Mengenal dan Mewaspadai Penyakit Demam Berdarah

Penyusun: Redaksi Muslimah.or.id

Saudariku yang dirahmati Allah, bulan-bulan terakhir ini Indonesia cukup disibukkan dengan wabah demam berdarah (DB) yang meluas dan menjangkiti hampir seluruh wilayah. Penyakit ini dapat menyerang anak maupun dewasa. Tingkat keparahannya bervariasi, mulai dari yang bisa sembuh sendiri sampai yang fatal. Pandangan masyarakat pun berbeda-beda tentang DB. Ada yang sangat ketakutan, namun ada pula yang menanggapi sambil lalu. Sebenarnya, apa dan bagaimana sih terjadinya DB itu ?

Apakah DB itu?

Demam berdarah dengue, istilah kedokterannya Dengue Hemorrhagik Fever (DHF) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue tipe 1-4, dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina (dominan) dan beberapa spesies Aedes lainnya. Di Indonesia sendiri, keempat tipe virus Dengue dapat ditemukan, dan yang dihubungkan dengan gejala DHF yang parah adalah tipe 3. Kekebalan (imunitas) terhadap satu jenis virus tidak berlaku untuk infeksi jenis virus lainnya, bahkan dapat menimbulkan reaksi yang kurang menguntungkan bagi tubuh. Jumlah kasus DHF utamanya meningkat pada musim hujan dimana sumber air bersih bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes tersedia dimana-mana, jika tidak dilakukan program pembersihan lingkungan yang baik.

Apa Saja Tanda-Tandanya ?

Saudariku yang dirahmati Allah, gejala yang tampak akibat infeksi virus dengue biasanya muncul setelah masa inkubasi (masa dimana virus berkembang hingga menimbulkan gejala) 3-8 hari setelah virus masuk ke dalam tubuh. Jika sistem pertahanan tubuh dapat mengatasi virus, maka gejala yang tampak bisa ringan atau bahkan tidak didapatkan. Namun jika tidak, dapat timbul beberapa kondisi sebagai berikut:

  1. Demam tinggi mendadak, >38° C, 2-7 hari
  2. Demam tidak dapat teratasi maksimal dengan penurun panas biasa
  3. Mual, muntah, nafsu makan minum berkurang
  4. Nyeri sendi, nyeri otot (pegal-pegal)
  5. Nyeri kepala, pusing
  6. Nyeri atau rasa panas di belakang bola mata
  7. Wajah kemerahan
  8. Nyeri perut
  9. Konstipasi (sulit buang air besar) atau diare

Jika seluruh atau beberapa gejala diatas ditemukan pada seseorang, maka secara medis orang itu didiagnosis menderita Demam Dengue (Dengue Fever).

Adapun tanda-tanda seseorang menderita Demam Berdarah Dengue (DHF) adalah jika didapatkan:

  1. Demam tinggi mendadak >38°C selama 2-7 hari
  2. Adanya manifestasi perdarahan spontan, seperti bintik-bintik merah di kulit yang tidak hilang jika ditekan (utamanya di daerah siku, pergelangan tangan dan kaki), mimisan, perdarahan gusi, perdarahan yang sulit dihentikan jika disuntik atau terluka
  3. Pembesaran organ hepar (hati) dan limpa
  4. syok

Kriteria berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium darah:

  1. Adanya trombositopenia, yaitu jumlah trombosit < 150.000/mm³ (normalnya 150-450 ribu/mm³)
  2. Hemokonsentrasi, yaitu pengentalan darah akibat perembesan plasma (komponen darah cair non seluler), ditandai dengan nilai Hematokrit (Hct) yang meningkat 20% dari nilai normalnya.

Jika terdapat minimal 2 tanda klinis dan 2 laboratoris, maka orang yang mengalaminya didiagnosis menderita DHF. Berdasarkan tanda-tanda diatas pula, DHF dibagi atas beberapa derajat, yaitu:

  1. DHF derajat I: Tanda-tanda infeksi virus, dengan menifestasi perdarahan yang tampak hanya dengan Uji Torniquet positif.
  2. DHF derajat II: Tanda infeksi virus dengan manifestasi perdarahan spontan (mimisan, bintik-bintik merah)
  3. DHF derajat III: Disebut juga fase pre syok, dengan tanda DHF grade II namun penderita mulai mengalami tanda syok; kesadaran menurun, tangan dan kaki dingin, nadi teraba cepat dan lemah, tekanan nadi masih terukur.
  4. DHF derajat IV: Atau fase syok (disebut juga dengue syok syndrome/DSS), penderita syok dalam dengan kesadaran sangat menurun hingga koma, tangan dan kaki dingin dan pucat, nadi sangat lemah sampai tidak teraba, tekanan nadi tidak dapat terukur.

Apakah Semua Penderita DHF Perlu Dirawat ?

Jawabannya: Tidak, ya Saudariku fillah. Rata-rata penderita atau keluarga penderita mulai menyadari sakitnya pada DHF grade I-II, dan keduanya tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, kecuali jika penderita sangat sulit minum dan makan, yang biasanya terjadi pada anak kecil. Yang memerlukan perawatan dan pemantauan intensif hanya DHF grade III-IV, karena fatalitas yang mungkin terjadi. Jadi janganlah kita tergesa-gesa memaksakan perawatan di Rumah Sakit, apalagi jika demamnya baru berlangsung selama 2-3 hari dan kondisi penderita masih cukup baik, masih mau makan dan minum. Selain karena sifat penyakit ini yang sebenarnya dapat sendiri dengan perbaikan kondisi penderita, kita juga dapat menghindari pengeluaran biaya yang tidak perlu dan kontaminasi kuman yang mungkin terjadi di rumah sakit.

Apa yang Bisa Dilakukan di Rumah ?

Pengobatan DHF sesungguhnya bersifat suportif dan simtomatik, artinya tidak memerlukan obat untuk kausanya (seperti antivirus). Yang paling ditekankan adalah nutrisi dan hidrasi alias makan dan minum yang cukup. Lebih ditekankan untuk minum yang banyak, untuk mengatasi efek kebocoran plasma darah dan meningkatkan jumlah trombosit. Setidaknya, memenuhi kebutuhan cairan harian per harinya, yang dapat dihitung dengan rumus:

  1. Dewasa: 50 cc/kg BB/hari
  2. Anak: Untuk 10 kg BB pertama: 100cc/kg BB/ hari
    - Untuk 10 kg BB kedua: 50 cc/kg BB/ hari
    - Untuk 10 kg BB ketiga dan seterusnya: 20 cc/kg BB/hari
    Contoh: Anak fulan 8 tahun dengan BB 23 kg, berarti kebutuhan cairan perharinya adalah ((100×10) + (50×10) + (20×3))= 1560 cc

Pengobatan lain yang dapat diberikan adalah kompres hangat dan penurun panas jika demam, vitamin penambah nafsu makan, antimuntah jika dibutuhkan. Perlu diingat juga bahwa penggunaan antibiotik tidak diperlukan pada kasus DHF murni (tanpa adanya infeksi bakterial). Jika ada diantara ukhti yang membawa pasien DHF berobat, dan kemudian mendapatkan resep antibiotik, bertanyalah pada dokter atau yang meresepkan tersebut apa kepentingannya, agar tidak terjadi pemborosan uang dan obat, dan membebani tubuh penderita.

Kapan Harus Waspada ?

Beberapa kasus DHF dapat berlanjut menjadi serius yang diakibatkan oleh beberapa faktor, antara lain seperti keganasan virus dan pertahanan tubuh yang lemah. Tanda-tanda yang menunjukkan penderita perlu mendapat pemeriksaan medis antara lain:

  1. Muntah darah segar (merah) atau muntah hitam
  2. Buang air besar berwarna hitam
  3. Sesak nafas yang makin lama makin sesak meski demam telah teratasi
  4. Nyeri perut yang makin nyata, diiringi dengan pembesaran lingkar perut
  5. Kesadaran menurun tanpa syok, nyeri kepala atau pusing hingga muntah nyemprot, pandangan makin lama makin kabur

Tanda-Tanda Syok

Tanda-tanda tersebut menggambarkan perembesan plasma yang tidak teratasi dan efek perdarahan dalam rongga tubuh (misalnya saluran cerna, otak) akibat trombosit yang terus turun. Penderita yang mengalami tanda diatas sebaiknya segera diperiksakan ke Rumah Sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Lalu… Kapan Sembuhnya ?

DHF umumnya akan mengalami penyembuhan sendiri setelah 7-8 hari, jika tidak ada infeksi sekunder dan dasar pertahanan tubuh penderitanya memang baik. Tanda penyembuhan antara lain meliputi demam yang turun perlahan, nafsu makan dan minum yang membaik, lemas yang berkurang dan tubuh terasa segar kembali.

Nah saudariku, semoga informasi singkat diatas dapat menambah pengetahuan kita akan DB/DHF ini. Yang terpenting hendaknya kita selalu ingat bahwa Allah Ta’ala menciptakan segala sesuatu pastilah ada hikmahnya. Contoh kecil adalah penyakit ini, dimana virus yang ukurannya dalam skala nanometer, dapat menyebabkan sakit serius pada mahluk yang jauh lebih besar darinya, menunjukkan betapa lemahnya kita manusia di hadapan Sang Pencipta alam semesta.

Maroji’:

  1. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak Bagian Infeksi & Penyakit Tropis , terbitan
    IDAI.
  2. Tatalaksana DBD di Indonesia , terbitan IDAI.
  3. Standar Pelayanan Medis, terbitan IDAI.

***

Artikel www.muslimah.or.id

Donasi dakwah YPIA

114 Comments

  1. One Ummah says:

    Assallammualaikum..
    Salam Muslim.
    Perkenankan saya link kan situs Anda di blog saya.

    As widget at News
    Maju terus muslimah di Indonesia
    Sallam

  2. AJaGus says:

    Subhanallah….
    dalam ilmunya…
    indah tampilannya…
    betulah dalam dan indahnya At Tauhid

  3. Masih berani nyombong ma Alloh??
    ma nyamuk nyang imut ja dah KO…
    hee…hee…
    Ingat 3M saudaraku!!

  4. bagus says:

    Mirip, secara kemarin ane kena DB, ane minta ma dokternya tuk ga dirawat karena baca2 Db emang ga perlu pengobatan khusus yang penting maskan ma minum banyak. Alhamdulillah sekarang dah baikan. Tapi gmn dong, masih ga doyan makan

  5. Andri Praja S says:

    Alhamdulillah, patut di syukuri terbitnya artikel ini, moga menambah semangat menuntut ilmu. beberapa tambahan yang perlu dicermati yakni: 1. biasanya tanda dan gejala penyakit tropis seperti DBD mirip dengan penyakit tropis lainnya, 2. makin banyak referensi makin menambah kesempurnaan, terutama disiplin ilmu lainnya 3. salam buat semua.

  6. uLLy says:

    aku sedang koskap di RS KOJA dan mendapat kasus tentang DBD pada anak usia 10 tahun. doakan….

  7. ysee says:

    lebaran keenam si kecil zidan anak sy yg berusia 5 bln terserang demam berdarah. Ia dirawat selama 4 hr krn trombositnya turun menjadi 42.000. Kasihan sekali melihat anak sekecil itu disuntik diambil darahnya dan diinfus. Alhamdulillah hari keempat dia udh boleh plg….. Skrg sy cemas takut kakaknya si bening yg berumur 4 th terserang juga….. Mdh2an ga lah ya Allah…….

  8. ophin says:

    krang dah musim penghujan jadiiiiii………
    ingeeeeeeeettttt slaluuu 3M….!!!!!!

    bukan,
    di lihat,
    di raba dan
    di trawang lhoo000oooo…..

    tapiiiiii…..
    di kuras,
    di tutup dan
    di kubur….
    okaeyyyyyy…..

  9. injyt says:

    waw gila ya pexkit DBD..

    t’knal umur..

    biar anak” d’srang jga..

    tp emng ya klw da pxkit mw d’apain..

    mkx qta hrus jg ksehatan …

    ochay….. ^_^

  10. umi says:

    ASSALAMMUALAIKUM
    TLG SAYA YA DLM MNCARI artikel DHF…

  11. syarif says:

    Malam ini anakku, Muh. Faris, 1 tahun 2 bulan masih demam sejak kemarin, nyari “tanda-tanda db” ketemu dengan web ini, makasih banyak artikelnya, dan doakan anak kami ya, semoga cepat sehat kembali!

  12. bambang says:

    berdoa dan bersabar. semoga Alloh segera mengangkat penyakitnya, saya punya anak masih kecil2 3, banyak sudah pengalaman yang membuat kita sekeluarga takjub akan kebesaran Alloh.

  13. ummu abbas says:

    La ba’sa thohurun InsyaAllah, mudah2an ananda Faris lekas diberi kesembuhan. Jika ananda Faris panas disertai pilek dan batuk kemungkinan ananda Faris tidak terserang db. Tetapi jika Ananda Faris panas tinggi(tetap panas walau telah diberi obat), rewel yang sangat, maka kemungkinannya lebih besar. Ikuti saran diatas dengan memberikan asupan air sebanyak2nya (air putih, jus buah, larutan elektrolik spt pedialit. jika tidak suka bisa pocari sweat). Setelah 72 jam bisa dites darah rutin untuk melihat kemungkinan db.
    Jika panasnya tidak terlalu tinggi, dan ananda Faris masih ceria saya sarankan tes urin rutin dulu saja untuk melihat kemungkinan ISK. Semoga Ananda Faris cepat sehat kembali yha!

  14. gamat says:

    Hanya ingin berbagi pengalaman ketika anak saya kena demam berdarah (lihat blog saya, klik nama saya).
    Terima kasih

  15. GhiNa says:

    Ass…
    Terima kasih atas informasinya…

  16. winna says:

    dgn adnya artikelne. . .smga ja bermanfaat bwt orang yg mmbcanya!en mg ja,,penyakit DB di indonesia bisa lbh berkurang!

  17. ika says:

    Assalamualykum,…
    Subhanallah……artikel ini sangat memberikan informasi yang cukup jelas.
    yang pada dasarnya, Likulli da’in dawa’un, bahwa setiap penyakit ada obatnya. dan setiap tubuh kita punya kemampuan untuk self healing.Oleh karena itu, ketika kita sakit, tdk perlu tergesa-gesa untuk berobat atau pergi ke dokter yg mungkin membutuhkan biaya, tapi cobalah berfikir sejenak, apa yg salah dari tindakan kita, karena bisa jd sakit itu karena ulah kita sendiri ,karena kelalaian yg kita lakukan pd tubuh ini.Oleh karena itu langkah awal ktk kita merasa sakit, maka tingkatkan dulu imunitas tubuh kita atau daya tahan tubuh kita dengan cara istirahat yang cukup, makan-makanan yang sehat seperti sayur dan buah, dll

  18. Laras says:

    Ass..
    Mungkin pengalaman sy bisa buat phatian..Skrg sy kena DB Trombosit 111.000 (g parah) tp sy g mrasa sakit, awalnya sy g panas pa lg panas tinggi. Sy cuma merasa pusing n mual..Tensi normal 120/80, tdk radang, g maag..Begitu tes darah tnyta trombosit sy 130.000..Bdn sy sehat cuma mual saja..Ternyata DB tandanya bukan hanya panas tp jika merasa mual dan pusing segera saja cek darah..Buat temen2 muslimah doakan sy cepet sembuh ya…Tq..

  19. Eddy says:

    Trmakasih atas info nya..dan melalui kolom ini sy mohon doa nya.krna saat ini anak sy,dyra usia 5bln,lg dirawat drmh sakit sdh 2hr.diagnosa awal gejala dbd.tp tidak ada tnda2 sprti diatas.cm kmrin trombositnya 120.000,suhu tbuh sejak 5hr yg lalu tdk stabil antara 37-38C.

  20. dian says:

    knpa setiap penderita penyakit dhf selalu mengalami penurunan trimbosit

  21. Indah says:

    terima kasih atas infonya,
    saya jadi dapat menyelesaikan tugas kulia

  22. Ayyub_Poltekkes Depkes Makassar says:

    Syukron atas informasinya sehingga ana bisa selesaikan tugas penyuluhan tentang DHF….

  23. poppy says:

    Brantas DBD…!!!!!!!
    Untuk Indonesia Tercinta…..
    :D

  24. Dian Citra says:

    Thanks alot for info nya… Baru2 ini anak sy jg kena DBD, bahkan smp pd fase IV DSS tp sy tdk mendapat keterangan yg memuaskan ttg DSS itu sendiri… Makanya sy cb cari2 di internet, alhamdulillah skrng sy sdh mengerti, dan mdh2an bs berbagi dgn teman muslimah lain nya… makasih ya…. Beware of DBD….

  25. novi says:

    anakku demam udah 3 hari, sepertinya ada bintik2 merah, saat diambil darah u pemeriksaan labor, gak dapat (mungkin karena takut), demamnya masih belum turun dan diinfus juga gak bisa. ada gak kiat agar anak gak takut diambil darahnya atau diinfus?

  26. Herry says:

    Mksih atas infoY,smoga pnyakit yg dbrikan Allah mnjadi pnghpus dosa dan melatih ksabaran bgi kta smua…amien

  27. Arday dibaca ardi says:

    Assalamualaikum,
    salut,
    di situs ini kata-kata pengunjung maupun penulisnya baik! Alhamdulillah… Kini ardi ngerti ttg dbd

  28. assalamualaikum, saya mau tanya..di kolom apa saja tanda2 DBD, tertulis ‘konstipasi (sulit buang air besar) atau Diare
    maksudnya, penderita DBD gejalanya bisa sulit BAB, dan bisa Diare (BAB yang terlalu banyak) maksudnya bagaimana?
    terimakasih, assalamualaikum :)

  29. rizal says:

    saya ingin tnyakan kebutuhan pada anak umur 2 tahun??.. cc/harinya

    dan cairan apa saja?

  30. muh.rasikh says:

    makasih atas makalah ini, semoga penulisnya mendapatkan kebaikan dari Allah, kebetulan anak saya terkena penyakit yang gejalanya mirip dengan yang disebutkan

  31. siti fatimah says:

    Assallammualaikum..
    Trims info sangat bermanfaat bagi kami sekeluarga, Kalau ada info terbaru toloong kirim ya ke emel saya trims Muslimah Indonesia semoga amalnya dibalas oleh Allah SWT Amin…..

  32. vionissa says:

    Allah Maha Penyembuh, 8 hari yg lalu anak gadis sy juga terkena DB, dengan izin Allah dgn ilmu terapi thibbun nabawi (bekam dan madu/herbalogi) yg pernah sy pelajari, Alhamdulillah sembuh dlm waktu 4 hari, betapa bsr manfaat thibbun nabawi, sy menghimbau stiap ibu di rmh bs berilmu thibbun nabawi, selain berpahala krn mengamalkan sunnah rosul, juga bukankah 2/3 ilmu kesehatan msh dikuasai nonmuslim? siapa lg klau bukan kita? Bagi yg berminat bs kontak sy..

  33. sugianty says:

    Subhanallah artikelnya bgs skl krn sy lg haus akan info kesehtn. Anak sy sdh bbrp hr ini panasnya naik turun mdh2n tdk ada apa2 y.

  34. sugianty says:

    Klo ada infokes terkini boleh donk krm ke email sy. Syukron

  35. eka says:

    assalamu alaikum…………..,nama sya ibu eka saya punya anak laki2umur 6 bulan beratnya 9kg anak saya demam tinggi 38C uda 2 hari makan bubur masih doyan tp minumnya kurang biasanya satu hari 1300 tp semenjak sakit cm 1000an.badannya lemas,yang saya tanyakan apakah anak saya terkena penyakit DBD? apa yg harus saya lakukan?? trima kasih . asalamu alaikum

  36. Era says:

    sekarang sy mengerti tanta2 dbd,karna anak sy sedang di rawat,awalnya panik anak msk rmh skt,tp setelah sy baca artikel ini sy sudah ulai phm menatasinya.sekarang anak sy msh di rwt di rs,saya mohon doanya semoga anak saya cpt sembuh

  37. veve says:

    pada hal sekarang musim hjn…hrs jg lingkungan tuh…brng2 yng tidak bersentuhan dengan tanah and bisa menampung air hrs di buang….nyamuk aides aigepty suka tempat yang tdk bersentuhan dengan tanah…betul…betul…..betul….

  38. Fadjar says:

    Alhamdulillah terimakasih ilmunya, semoga kita diberikan Allah kesabaran dan ditambah ketaqwa’an kita kepadanya…amiin.

  39. Yulianti Purnama says:

    Alhamdulillah saya sudah mendapatkan ilmu yang bermanfaat setelah membaca ulasan diatas perihal Demam Berdarah, terutama cara mengatasi apabila pasien tidak dirawat di rumah sakit. Tadinya saya tidak percaya diri merawat anak saya yang kena DB di rumah, namun dengan kata2 yang cukup menyejukkan pada ulasan tersebut, percaya diri saya muncul kembali. Hari ini anak saya mengalami perbaikan, subhanallah ilmu ini akan saya bagi dengan teman dan saudara saya. Terima kasih MUSLIMAH.

  40. enny wahyuni says:

    Anak sy umur 3 th skrng sdg dirwt krn db,awalnya sy kira demam biasa tp krn sdh 2hr pns >38 tdk trun2 disertai mual,muntah,tngan & kaki dingin,muka merah,lemas,hari ke3 dirwt,alh skrng dihari ke 5 sdh agak baikan,mdh2an anakku bs segera pulih kembali,amin

  41. dhames says:

    artikel ini bener2 ngebantu bgt.kbetulan saya seorang bidan yg akhir2 ini menemui bnyak bgt kasus DHF.Dari artikel ini bisa menambah pengthuan saya ttg DHF.Terus tmbh lgi ya untk kasus2 kesehatan lainnya.Jazakillah khoiran…

  42. Rika Endah N says:

    Subhanallah
    Jzklh infonya
    karena ana juga perawat, anak ana coba terapi cairan dirumah sebagai alternatif
    do’akan smoga lekas sembuh dan Allah berikan pertolongan padanya

  43. widi says:

    Alhamdulilah, saya dan keluarga jadi mengerti dan diberi pencerahan tentang penyakit dg gejala2 DB. Anak saya 1.5 th sedang mendapat cobaan demam panas tinggi sudah 3 hari. Tetapi terkadang panasnya turun seperti anak2 normal biasa. Tapi karena takut saya coba cek darah.. dan trombosit nya hampir dibawah normal 157.000.
    Ini peringatan Allah, karenakurang perhatian kepadanya dengan kesibukan duniawi.
    Maafkan aku putriku,
    Ya Allah, angkatlah penyakit nya dari putriku tercinta.
    Mohon doa nya mudah2 anak ku lekas sembuh. Amien

  44. untari says:

    saya merasa tenang setelah membaca artikel ini, selama ini tiap kali anak saya demam saya selalu berfikir DB dan hal mengerikan lainnya,

  45. Eddy susilo says:

    Alhdullillah artikel yg sangat bgs skali.istri saya skrg terkna dbd sdah 4 hr pnas,dsertai mual,uluhati skt.skrng drmah skit.n mulai ada perubhan.
    Mlai skrng hrs rajin bersih drmh n lingkngan skitar.mohon doax tuk kesembuhan.amin

  46. teguh susanto says:

    Alhamdulillah, terima kasih atas informasinya mengenai demam berdarah. Anak saya usia 2,5 tahun baru saja keluar dari rumkit setelah didiagnosa terkena demam berdarah. Informasi dari situs ini insya allah sgt membantu keluarga Indonesia.

  47. Vita says:

    Alhamdulillah, terimakasih atas informasinya, ini sangat bermanfaat dan menolong saya.

    Wassallam

  48. desi says:

    Alhamdulillah anakku sudah ceria lagi, hari ini dia baru bisa pulang setelah dirawat di RS karena Demam Berdarah.Mohon doanya moga dia sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT. amin

    • www.muslimah.or.id says:

      Syafahullah la ba sa thohuurun insya Allah. Semoga para buah hati dari ibu-ibu dan bapak-bapak diberi kesehatan dan diberi kekuatan ketika ditimpa penyakit. Dan semoga para ibu dan bapak juga diberi kesabaran dan tidak lepas untuk selalu berdoa meminta kesembuhan kepada Dzat yang menyembuhkan, yaitu Allah Tabaraka wa Ta’ala

  49. gin_kb says:

    tq…………infonya….

    semoga ada saja selalu ilmu terbagi

  50. Tita Maulita Sawitri says:

    Artikel yang informatif dan menarik. Namun bila boleh dikoreksi, terapi demam berdarah memang hanya pengobatan suportif dan asimptomatis. Akan tetapi kita tidak boleh melupakan pemantauan dan pengobatan segera. Di artikel hanya menyebutkan penderita sebaiknya memerlukan pemantauan lebih lanjut bila terdapat tanda kegawatan, padahal itu sudah terlambat!!! Banyak kasus pasien DBD meninggal hanya karena datang pada stadium III-IV, padahal apabila datang pada stadium I-II penanganannya akan jauh lebih mudah dan sederhana. Apabila fulan datang pada demam hari ke3 dengan trombosit masih 140 rb, okelah tidak dirawat, pemantauan ulang hematokrit dan trombosit 1-2 hari ke depan. Banyak minum, istrirahat yang cukup,mungkin infeksi virus biasa.akan tetapi bila hari ketiga/keempat trombosit 100rb dengan gejala demam saja, janganlah dibiarkan di rumah. seringkali kita tidak selalu didampingi orang lain, atau orangtua tidak di rumah setiap saat, anak bisa jatuh ke dalam keadaan syok dengan cepat. DBD pada anak mudah memburuk karena biasanya anak malas minum sehingga asupan cairan kurang. Hati-hati pada anak yang lebih gemuk, gejala syok lebih sulit terlihat orang awam karena anak dapat terlihat masih segar. saat datang anak dibawa karena badan dingin, sianosis atau kebiruan, pemberian akses intra vena juga lebih sulit. janganlah bertambah banyak korban jatuh karena ketidaktahuan dan ketidakpedulian. tentu saja, pencegahan tetap merupakan upaya yang paloing penting dilakukan sebagai individu, atau dari pemerintah. Demikian, terimakasih atas perhatiannnya.

Leave a Reply