<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bagaimanakah Kita Menyikapi Tahun Baru Masehi?</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/manhaj/menyikapi-tahun-baru-masehi.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/manhaj/menyikapi-tahun-baru-masehi.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 04:30:38 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: rini oktarina</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/menyikapi-tahun-baru-masehi.html/comment-page-1#comment-6957</link>
		<dc:creator>rini oktarina</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 13:31:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=172#comment-6957</guid>
		<description>ana juga sependapat dengan artikel di atas.

selama ini orang-orang terutama yang beragama Islam selalu merayakan yang namanya tahun baru masehi dengan meriah

padahal kita juga punya tahun baru, yaitu bulan Muharam, tahun barunya islam

boleh tidak ana copy artikel di atas untuk ana tambahkan ke blog ana?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ana juga sependapat dengan artikel di atas.</p>
<p>selama ini orang-orang terutama yang beragama Islam selalu merayakan yang namanya tahun baru masehi dengan meriah</p>
<p>padahal kita juga punya tahun baru, yaitu bulan Muharam, tahun barunya islam</p>
<p>boleh tidak ana copy artikel di atas untuk ana tambahkan ke blog ana?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nur</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/menyikapi-tahun-baru-masehi.html/comment-page-1#comment-6875</link>
		<dc:creator>Nur</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 07:50:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=172#comment-6875</guid>
		<description>Assalam a&#039;laikum..

Semoga setelah membaca artikel ini, umat muslim lebih faham untuk menyikapi datangnya tahun baru masehi yang sebentra lagi.

Wassala a&#039;laikum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalam a&#8217;laikum..</p>
<p>Semoga setelah membaca artikel ini, umat muslim lebih faham untuk menyikapi datangnya tahun baru masehi yang sebentra lagi.</p>
<p>Wassala a&#8217;laikum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: khansa nailah</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/menyikapi-tahun-baru-masehi.html/comment-page-1#comment-6874</link>
		<dc:creator>khansa nailah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 04:59:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=172#comment-6874</guid>
		<description>assalamu&#039;alaykum.

izin copast artikel ini u/ blog ya...
syukran b4.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaykum.</p>
<p>izin copast artikel ini u/ blog ya&#8230;<br />
syukran b4.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: www.herbalpasutri.tk</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/menyikapi-tahun-baru-masehi.html/comment-page-1#comment-6859</link>
		<dc:creator>www.herbalpasutri.tk</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 02:38:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=172#comment-6859</guid>
		<description>Jangan latah ikut-ikutan kaum kufar dengan label Islami...

1. Kufar merayakan Tahun baru Masehi, umat Islam merayakan Tahun baru Hijriyah.
2. Kufar merayakan merayakan &quot;wafatnya&quot; Nabi Isa, umat Islam merayakan &quot;lahirnya&quot; Nabi Muhamad.
3. dll.

Intinya, cukupkanlah diri2 kalian dengan apa yang Alloh Ta&#039;ala dan Rasul-Nya perintahkan yaitu dengan ikhlas mengharap ridho Alloh Ta&#039;ala serta mengikuti petunjuk arahan dan contoh Rasulullah berdasarkan Al Qur&#039;an, Hadits, dan pemahaman Salafus Sholih serta generasi yang mengikutinya dengan baik...

Sekiranya perbuatan itu baik, tentulah para sahabat Rasulullah (yang paling semangat dan alim)mendahului kita dalam melakukannya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan latah ikut-ikutan kaum kufar dengan label Islami&#8230;</p>
<p>1. Kufar merayakan Tahun baru Masehi, umat Islam merayakan Tahun baru Hijriyah.<br />
2. Kufar merayakan merayakan &#8220;wafatnya&#8221; Nabi Isa, umat Islam merayakan &#8220;lahirnya&#8221; Nabi Muhamad.<br />
3. dll.</p>
<p>Intinya, cukupkanlah diri2 kalian dengan apa yang Alloh Ta&#8217;ala dan Rasul-Nya perintahkan yaitu dengan ikhlas mengharap ridho Alloh Ta&#8217;ala serta mengikuti petunjuk arahan dan contoh Rasulullah berdasarkan Al Qur&#8217;an, Hadits, dan pemahaman Salafus Sholih serta generasi yang mengikutinya dengan baik&#8230;</p>
<p>Sekiranya perbuatan itu baik, tentulah para sahabat Rasulullah (yang paling semangat dan alim)mendahului kita dalam melakukannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anita jaya</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/menyikapi-tahun-baru-masehi.html/comment-page-1#comment-6819</link>
		<dc:creator>anita jaya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 07:47:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=172#comment-6819</guid>
		<description>assalamualakium,
stelah membaca artikel diatas &quot;Bagaimanakah Kita Menyikapi Tahun Baru Masehi?&quot;, saya sangat setuju, bahwa kita sebagai seorang muslim memang tidak sepatutnya untuk ikut2an merayakan tahun baru masehi dengan serangkaian acara apapun. karena berarti mengikuti mereka dan menolong mereka di dalam mengagungkan syi’ar-syi’ar kekufuran. akan tetapi semua orng muslim di indonesia (termasuk kita)menggunakan sistem penanggalaan masehi dalam setiap aspek kegiatan yang kita jadwalkan dan kita laksanakan. bahkan untuk acara2 yang sifatnya adalah baik dan benar menurut syariah islam. padahal kita senua tahu bahwa penanggalan masehi adalah bukan sistem penanggalan islam, maka apakah berarti hidup kita selalu melakukan bid&#039;ah karena rosul tidak pernah menyuruh kita untuk memakai sist. penanggalan masehi???????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualakium,<br />
stelah membaca artikel diatas &#8220;Bagaimanakah Kita Menyikapi Tahun Baru Masehi?&#8221;, saya sangat setuju, bahwa kita sebagai seorang muslim memang tidak sepatutnya untuk ikut2an merayakan tahun baru masehi dengan serangkaian acara apapun. karena berarti mengikuti mereka dan menolong mereka di dalam mengagungkan syi’ar-syi’ar kekufuran. akan tetapi semua orng muslim di indonesia (termasuk kita)menggunakan sistem penanggalaan masehi dalam setiap aspek kegiatan yang kita jadwalkan dan kita laksanakan. bahkan untuk acara2 yang sifatnya adalah baik dan benar menurut syariah islam. padahal kita senua tahu bahwa penanggalan masehi adalah bukan sistem penanggalan islam, maka apakah berarti hidup kita selalu melakukan bid&#8217;ah karena rosul tidak pernah menyuruh kita untuk memakai sist. penanggalan masehi???????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hamba Allah</title>
		<link>http://muslimah.or.id/manhaj/menyikapi-tahun-baru-masehi.html/comment-page-1#comment-2580</link>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 13:29:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=172#comment-2580</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum
Bismillahirrohmanirrohim
@edwea
Ada yang bisa menjelaskan kenapa dzikir di malam tahun baru masehi itu di sebut sebagai bid’ah ???

Kalo seandainya (misal) saya mempunyai hajat/keinginan/menginginkan sesuatu dari ALLOH subhanahu wata’ala, maka saya akan mengkhususkan do’a saya itu pastinya kepada ALLOH subhanahu wata’ala

Toh ketika kita berdzikir pun sebenarnya mengkhususkan untuk diri kita sendiri kan? supaya dekat dengan ALLOH subhanahu wata’ala dan berharap mendapatkan syurganya ?
salah satu kaidahnya adalah hukum asal ibadah(maghdhoh) adalah haram kecuali ada dalil yg menyebutkan peribadahan tersebut
do&#039;a dan dzikir itu bagus bila dilaksanakan dng ikhlas dan sesuai dng tuntunan dr Rasul shalallahu &#039;alaihi wassalam
kalo antum ada hajat,lalu berdo&#039;a n dzikir kpd Allah dan kebetulan bertepatan dng malam tahun baru pelaksaan dzikir tersebut,maka tidak apa2
tapi bila antum melaksanakan do&#039;a atau suatu dzikir dikarenakan Thun Baru,maka prlu dicari dalil yg mnyebutkan adanya pengkhususan do&#039;a n dzikir di malam tahun baru.Setahu saya tidak ada dalil kuat yg menyebutkan adanya do&#039;a n dzikir khusus dan dibaca khusus pd malam tahun baru
jadi:yg perlu diingkari adlh penyelisihan dalam berdo&#039;a dan dzikir
kadang ada yg tetep &quot;ngeyel&quot; dng alasan:orang dzikir kok ga boleh?
yg ga boleh adalah penyelisihan syari&#039;at dlm dzikir,penyimpangannya


dan satu lagi,
bagaimana dengan Tahun Baru Hijriyah (sebagi tahun baru Islam)
apakah tidak ada peng-spesial-annya juga ???
setahu ana,tidak ada dalil yg mengkhususkan suatu bentuk peribadahan tersendiri terkait dengan tahun baru hijriah.
berilmu sebelum beramal

wallahu a&#039;lam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum<br />
Bismillahirrohmanirrohim<br />
@edwea<br />
Ada yang bisa menjelaskan kenapa dzikir di malam tahun baru masehi itu di sebut sebagai bid’ah ???</p>
<p>Kalo seandainya (misal) saya mempunyai hajat/keinginan/menginginkan sesuatu dari ALLOH subhanahu wata’ala, maka saya akan mengkhususkan do’a saya itu pastinya kepada ALLOH subhanahu wata’ala</p>
<p>Toh ketika kita berdzikir pun sebenarnya mengkhususkan untuk diri kita sendiri kan? supaya dekat dengan ALLOH subhanahu wata’ala dan berharap mendapatkan syurganya ?<br />
salah satu kaidahnya adalah hukum asal ibadah(maghdhoh) adalah haram kecuali ada dalil yg menyebutkan peribadahan tersebut<br />
do&#8217;a dan dzikir itu bagus bila dilaksanakan dng ikhlas dan sesuai dng tuntunan dr Rasul shalallahu &#8216;alaihi wassalam<br />
kalo antum ada hajat,lalu berdo&#8217;a n dzikir kpd Allah dan kebetulan bertepatan dng malam tahun baru pelaksaan dzikir tersebut,maka tidak apa2<br />
tapi bila antum melaksanakan do&#8217;a atau suatu dzikir dikarenakan Thun Baru,maka prlu dicari dalil yg mnyebutkan adanya pengkhususan do&#8217;a n dzikir di malam tahun baru.Setahu saya tidak ada dalil kuat yg menyebutkan adanya do&#8217;a n dzikir khusus dan dibaca khusus pd malam tahun baru<br />
jadi:yg perlu diingkari adlh penyelisihan dalam berdo&#8217;a dan dzikir<br />
kadang ada yg tetep &#8220;ngeyel&#8221; dng alasan:orang dzikir kok ga boleh?<br />
yg ga boleh adalah penyelisihan syari&#8217;at dlm dzikir,penyimpangannya</p>
<p>dan satu lagi,<br />
bagaimana dengan Tahun Baru Hijriyah (sebagi tahun baru Islam)<br />
apakah tidak ada peng-spesial-annya juga ???<br />
setahu ana,tidak ada dalil yg mengkhususkan suatu bentuk peribadahan tersendiri terkait dengan tahun baru hijriah.<br />
berilmu sebelum beramal</p>
<p>wallahu a&#8217;lam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
