Al-Ism (nama) berasal dari kata al-wasm yang artinya pertanda atau lambang. Hal ini banyak tercantum dalam Al-Quran seperti firman Allah Ta’ala ,
“Hai Zakariya, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.” (QS. Maryam: 7)
Ada yang berpendapat kata al-ism berasal dari kata al-sumuw yang artinya al-’uluw (tinggi). Akan tetapi tidak masalah menggabungkan dua makna ini terutama ketika nama itu diberikan kepada anak Adam dari kalangan kaum muslimin. Dengan demikian nama tersebut sebagai pertanda yang tinggi (luhur) untuk dirinya.
Hakikat dari nama bayi adalah sebagai identitas dan tanda pengenal yang dapat dibedakan sesuai dengan kemuliannya sebagai anak Adam dan sebagai kaum muslimin. Oleh karena itu, para ulama sepakat menetapkan wajibnya memberi nama kepada laki-laki atau perempuan. Nama juga memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap akhlak dan cara hidup umat ini.
Keterkaitan Seseorang dengan Namanya
Tidak disangsikan lagi bahwa terdapat keterkaitan antara arti sebuah nama dan orangnya sebagaimana dijelaskan oleh dalil syar’idan atsar, di antaranya sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
أَسلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ وَ غِفَارُ غَفَرَ اللّهُ لَهَا وَعُصَيَّةُ عَصَتِ اللَّهَ وَ رَسُولَهُ
“Aslam (nama orang -ed) semoga Allah mendamaikan hidupnya, Ghifaar (nama orang -ed), semoga Allah mengampuninya dan ‘Ushayyah (nama orang -ed) telah durhaka terhadap Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Demikian juga sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau melihat Sahl bin Amr datang pada hari perjanjian Hudaibiyah,
سَهلَ أمْرَكُمْ
“Urusan kalian menjadi sahl (mudah).” (HR. Bukhari)
Rasulullah juga memberikan kepada Abul Hakam bin Hisyaam dengan julukan (kunyah) Abu Jahal. Sebuah kunyah yang sesuai dengan orangnya dan ia adalah makhluk yang paling berhak mendapatkan kunyah ini. Demikian juga kunyah Abu Lahab yang diberikan kepada Abdul ‘Izza karena ia akan di tempatkan di dalam neraka yang memiliki lidah api.
Juga perhatikan hadits Sa’id bin Musayyib dari ayahnya dari kakeknya, ia berkata, “Aku pernah menghadap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bertanya kepadaku, ‘Siapa namamu?’ Ia menjawab ‘Namaku huzn (kasar atau sedih).’ Beliau kembali bersabda, ‘Ganti namamu dengan nama Sahl (mudah).’ Ia berkata, ‘Aku tidak akan menukar nama yang telah diberikan oleh ayahku.’ Ibnu Musayyib berkata, Sejak saat itu sifat kasar senantiasa ada di keluarga kami.” (HR. Bukhari)
Maka pilihlah nama yang terbaik untuk buah hati anda.
***
Artikel muslimah.or.id
disusun ulang oleh tim muslimah.or.id dari Buku Ensiklopedia Anak Tanya Jawab Tentang Anak Dari A sampai Z karya Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad Al-Isawi
© 2006 - 2011 muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah
Muhammad Yusuf
23rd November 2010 pada waktu 12:17
Dari sekian banyak nama-nama yg ada, manakah yg terbaik u/ anak laki dan anak perempuan? terimakasih.
muslimah.or.id
25th November 2010 pada waktu 12:04
@ Muhammad
Nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman. Insya Allah akan ada artikel yang membahas tentang hal ini sebagai kelanjutan artikel diatas.
Bunda Nabil
25th November 2010 pada waktu 19:20
bagaimanakah dengan istilah masyarakat tentang keberatan Nama? Apakah benar dalam islam ada hal seperti itu? Syukron..
wati rizal
26th November 2010 pada waktu 14:07
kami telah memberikan nama kepada ananda kami Annisa Jaziilah, yg arti yg kami dpti di buku adalah wanita baik yg menyukai berbuat kebaikan, mohon penjelasan apakah nama tsb baik sebaik arti yg kami baca dr ref? terima kasih
Ummu Qoim
7th December 2010 pada waktu 06:13
Copas juga yah…
hendra wijayana
9th December 2010 pada waktu 06:39
mengenai nama selain non arab yg menjadi ciri orang kafir menurut artikel sebelumnya sy koq kurang setuju klo memang di haramkan mana dalilnya karena nama sy juga non arab pakah islam itu harus arab buklan kah islam itu rahmatan lil alamin? mhn penjelasannya trims.
muslimah.or.id
11th December 2010 pada waktu 23:19
@ Hendra
Mohon untuk diperhatikan bahwa yang diharamkan adalah nama non arab dan menjadi ciri khas orang kafir. Sehingga tidak semua nama non arab itu haram karena tidak semua nama non arab itu ciri khas orang kafir. Demikian semoga menjadi paham.
iptek
20th December 2010 pada waktu 19:04
thanks infonya…salam kenal
oseavanty
13th January 2011 pada waktu 22:44
assalamu’alaikum.
nama saya termasuk ke dalam nama non arab dan identik dgn orang kafir.
menurut ortu saya, mereka hanya ingin memberi nama yang indah kpd putri mereka shg dipilihlah nama bunga mawar.
saya diberi nama mawar dlm bhs inggris sdngkn adik saya diberi nama mawar juga tetapi dlm bhs arab.
bgmn menurut anda?
barokallohu fiikum
wassalam
Netty H. Darna
19th January 2011 pada waktu 15:57
ponakan saya perempuan diberi nama Nurul Namira Fiqri dan yang laki-laki bernama Tsaqif Khumeidi Aziz.
mohon pencerahan atas nama-nama tersebut & syukron.
kristian
21st January 2011 pada waktu 18:30
Assalamu’alaikum Wr Wb
setelah baca ini,saya jadi ga pede karena nama saya non muslim banget.tapi mudah2an ga merepresentasikan sesuatu yg negatif.
Wassalam
n_riskia
6th August 2011 pada waktu 12:58
beri kan nama yang bagus pada anak saya menurut agama islam
Helmiati
17th October 2011 pada waktu 10:55
ada juga keterangan yang menyatakan bahwa, al-ism ad-du’a, nama itu adalah do’a bagi pemiliknya. jadi hendaknya setiap orang tua memilihkan nama yang terbaik, yang memiliki makna baik dan mulya untuk buah hatinya, agar ia tumbuh menjadi anak yang baik dan mulya sesuai namanya..
Ibnu Darwin
18th October 2011 pada waktu 14:18
ukhti, ana mau nanya tentang kunyah nih..
bedanya Abu dengan Abul apa ya ??
atau sama aja ??
jazakillahu khayran
muslimah.or.id
20th October 2011 pada waktu 16:10
@ Ibnu Darwin
Bedanya terletak ada tidaknya alif lam ta’rif. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia kuranglebih maknanya sama.
aldy marzelino
19th November 2011 pada waktu 16:50
Aslmk wr…Dari sebanyak_banyaknya nama wanita yg dicintai allah nama yg seperti apakah wslm.
Rian
25th December 2011 pada waktu 11:07
nama yang baik menurut kita belum tentu baik menurut allah.
tapi yang baik menurut allah sudah pasti baik menurut kita