<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perayaan Tahun Baru</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/manhaj/perayaan-tahun-baru.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/manhaj/perayaan-tahun-baru.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 06:41:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Rossa</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/perayaan-tahun-baru.html/comment-page-1#comment-17566</link>
		<dc:creator>Rossa</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 09:21:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=174#comment-17566</guid>
		<description>tahun baru itu tidak perlu dirayakan. yang penting adalah rasa bersyukur disepanjang waktu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tahun baru itu tidak perlu dirayakan. yang penting adalah rasa bersyukur disepanjang waktu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Amri</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/perayaan-tahun-baru.html/comment-page-1#comment-17563</link>
		<dc:creator>Amri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 05:42:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=174#comment-17563</guid>
		<description>Nasehat2 dlm penulsn serta apa apa lrngn dan kurugianx . . &#039; . Sentuhan iman.. . ,kn tertnm menghndri dan menjauhi acra2 dan vertifal orng2 non-muslim.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nasehat2 dlm penulsn serta apa apa lrngn dan kurugianx . . &#8216; . Sentuhan iman.. . ,kn tertnm menghndri dan menjauhi acra2 dan vertifal orng2 non-muslim.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eccha_sulastri</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/perayaan-tahun-baru.html/comment-page-1#comment-17407</link>
		<dc:creator>eccha_sulastri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 04:31:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=174#comment-17407</guid>
		<description>artikel yang menarik!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel yang menarik!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/perayaan-tahun-baru.html/comment-page-1#comment-11952</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 04:12:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=174#comment-11952</guid>
		<description>Menyambut Tahun Baru Hijriyah

Dalam menghadapi tahun baru hijriyah atau bulan Muharram, sebagian kaum muslimin salah dalam menyikapinya. Bila tahun baru Masehi disambut begitu megah dan meriah, maka mengapa kita selaku umat Islam tidak menyambut tahun baru Islam semeriah tahun baru masehi dengan perayaan atau pun amalan?

Satu hal yang mesti diingat bahwa sudah semestinya kita mencukupkan diri dengan ajaran Nabi dan para sahabatnya. Jika mereka tidak melakukan amalan tertentu dalam menyambut tahun baru Hijriyah, maka sudah seharusnya kita pun mengikuti mereka dalam hal ini. Bukankah para ulama Ahlus Sunnah seringkali menguatarakan sebuah kalimat,

لَوْ كَانَ خَيرْاً لَسَبَقُوْنَا إِلَيْهِ

“&lt;strong&gt;Seandainya amalan tersebut baik, tentu mereka (para sahabat) sudah mendahului kita melakukannya.&lt;/strong&gt;” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, tafsir surat Al Ahqof: 11, 7/278-279, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H) Inilah perkataan para ulama pada setiap amalan atau perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat. Mereka menggolongkan perbuatan semacam ini sebagai bid’ah. Karena para sahabat tidaklah melihat suatu kebaikan kecuali mereka akan segera melakukannya. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, tafsir surat Al Ahqof: 11, 7/278-279, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H)

Sejauh yang kami tahu, tidak ada amalan tertentu yang dikhususkan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Dan kadang amalan yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin dalam menyambut tahun baru Hijriyah adalah amalan yang tidak ada tuntunannya karena sama sekali tidak berdasarkan dalil atau jika ada dalil, dalilnya pun lemah.

http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2829-kekeliruan-dalam-menyambut-awal-tahun-baru-hijriyah.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambut Tahun Baru Hijriyah</p>
<p>Dalam menghadapi tahun baru hijriyah atau bulan Muharram, sebagian kaum muslimin salah dalam menyikapinya. Bila tahun baru Masehi disambut begitu megah dan meriah, maka mengapa kita selaku umat Islam tidak menyambut tahun baru Islam semeriah tahun baru masehi dengan perayaan atau pun amalan?</p>
<p>Satu hal yang mesti diingat bahwa sudah semestinya kita mencukupkan diri dengan ajaran Nabi dan para sahabatnya. Jika mereka tidak melakukan amalan tertentu dalam menyambut tahun baru Hijriyah, maka sudah seharusnya kita pun mengikuti mereka dalam hal ini. Bukankah para ulama Ahlus Sunnah seringkali menguatarakan sebuah kalimat,</p>
<p>لَوْ كَانَ خَيرْاً لَسَبَقُوْنَا إِلَيْهِ</p>
<p>“<strong>Seandainya amalan tersebut baik, tentu mereka (para sahabat) sudah mendahului kita melakukannya.</strong>” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, tafsir surat Al Ahqof: 11, 7/278-279, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H) Inilah perkataan para ulama pada setiap amalan atau perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat. Mereka menggolongkan perbuatan semacam ini sebagai bid’ah. Karena para sahabat tidaklah melihat suatu kebaikan kecuali mereka akan segera melakukannya. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, tafsir surat Al Ahqof: 11, 7/278-279, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H)</p>
<p>Sejauh yang kami tahu, tidak ada amalan tertentu yang dikhususkan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Dan kadang amalan yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin dalam menyambut tahun baru Hijriyah adalah amalan yang tidak ada tuntunannya karena sama sekali tidak berdasarkan dalil atau jika ada dalil, dalilnya pun lemah.</p>
<p><a href="http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2829-kekeliruan-dalam-menyambut-awal-tahun-baru-hijriyah.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2829-kekeliruan-dalam-menyambut-awal-tahun-baru-hijriyah.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edo</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/perayaan-tahun-baru.html/comment-page-1#comment-11951</link>
		<dc:creator>edo</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 02:10:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=174#comment-11951</guid>
		<description>Sebagai kaum muslim, mengapa perayaan tahun baru hijriyah justru banyak yang melupakan, mengapa tidak kita coba adakan perayaan menyambut tahun baru yang sarat dengan manfaat, baik manfaat di dunia terlebih di akhirat nanti. Suwun.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai kaum muslim, mengapa perayaan tahun baru hijriyah justru banyak yang melupakan, mengapa tidak kita coba adakan perayaan menyambut tahun baru yang sarat dengan manfaat, baik manfaat di dunia terlebih di akhirat nanti. Suwun&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muhyi</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/perayaan-tahun-baru.html/comment-page-1#comment-11826</link>
		<dc:creator>muhyi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2010 02:15:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=174#comment-11826</guid>
		<description>memang kalo perayaanya seperti saya juga tidak setuju tetapi sabda nabi bahwasanya cinta pada negara itu sebagian dari iman, salah satu bukti cinta kita kepada negara salah satunya merayakan perayaan tahun baru, hanya saja bagaimana kita merayakannya itu yang jadi masalah dan polemik. jadi tahun baru harus dong dirayakan tetaoi dengan hal-hal yang positif. terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang kalo perayaanya seperti saya juga tidak setuju tetapi sabda nabi bahwasanya cinta pada negara itu sebagian dari iman, salah satu bukti cinta kita kepada negara salah satunya merayakan perayaan tahun baru, hanya saja bagaimana kita merayakannya itu yang jadi masalah dan polemik. jadi tahun baru harus dong dirayakan tetaoi dengan hal-hal yang positif. terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

