Tuntunan Pemberian Nama (Pendahuluan)

Hak Sang Ayah

Tidak ada perbedaan di kalangan ulama bahwa ayah lebih berhak memberi nama kepada bayi, dan ibu tidak boleh merampas hak ini dari ayah. Apabila timbul perselisihan antara ayah dan ibu dalam pemberian nama, maka ayah lebih dikedepankan. Namun sebaiknya ada musyawarah antara kedua orangtua untuk mendapat kesepakatan, guna menjaga keutuhan dan mempererat ikatan antara suami istri. Atau ketika sang suami bersedia untuk mengundi (azlaam), diantara nama yang dipilih suami dan istri, maka hal ini juga tidak mengapa dilakukan karena sebagai solusi yang dapat menghilangkan perbedaan dan dapat melegakan hatu kedua belah pihak.

Sang ayah pun disarankan untuk bermusyawarah dengan seorang alim ketika memilih nama untuk bayinya karena para sahabat dulu menunjukkan bayi-bayi mereka yang baru lahir kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu beliau memberi nama seperti tercantum dalam kisah Ibrahim bin Abi Musa, Al-Mundzir bin Abi Usaid dan Abdullah bin Abi Thalhah

Hal ini menunjukkan bahwa seorang ayah dianjurkan untuk memperlihatkan anaknya dan bermusyawarah dengan seorang yang alim tentang sunnah dari kalangan ahli sunnah yang agama dan ilmunya dapat dipercaya agar ditunjuki nama yang terbaik untuk si bayi.

Adab Memilih Nama

Al-Mawardi rahimahullah berkata dalam Kitab Nashiihatu al-Muluuk intiya, “Apabila seorang bayi lahir maka kemuliaan dan kebaikan yang pertama kali diberikan kepadanya adalah memilihkan untuknya nama yang baik dan kunyah yang lembut serta mulia. Sebab nama yang baik dapat menyentuh hati seseorang ketika mendengar nama tersebut.

Ada tiga faktor yang perlu diperhatikan ketika memilih nama:

  • Nama tersebut diambil dari nama-nama orang-orang shalih dari kalangan nabi, rasul dan orang shalih lainnya. Maksudnya untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan cara mencintai dan menghidupkan nama mereka serta melaksanakan apa yang dicintai Allah dengan memilih nama para wali yang telah membawa agama-Nya.
  • Nama yang singkat, hurufnya sedikit dan mudah diucapkan serta mudah dihafal.
  • Maknanya bagus, sesuai dengan kondisi orangnya, derajat agama serta martabatnya.

Syaikh Abu Bakar Abu Zaid hafizhahullah berkata:

  • Memperhatikan nama-nama yang sesuai dengan derajat dan qabilahnya merupakan ikatan kekeluargaan serta kerukunan antar marga.
  • Sementara memperhatikan nama-nama orang yang seagama dengannya merupakan ikatan yang dilandasi agama dan iman.
  • Sedangkan memperhatikan nama-nama orang yang semartabat dengan dirinya, merupakan ikatan moral dengan menempatkan diri pada posisi yang pantas sehingga tidak terkesan aneh dan asing. Allahu a’lam.

Pembahasan kami sebelumnya:
Pilihlah Nama Terbaik Untuk Buah Hati Anda
Waktu Pemberian Nama bagi Buah Hati

***
Artikel muslimah.or.id
disusun ulang oleh tim muslimah.or.id dari Buku Ensiklopedia Anak Tanya Jawab Tentang Anak Dari A sampai Z karya Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad Al-Isawi

Donasi dakwah YPIA

5 Comments

  1. Nadia says:

    Memang masalah pemberian nama adalah sesuatu yang sederhana namun mengandung arti yang membawa dampak luar biasa. Fenomena saat ini banyak orang tua yang sekedar memberi nama biar kelihatan modern, unik dan keren. Padahal di dalam nama ada doa dari orang tua kelak anak itu akan menjadi apa. Artikel yang menarik simpel namun berisi dan mampu menginspirasi. Terimakasih.

  2. fitri says:

    Gara-gara aku ganti nama yg awalnya mareta karlin bonita menjadi Fitri, keluargaku ga terima, aku rubah nama menjadi nama islam yg agar menguatkan karakterku menjadi wanita muslimah yg terhormat.apakah nama fitri dengan niat seperti itu termasuk makruh?

  3. alhamdulillah ortu ku memberi nama yang bagus dan terhormat bagi diriku,, sebagai permpuan nama nisa amat sangat berharga bagi diri ku sendiri,, terimkasih ayah dan ibu semoga nama ini bisa ku jaga dengan baik…

  4. andri says:

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya mempunyai rencana memberikan nama anak saya Azka Zuhairi Ikhwan,apakah nama tsb,tidak mengandung unsur Tazzkiyah,klo ada unsur tazziyah,dibagian manakah sebaiknya yg harus saya ganti? Terima kasih

  5. andri says:

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya mempunyai rencana memberikan nama anak saya Azka Zuhairi Ikhwan,apakah nama tsb,tidak mengandung unsur Tazzkiyah,klo ada unsur tazzkiyah,dibagian manakah sebaiknya yg harus saya ganti? Terima kasih.

Leave a Reply