
    17th February 2012 pada waktu 05:56

    maaf apa sih arti dari syirik itu sendiri????

Berikan komentar

donasi muslimah
Toko Muslim Islam Download Your Ads Radio Muslim UmmiUmmi.com Donasi Buletin KonsultasiSyariah Yufid.com

Arsip

Buletin Tauhid

Design by cizkah powered by Wordpress