Infertilitas Pasutri (2)

Kondisi Reproduksi Wanita

Kelainan terbanyak pada organ reproduksi wanita penyebab infertilitas adalah endometriosis dan infeksi panggul, sedangkan kelainan lainnya yang lebih jarang kejadiannya adalah mioma uteri, polip, kista, dan saluran telur tersumbat (bisa satu atau dua yang tersumbat).

Penyakit Penyebab Infertilitas pada Wanita

1. Endometriosis

Endometriosis adalah jaringan endometrium yang semestinya berada di lapisan paling dalam rahim (lapisan endometrium) terletak dan tumbuh di tempat lain. Endometriosis bisa terletak di lapisan tengah dinding rahim (lapisan myometrium) yang disebut juga adenomyosis, atau bisa juga terletak di indung telur, saluran telur, atau bahkan dalam rongga perut. Gejala umum penyakit endometriosis adalah nyeri yang sangat pada daerah panggul terutama pada saat haid dan berhubungan intim, serta -tentu saja-i nfertilitas.

2. Infeksi Panggul

Infeksi panggul adalah suatu kumpulan penyakit pada saluran reproduksi wanita bagian atas, meliputi radang pada rahim, saluran telur, indung telur, atau dinding dalam panggul. Gejala umum infeksi panggul adalah: nyeri pada daerah pusar ke bawah (pada sisi kanan dan kiri), nyeri pada awal haid, mual, nyeri saat berkemih, demam, dan keputihan dengan cairan yang kental atau berbau. Infeksi panggul memburuk akibat haid, hubungan seksual, aktivitas fisik yang berat, pemeriksaan panggul, dan pemasangan AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim, misalnya: spiral).

3. Mioma Uteri

Mioma uteri adalah tumor (tumor jinak) atau pembesaran jaringan otot yang ada di rahim. Tergantung dari lokasinya, mioma dapat terletak di lapisan luar, lapisan tengah, atau lapisan dalam rahim. Biasanya mioma uteri yang sering menimbulkan infertilitas adalah mioma uteri yang terletak di lapisan dalam (lapisan endometrium). Mioma uteri biasanya tidak bergejala. Mioma aktif saat wanita dalam usia reproduksi sehingga -saat menopause- mioma uteri akan mengecil atau sembuh.

4. Polip

Polip adalah suatu jaringan yang membesar dan menjulur yang biasanya diakibatkan oleh mioma uteri yang membesar dan teremas-remas oleh kontraksi rahim. Polip dapat menjulur keluar ke vagina. Polip menyebabkan pertemuan sperma-sel telur dan lingkungan uterus terganggu, sehingga bakal janin akan susah tumbuh.

5. Kista

Kista adalah suatu kantong tertutup yang dilapisi oleh selaput (membran) yang tumbuh tidak normal di rongga maupun struktur tubuh manusia.
Terdapat berbagai macam jenis kista, dan pengaruhnya yang berbeda terhadap kesuburan. Hal penting lainnya adalah mengenai ukuran kista. Tidak semua kista harus dioperasi mengingat ukuran juga menjadi standar untuk tindakan operasi. Jenis kista yang paling sering menyebabkan infertilitas adalah sindrom ovarium polikistik. Penyakit tersebut ditandai amenore (tidak haid), hirsutism (pertumbuhan rambut yang berlebihan, dapat terdistribusi normal maupun tidak normal), obesitas, infertilitas, dan pembesaran indung telur. Penyakit ini disebabkan tidak seimbangnya hormon yang mempengaruhi reproduksi wanita.

6. Saluran Telur yang Tersumbat

Saluran telur yang tersumbat menyebabkan sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur sehingga pembuahan tidak terjadi alias tidak terjadi kehamilan. Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui saluran telur yang tersumbat adalah dengan HSG (Hystero Salpingo Graphy), yaitu semacam pemeriksaan röntgen (sinar X) untuk melihat rahim dan saluran telur.

7. Sel Telur

Kelainan pada sel telur dapat mengakibatkan infertilitas yang umumnya merupakan manifestasi dari gangguan proses pelepasan sel telur (ovulasi). Delapan puluh persen penyebab gangguan ovulasi adalah sindrom ovarium polikistik. Gangguan ovulasi biasanya direfleksikan dengan gangguan haid. Haid yang normal memiliki siklus antara 26-35 hari, dengan jumlah darah haid 80 cc dan lama haid antara 3-7 hari. Bila haid pada seorang wanita terjadi di luar itu semua, maka sebaiknya beliau memeriksakan diri ke dokter.

Kondisi Reproduksi Pria

Perlu pembaca ketahui bahwa kondisi reproduksi pria meliputi sperma dan seksualitas.

Sperma

Sperma berasal dari kata spermatozoa, yaitu sel kelamin jantan yang memiliki bulu cambuk. Bentuk sperma mirip kecebong. Sperma dihasilkan oleh testis. Cairan nutrisi sperma berupa cairan putih, kental, dan berbau khas yang disebut “semen”. Proses pengeluaran semen dan sperma disebut ejakulasi, sehingga cairannya disebut juga dengan cairan ejakulat.

Pada pemeriksaan cairan ejakulat yang normal didapatkan:

  1. Volume: ≥ 2 mililiter.
  2. Lama mencair: 60 menit.
  3. pH (tingkat keasaman): ≥ 7,2.
  4. Kadar spermatozoa: ≥ 20 juta spermatozoa per mililiter.
  5. Jumlah spermatozoa total: ≥ 20 juta spermatozoa per ejakulat.
  6. Motilitas (pergerakan):
    • ≥ 50% motil (grade a dan b)*; atau
    • ≥ 25% bergerak progresif (grade a)
  7. dalam 60 menit setelah ejakulasi.

  8. Vitalitas: spermatozoa hidup ≥ 75%.
  9. Sel darah putih: < 1juta per mililiter.

*):
Grade a: pergerakan sperma yang cepat, progresif, biasanya membentuk garis lurus.
Grade b: pergerakan sperma yang lambat, biasanya kurang membentuk garis lurus.

Sperma membawa sifat dari bapak, yang nantinya akan bertemu dengan sel telur yang membawa sifat dari ibu. Oleh karena itu, kualitas sperma dan sel telur yang baik menjadi faktor penting dalam kehamilan.

Penyebab Umum Ketidaksuburan Pria

1. Gangguan di daerah sebelum testis (pretesticular)

Gangguan biasanya terjadi pada bagian otak, yaitu hipofisis yang bertugas mengeluarkan hormon FSH dan LH. Kedua hormon tersebut mempengaruhi testis dalam menghasilkan hormon testosteron, akibatnya produksi sperma dapat terganggu. Terapi yang bisa dilakukan adalah dengan terapi hormon.

2. Gangguan di daerah testis (testicular)

Kerja testis dapat terganggu bila terkena trauma pukulan, gangguan fisik, atau infeksi. Bisa juga terjadi, selama pubertas testis tidak berkembang dengan baik, sehingga produksi sperma menjadi terganggu. Dalam proses produksi, testis sebagai “pabrik” sperma membutuhkan suhu yang lebih dingin daripada suhu tubuh, yaitu 34–35 °C, sedangkan suhu tubuh normal 36,5–37,5 °C. Bila suhu tubuh terus-menerus naik 2–3 °C saja, proses pembentukan sperma dapat terganggu. Oleh karena itu, hindari memakai celana dalam atau celana panjang yang ketat. Usahakan tidak mengenakan celana dalam waktu tidur untuk menjaga suhu di bagian tubuh tersebut tetap sejuk. Janganlah merokok, karena penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki jumlah sperma lebih sedikit dibandingkan pria yang tidak merokok. Jangan mengonsumsi alkohol karena dapat mempengaruhi fungsi liver, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peningkatan estrogen. Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh akan mempengaruhi produksi sperma. Usaha lain untuk meningkatkan kualitas dan jumlah sperma adalah mengkonsumsi suplemen alami. Asam amino L-carnitine (ditemukan dalam daging merah dan susu) dan L-arginine (terdapat dalam kacang-kacangan, telur, daging, dan wijen) berkhasiat meningkatkan mutu sperma.

3. Gangguan di daerah setelah testis (posttesticular)

Gangguan terjadi di saluran sperma sehingga sperma tidak dapat disalurkan dengan lancar, biasanya karena salurannya buntu. Penyebabnya bisa jadi bawaan sejak lahir, terkena infeksi penyakit -seperti tuberkulosis (Tb)-, serta vasektomi yang memang disengaja.

4. Gangguan lain

Gangguan lain yang cukup sering kejadiannya adalah pelebaran pembuluh darah atau varises. Varises pada pembuluh darah yang menyuplai testeis disebut varicocele. Akibatnya, darah kotor yang seharusnya dibawa ke atas untuk dibersihkan, turun lagi dan mengendap di testis. Darah kotor yang mengendap mengandung zat-zat yang melemahkan sperma, seperti adrenalin dan sebagainya.

Penyebab Lain

1. Kelainan Kekebalan Tubuh

Kekebalan tubuh berguna melawan benda asing atau kuman penyebab infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Janin juga dilindungi dengan kekebalan ini agar berkembang baik. Kekebalan tubuh diperankan oleh antibodi. Antibodi bisa menyerang kuman (benda asing) karena ada antigen pada kuman tersebut. Jadi, antigen berperan sebagai “tanda pengenal” agar kuman dapat dikenali antibodi, baru kemudian antibodi dapat menghancurkannya. Akan tetapi, pada beberapa wanita terdapat kelainan adanya antibodi antisperma, akibatnya antibodi tersebut menghancurkan sperma yang masuk sehingga pembuahan gagal terjadi. Pada beberapa pria, juga terdapat kelainan berupa antibodi yang dimilikinya menyerang sperma karena sperma dianggap sebagai benda asing sehingga sperma menjadi berkualitas jelek alias tidak mampu membuahi sel telur.

Pada dasarnya, wanita tidak memiliki unsur antigen, seperti halnya pada sperma atau komponen plasma semen. Namun, pada saat wanita mulai berhubungan seksual dengan pria, dalam tubuhnya akan terbentuk antibodi antisperma terhadap antigen sperma. Pada tingkat tertentu antibodi masih dapat ditembus oleh sperma yang bagus kualitasnya dan dapat mengakibatkan kehamilan.

2. Infertilitas Sebagai Komplikasi Penyakit Lain

Penyakit-penyakit yang berkomplikasi infertilitas, antara lain: penyakit genetik, kencing manis (diabetes mellitus), penyakit kelenjar gondok, kelainan hormon, dan obesitas (kegemukan).

Pengobatan Bagi Pasangan Infertil

Bagi pasangan yang ingin dikaruniai keturunan, hendaknya senantiasa berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, berikhtiar, dan bertawakkal. Berusaha dengan penuh kesabaran, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.

Pasangan infertil sebaiknya pergi ke dokter, rumah sakit, atau klinik infertilitas untuk pemeriksaan lebih lanjut. Klinik infertilitas yang ada di Indonesia, misalnya:

  • Klinik Permata Hati RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta.
  • Klinik Fertilitas Graha Amerta RSU dr. Soetomo, Surabaya.
  • Klinik Yasmin RSUP dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Program kesehatan mungkin yang ditawarkan oleh dokter pada pasangan infertil cukup beragam tergantung penyebab infertilitas. Yang perlu diingat, dalam usaha memperoleh keturunan kita harus tetap memperhatikan rambu-rambu syariat. Janganlah demi memenuhi keinginan untuk mendapat anak sehingga kita menghalalkan segala cara.

Usaha- usaha yang Dianjurkan untuk Memperoleh Keturunan

  1. Berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Terutama dengan banyak-banyak beristigfar.
  2. Sabar, optimis, dan komunikasi yang baik antar suami-istri untuk memutuskan suatu terapi.
  3. Berperilaku hidup sehat, meliputi:
    1. Diet (pola makan) yang sehat
      • Jumlah asupan kalori ditujukan untuk mencapai berat badan ideal.
      • Karbohidrat kompleks merupakan pilihan dan diberikan secara terbagi dan seimbang, sehingga tidak menimbulkan puncak glukosa darah yang tinggi setelah makan.
      • Mengandung sedikit lemak jenuh dan tinggi serat larut.
    2. Latihan jasmani
      • Latihan jasmani teratur dapat memperbaiki kendali glukosa darah, serta mempertahankan atau menurunkan berat badan.
      • Latihan jasmani yang dianjurkan adalah dikerjakan sedikitnya selama 150 menit/minggu dengan latihan aerobik sedang (50—70% denyut jantung maksimal*), atau 90 menit/minggu dengan latihan aerobik berat (mencapai denyut jantung >70% maksimal). Latihan jasmani dibagi menjadi 3-4 kali aktivitas per minggu.
        *) Denyut jantung maksimal: 220-umur: contoh: seseorang berumur 50 tahun, denyut jantung maksimalnya adalah 220-50=170 denyut/menit.

Referensi:

  • Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia 2006.
  • Seleksi Pasutri Pada Kasus Infertilitas, oleh: H. Soehartono DS.
  • Skor Infertilitas Surabaya (Berdasarkan Faktor Risiko), oleh: Samsul Hadi.
  • Vitahealth. 2008. Infertil: Informasi Lengkap Untuk Penderita dan Keluarganya. Jakarta: Gramedia.
  • www.kesrepro.info.net
  • www.klinikyasmin.co.id
  • www.mhhe.com
  • www.wikipedia.com

***

Penulis: dr. Ian Danny Kurniawan (Abu ‘Ammar)
Artikel muslimah.or.id

Donasi dakwah YPIA

93 Comments

  1. ummu saif says:

    Baarokallohu fiikum…, ‘Afwan, apakah rahim nekuk/terbalik juga bisa menyebabkan infertilitas? Apakah rahim nekuk/terbalik terjadi karena faktor bawaan ataukah karena infeksi? Jazaakumulloh khoiron

  2. Ian Danny K. says:

    Rahim pada posisi normal agak tertekuk ke depan atau disebut rahim antefleksi. Sedangkan pada kira-kira 20% perempuan rahimnya pada posisi tertekuk ke belakang atau disebut rahim retrofleksi.

    Rahim retrofleksi dapat disebabkan oleh:
    - Terjadi kelainan pada janin saat masih dalam kandungan
    - Penyakit seperti: tumor fibroid, endometriosis, adhesi pelvis (perlengketan pada daerah pelvis / panggul karena adanya suatu infeksi)
    - Tindakan bedah yang menyebabkan perubahan posisi rahim

    Rahim retrofleksi tidak menyebabkan infetilitas. Kecuali kalau ada seseorang perempuan infertil sedangkan semua pemeriksaan keseburan telah dilakukan, biasanya rahim retrofleksi, paling akhir, dikatakan sebagai penyebab infertilitas.

    Wallahu a’lam

  3. fiya says:

    Assalamua’alaikum Afwan…
    Ada bebarapa pertanyaan yg ingin saya tanyakan. Sebelum nya saya jelas kan dulu permasalahan saya. Saya perempuan berumur 24 thn, tetapi sampai detik ini saya belum pernah mengalami mens. Saya sudah coba ke dokter kandungan, dan setelah melalui berbagai pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa hormon saya yang ada di otak minim sekali, sehingga tidak mampu memerintah rahim untuk melakukan pematangan sel telur. Dan selama ini mens saya dapat hanya saat setelah saya mengkonsumsi pil hormon atau pil KB. Dokter memberikan solusi, untuk melakukan pengobatan lebih lanjut saat saya telah menikah. Yang ingin saya tanyakan :
    - Apakah hal ini berpengaruh terhadap kesuburan saya ?
    - Apakah dengan kondisi saya yang seperti ini, nantinya saya bisa memiliki keturunan yang sehat ?
    - Apakah yang harus saya lakukan untuk menambah hormon saya tersebut, karena saat saya tidak mengkonsumsi pil hormon menstruasi tidak saya dapatkan…?

    Terima kasih sebelumnya, atas jawaban afwan.
    Wassalam..

  4. Ian Danny K. says:

    Waalaikumussalam warrahmatullahi wabarkatuh.

    Berdasarkan tulisan ukhti, keadaan ukhti tersebut dinamakan amenorrhea primer. Amenorrhea primer adalah keadaan dimana perempuan tidak juga haid sampai dengan umur 16 tahun. Ada juga istilah amenorrhea sekunder yang berarti keadaan tidak haid selama lebih dari tiga bulan setelah mengalami haid sebelumnya.

    Amenorrhea primer dapat disebabkan:
    a. Gangguan pada otak dan kelenjar kelamin yang berpengaruh pada hormon reproduksi
    b. Kelainan genetik, seperti: Sindroma Turner
    c. Abnormalitas pada proses perkembangan alat-alat reproduksi, misal: tidak terbentuknya rahim
    d. Adanya halangan pada vagina, yang disebut hymen imperforata, yaitu selaput dara yang terlampau tebal dan menutupi seluruh rongga vagina sehingga darah haid tidak bisa keluar, kasus ini diperbaiki dengan jalan operasi.
    e. Penyakit jantung bawaan (kongenital)
    f. Turunnya berat badan yang ekstrim, misalnya terjadi pada kasus anorexia
    g. Kurang gizi
    h. Olah raga yang berlebihan
    i. Obesitas
    j. Hipoglikemia (kadar gula dalam darah kurang)
    k. Hipotiroid (kadar hormon tiroid kurang) dan Hipertiroid (kadar hormon tiroid berlebih)
    l. Kehamilan

    Seperti yang sudah dijelaskan pada tulisan, haid yang normal mencerminkan ovulasi yang normal pula. Sehingga bila terjadi gangguan haid maka proses pembentukan sel telur akan terganggu yang nantinya akan berpengaruh pada kesuburan.

    Penanganan kasus amenorrhea tergantung pada penyebab amenorrhea itu sendiri. Penyebab baru dapat diketahui bila sudah dilakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik serta laboratorium yang memadai. Penanganannya meliputi medis dan nonmedis.
    Penanganan Medis:
    ? Bila amenorrhea disebabkan gangguan hormonal, dokter memberikan suplemen hormonal, misalnya suplemen progesteron (pil KB).
    ? Bila gangguan anatomi reproduksi diusahakan perbaikan dengan cara operasi.
    ? Pada beberapa penelitian, konsumsi multivitamin dan mineral yang mengandung vitamin C dan Zinc dapat memperbaiki keadaan amenorrhea.

    Penanganan Nonmedis:
    Perbaikan pola makan, untuk masalah kurang gizi dan obesitas, perbaikan pola berolahraga untuk amenorrhea yang disebabkan oleh olahraga yang terlampau berat dan perbaikan pola hidup untuk kasus amenorrhea yang diakibatkan oleh stres.

  5. anggie says:

    saya punya saudara laki2.dia punya penyakit pengeluaran sperma yang berlebihan…..menurut anda itu penyakit apa ya?

  6. nining says:

    assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,afwan…
    Saya wanita berusia 28 tahun dan sudah menikah 5 tahun. mens saya tidak teratur sejak gadis sampai setelah menikah,setelah menikah bahkan bisa sampai 1 tahun tidak mens.saya pernah ke dokter dan didiagnosa polikistik ovarium, kemudian saya dianjurkan untuk minum metformin.Dan terapi tersebut sudah saya lakukan selama 2 tahun.Apakah saya bisa mempunyai keturunan? suami saya juga sudah cek sperma dan hasilnya relatif fertile.tindakan apa yang harus saya lakukan.Terima kasih.

  7. yushie busono says:

    saya seorg ibu rt..mempunyai anak 1,yg usianya 12th,sampai saat ini saya blm dikarunia momongan lg.pdhl saya tdk pernah ikut KB.saya juga sdh konsultasi ke dokter dan saya diberi obat pengatur haid serophene,yang mmng haid saya tdk teratur,pernah juga saya tdk haid selama 1th…,kira2…apa kelainan yg saya derita ini.dan mohon info tempat dokter yg jelas shg saya tau apa penyakit saya sebetulnya

  8. Ian Danny K. says:

    Kepada anggie:
    Ada penyakit yang disebut dengan Hyperspermia, yaitu volume cairan ejakulat > 6,3 ml. Hal ini bisa menjadi penyebab infertilitas karena terjadi pengenceran sperma.

  9. Ian Danny K. says:

    Kepada Nining:
    Sindrom Ovarium Polikistik (SOP) merupakan salah satu kelainan endokrin pada sistem reproduksi wanita, mengenai sekitar 5-10% wanita usia reproduktif, dan merupakan penyebab paling sering terjadinya infertilitas pada wanita.
    Metformin adalah obat golongan biguanid untuk DM tipe 2, yang merupakan obat yang aman dan efektif yang akhir-akhir ini digunakan dalam pengobatan pada SOP.
    Sampai saat ini belum ada pengobatan yang efektif terhadap SOP, namun yang dilakukan adalah mencegah atau mengobati komplikasi-komplikasi yang terjadi.
    Misalnya, untuk masalah infertilitas:
    - Terapi dengan pemberian Clomiphene Citrate (contoh merk obat: Serophene) dan Metformin serta terapi hormon Gonadotropin
    - Untuk memperoleh keturunan, dapat dilakukan dengan program bayi tabung yang sesuai syariat.

  10. Ian Danny K. says:

    Kepada yushie busono,
    Menurut tulisan antum, kasus tersebut dinamakan infertilitas sekunder, yaitu sulit untuk hamil setelah sudah pernah sekali hamil dan melahirkan secara normal sebelumnya.
    Penyebab infertilitas sekunder mirip dengan infertilitas primer, hanya saja derajat kelainannya lebih ringan.
    Oleh karena itu, hendaknya antum dan pasangan antum melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi agar dapat diketahui dengan jelas penyebabnya.
    Antum pernah tidak haid selama 1 tahun, hal ini disebut dengan amenore sekunder.
    Amenore adalah tidak terjadinya menstruasi.
    Jika menstruasi tidak pernah terjadi (umur > 18 tahun) maka disebut amenore primer, jika menstruasi pernah terjadi tetapi kemudian berhenti selama 6 bulan atau lebih maka disebut amenore sekunder.

    Penyebab amenore sekunder:
    1. Kehamilan
    2. Kecemasan akan kehamilan
    3. Penurunan berat badan yang drastis
    4. Olah raga yang berlebihan
    5. Obesitas
    6. Stres emosional
    7. Menopause
    8. Kelainan endokrin (misalnya sindroma Cushing yang menghasilkan sejumlah besar hormon kortisol oleh kelenjar adrenal)
    9. Obat-obatan (misalnya busulfan, klorambusil, siklofosfamid, pil KB, fenotiazid)
    10. Prosedur kuretase
    11. Kelainan pada rahim, seperti mola hidatidosa (tumor plasenta) dan sindrom Asherman (pembentukan jaringan parut pada lapisan rahim akibat infeksi atau pembedahan).

  11. vero says:

    Selamat siang dok,
    saya wanita berumur 25 tahun dan sudah menikah selama 1tahun. Sejak gadis sampai sekarang mens saya kadang teratur kadang tidak, kadang 32 hari, 33 hari pernah juga 42 hari sampai 50 hari.
    sebelum 1 tahun menikah saya di USG ke dokter kandungan dan kata dokter saya normal dan disuruh untuk kembali lagi jika sampai 1tahun belum hamil.
    saya sudah cek ke dokter san di USG trans vaginal untuk cek telur pada masa subur, ternyata telur saya kecil2 dan banyak, kata dokter saya kena PCOS.
    dokter menyarankan test glukosa puasa dan insulin puasa. setelah itu minum metformin. Dan kalo menstruasi datang lagi akan diberi pemacu sel telur supaya bisa besar, jika tidak berhasil dokter akan menyarankan untuk drilling dengan laparoskopi.
    tinggi saya 155cm berat 47kg.
    apakah saya masih dapat hamil?
    menurut anda, apakah penanganan dari dokter saya sudah tepat??
    dari berbagai solusi dokter, manakah yg paling cepat mengatasi masalah saya?
    dan apakah dokter memiliki saran lain??
    terimakasih.

  12. Ian Danny K. says:

    Kepada vero,
    PCOS adalah Polycystic Ovary Syndrome, maka dari itu penjelasan saya sama seperti kepada nining, silahkan antum konsultasi dan periksa ke klinik kesehatan reproduksi. Langkah untuk berketurunan yang paling besar kemungkinannya adalah dengan bayi tabung yang sesuai syariat. Yang utama, berdoalah hanya kepada Allah azza wa jalla.

  13. umair says:

    assalamu’alaikum
    dok, ana mau tanya apakah wanita yang terkena penyakit ambeien dapat mempengaruhi organ reproduksinya dan apakah berpengaruh ketika wanita tsb melahirkan?
    apakah penganganan dini yang harus dilakukan oleh wanita tsb?

  14. sandi says:

    assalamu’alaikum
    dok.. saya mau bertanya mengenai istri saya yang mengalami haid yang tidak lancar. begini ceritanya dok..setelah 1bulan menikah istri saya mengalami haid… 3 bulan kemudian haid lagi dan itu pun dibantu dengan obat yang dikasih dokter…terus tidak haid lagi sampai 3 bulan terus dikasih obat baru mau keluar (tidak haid 3 bulan sampai 3 kali)…lalu 5 bulan tidak haid dikasih obat lagi…nah sekarang sudah lima bulan tidak haid. perut istri saya agak membesar tapi bukan hamil. Sudah di periksa di USG 4 dimensi kata dokternya sel telurny menumpuk…dan tidak ada kista..gejalanya pun tidak ada…rahimny pun bagus dan kata dokternya hanya gangguan hormonal… maaf dokter penyebabnya apa ya…mohon lebih rinci lagi penjelasanya… trima kasih. wassalamu’alaikum

  15. Yuli handayani says:

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dr,saya pr 31 th,pnya anak 1 umur 5th,blm hamil lg smp skr. Saya prnh Hsg yg pertama hslnya tuba falopi non patent bilateral, kmr sy dikuret dan suntik tapros 3x (1bln 1x suntik) dan fisioterapi. Kmd di hsg lg hslnya saluran kiri patent tp yg kanan non patent. Dr kedua hsg menyatakan bwh saya uterus retrofleksi. Smp skr sy blm konsul lg. Menurut dr apa yg sebaiknya saya lakukan?saya dan suami sgt ingin bs pny momongan lg. Terima kasih.Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

  16. Lina says:

    Ana & suami sdh menikah 1 th 8 bln, sampai saat ini blm memiliki keturunan. Analisa sperma suami : asthenozoospermia. Apakah kami masih bisa memiliki keturunan ? Dan suami saya memiliki berat badan yg melebihi normal. Dok, wkt remaja saya terkena tyroid. Sampai sekarang di leher saya masih terasa ada benjolan, tp terakhir cek ke lab T-3 = 1,18 & T-4 = 9,24. Kira-2 faktor apa yg mana yg menyebabkan kami blm memiliki anak ? Tolong jawabannya ya dok. Jazakumullah khairan.

  17. Ian Danny Kurniawan says:

    Kepada Umair,

    Wa’alaikumussalam

    Ambeien = wasir = hemoroid, yaitu pembesaran pembuluh darah balik (vena) yang menyuplai anus.

    Ambeien tidak mempengaruhi organ reproduksi, namun akan bertambah parah saat melahirkan. Karena saat melahirkan terjadi tekanan pada rongga panggul kemudian menekan vena hemoridalis sehingga vena yang sudah membesar akan makin membesar.

    Penanganan wasir:
    Kalau masih ringan, dapat dilakukan:
    1. Dioleskan obat kortikosteroid
    2. Dioleskan obat antinyeri
    3. Duduk di atas air hangat, akan mengurangi nyeri dan memperbaiki aliran darah vena hemorid.

    Pencegahan makin parahnya wasir:
    1. Banyak minum air (minimal 2 liter sehari)
    2. Banyak makan serat
    3. Saat BAB jangan mengejan

  18. cempluk says:

    assalammualaikum dok…….sy sdh 2th menikah tp blm mempyai kturnan,pemeriksaan smua sdh sy lakukan dr hsg sampai hidrotubasi pemeriksaan apa lg yang hrs sy lakukan?tlg jawabannya dok wasalamuallaikum.

  19. nanik says:

    Assalamu’alaikum wr wb afwan….dok saya sudah menikah 1 tahun 5 bulan.tapi sampek sekarang Allah belum mengkaruniai kami seorang anak. waktu haid saya lama sekitar 12-13 hari.beberapa bulan lalu saya mengalami flek coklat agak lama,saya periksa ke dokter. kata dokter hanya masalah hormonal.saya diberi obat kesuburan.setelah itu tidak flek lagi. tp bulan ini saya keluar flek lagi.apakah ada masalah dengan organ reproduksi saya, yang menyebabkan saya belum hamil jg?apa yang harus saya lakukan? jazakumullah khoiron katsir

  20. nanik says:

    Assalamu’alaikum wr wb. afwan dok mau konsultasi lagi…
    apakah seorang wanita yang tidak mengalami orgasme akan sulit untuk hamil?apa yang menyebabkan seorang wanita tidak mengalami orgasme?apakah ada hubungan antara pinggul kecil, payudara kecil, sulit orgasme dengan sulit punya keturunan?saya tunggu jawabannya.jazakallah

  21. Neng says:

    Assalamualaikum..
    pengin sekali rasanya melakukan terapi di klinik infertilitas..apalah daya kondisi keuangan kami yang didak mencukupi.Maklum untuk biaya perawatan bagi kami cukup mahal..
    jadi yang sekarang kami lakukan hanyalah berdoa..
    minta doanya juga yach…

  22. Neng says:

    ohya saya wanita berusia 29 tahun,sudah menikah sekitar 2 setengah tahun,pernah menjalani pemeriksaan di klinik infertilitas Bandung,namun kami tidak melaksanakan therapi karena keterbatasan biaya,
    menstruasi saya tidak teratur..kadang siklusnya cepat kadang juga lambat,itupun jumlahnya sedikit kadang cuman flek flek hitam,waktu haid 3-7 hari.
    kata dokter kondisi rahim saya bagus,hanya ada sedikit perlengketan di tuba,dan kadang kadang ada kista kecil yang hilang timbul,
    di bagian perut sebelah kanan sering terasa sedikit mulas,terasa setiap hari kecuali saat Haid rasa sakit itu hilang,kata dukter itu pengaruh dari perlengketan.
    sebulan yang lalu saya diditeksi terkena DM Type 2..gula darah puasa 141,dan 2jam setelah buka 320.oleh dokter penyakit dalam saya diberi metformin 500mg dengan dosis 3×1.
    2 minggu yang lalu saya Haid tetapi cuman flek yang hilang timbul sampai hari ini,namun hari ini haid saya banyak sekali.pertanyaannya,apakah saya memiliki kesempatan untuk hamil walaupun saya menderita DM?
    apakah keadaan haid saya yang sekarang terpengaruh obat yang saya makan(Metformin)?
    Terimakasih sblmnya..Wass..Jzk..

  23. angel says:

    ass….
    saya ingin bertanya tanda dan gejala polip serviks ?

  24. aroem says:

    assalamu’alaykum,
    mohon informasi dari temen2 yg mengetahui/pernah dong tentang tes HSG.
    kebetulan beberapa bulan yg lalu saya ke dokter kandungan dan disuruh melakukan tes tsb. cuma pas waktunya pemeriksaan di sebuah RS, dokternya si putri cuman yg mempersiapkan alat2nya ternyata cowok, jd malah mikir seberapa perlunya pemeriksaan tsb. tapi kl memang pemeriksaan tsb perlu, mohon informasi tempat mana yg mungkin tim pemeriksa (dokter maupun pembantunya) semua putri..

  25. Richa oktavia says:

    Ass..saat ini sy n suami lg usaha tuk dptn anak ke 2,sblmnya anak ptama IUFD saat usia kandungn 8bln(th 2007),ada saran g?wss

  26. Hamba Allah says:

    Assalamu’alaikum.. Makanan apa yg baik untuk di konsumsi agar sperma menjadi subur? Dan makanan apa yg harus dihindari agar tdk menghambat kesuburan sperma? Trima kasih.

  27. zainab says:

    dok, apakah halal bayi tabung itu? bayi tabung yang seperti apa?
    jazakallah khair

  28. zainab says:

    wa’alaikum salam. share info saja. makanan untuk meningkatkan kualitas sperma yang pernah saya tau semangka, kerang, daging merah, gandum. Allahu a’lam

  29. deena says:

    assalamu’alikum afwan….
    setelah saya membaca blog afwan saya tergerak dan memberanikan diri untuk bertanya kpd afwan. saya mempunyai masalah yang hampir sama dengan ukhti fiya. tetapi bedanya saya sudah menikah selama 4th .keadaan saya dinamakan amenorrchea primer dan penyebabnya adalah hymen imperforata dan abnormalitas pd proses perkembangan alat reproduksi yaitu tidak terbentuknya uteri. yang ingin sy tanyakan
    1.apakah kemungkinan kecil sy bisa hamil?
    2.apakah sy perlu operasi untuk membuka selaput dara krn sy berksmpulan mungkin diagnosa dokter keliru ttg keadaan uteri sy krn tertutup darah haid yg tdk bs keluar.
    3.apakah setiap psangan kembar itu mempyai rwyat kesehatan yg berbeda? krn sy py saudara kembar, dan keadaan dia subur.
    terima kasih atas jawaban ahwan. wassalamu’alaikum wr.wb

  30. agustini says:

    saya sudah menikah empat tahun tapi belum juga di karuniai seorang anak aku juga sudah berobat kemana mana seperti urut,terapi,dokter,tapi belum juga ada tanda-tanda kehamilan sebelumnya saya berobat ke dokter di kasih glucopek terus saya mengkonsumsi selama sebulan terus saya cek lagi kedokter yang kasih glucopek tp dokternya lagi dines luar akhirnya saya kedokter yang kata orang bagus saya coba periksakan kesitu dan hasilnya katanya saya kena penyakit PCOS,saya dikasih penyubur dan sebulan saya konsumsi obat tersebut sel telur saya besar dan saya minum susu bulan berikutnya saya periksa lagi kecil lagi sel telur saya harus gimana supaya saya bisa hamil.

  31. indah says:

    Assalamualaikum wr.wb.
    saya usia 27th. sudah 3th menikah dan belum hamil..hasil diagnosa dokter saya mengalami masalah sumbatan di saluran indung telur sebelah kiri..solusi harus operasi..cara apa yang harus saya lakukan untuk tidak operasi. mohon jawabannya…thanks

  32. latifa says:

    tolong dong kasih penyebab umum infertile pada wanita

  33. nie says:

    ass.
    dok,saya perempuan usia 30thn.sudah menikah 2 tahun lebih,tapi belum pernah hamil.suami sudah cek sperma,alhamdulillah normal.saya sudah usg+hsg.meski rahim normal,tapi saluran tuba dextra sinistra saya non patent dengan indikasi salpingitis bilateral.menurut dokter,pengobatan yang pas untuk saya apa,selain operasi?.dan apakah di sekitar kota pekalongan ada dokter yang biasa menangani masalah infertilitas?..terima kasih,atas tanggapannya,dok..
    wass..

  34. tri suci r. says:

    maaf, boleh saya meminta referensi dari postingan ini dgn lengkap? sangat berguna untuk skripsi saya. email me. terima kasih.

  35. Aty says:

    Ass. Dok sy wanita 23th sy menikah 2th tp blm hamil, periksa k Dr.Kandungan hormon sy ga normal,krn siklus haid yg tdk teratur. Apakah sy bs hamil jika haid sy teratur?

  36. ian says:

    Assalamu,alaikum
    Dok saya mau tanya, saya wanita usia 29 thn,saya sudah 6bulan menikah dan sangat menginginkan seorang anak,setelah saya periksa ternyata rahim saya terbalik dan juga saya mempunyai endometroisis sebesar 2,5 dan miom kurang lebih 1,kata dokter saya sih itu belum perlu dioperasi,suami saya juga mempunyai masalah yaitu pada jumlah dan kecepatan bergerak pada sperma kalau tidak salah oligo spermatozoa,dan sekarang kami berobat alternatif dengan cara diurut,mohon sarannya untuk masalah saya ini,memang usia pernikahan kami baru,tapi saya rasanya sudah tidak tahan bila haid selalu mengalami rasa sakit yang sangat sejak saya masih gadis,trima kasih sebelumnya….
    wassalamu’alaikum

  37. siti says:

    Assalamu’alaikum wr. wb..
    dr. Ian YTH:

    ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan mengenai kista. sebelumnya saya mau menjelaskan kondisi saya. saya berumur 25 th, sudah 6 bulan menikah. saya memiliki siklus haid antara 30-42, pada triwulan pertama pernikahan saya tidak haid, pada saat saya cek dengan USG ternyata kondisi rahim & indung telur saya baik2 saja, dokter hanya menyarankan saya untuk menurunkan Berat Badan saya & saya di beri obat ‘PROVERA’. satu minggu lalu saya memriksakan diri di tempat pengobatan tradisional, ternyata saya dideteksi memiliki kista tanpa menjelaskan jenisnya, kista ini menyebabkan saya sulit orgasme. apakah jenis kista yang saya miliki? apakah saya masih bisa memiliki anak?mengapa kista tersebut tdk terdeteksi pada saat saya USG?apakah hubungan antara kista, orgasme & obesitas?

  38. ivo says:

    assalamualaikum wr.wb afwan..
    saya wanita berumur 29 tahun telah menikah selama 5 tahun dan belum dikaruniai keturunan.masalahnya saya mempunyai kista yang cukup besar yaitu 8 x 9 cm,sebelum menikah saya sudah pernah laparatomi untuk pengambilan kista(waktu itu kista bilateral).tapi setengah tahun kemudian kista tumbuh lagi diovarium kanan sampai sekarang ini.saya sudah mencoba banyak terapi alternatif mulai dari akupresur,akupuntur,herbal dan lain-lain.tetapi ukuran kista tidak berkurang tapi juga tidak bertambah besar.saya pernah melakukan pemeriksaan saluran tuba.dokter memasukkan cairan NS ke saluran tuba,dan cairan tersebut bisa masuk ke tuba kanan maupun kiri.hanya saja pada tuba kanan agak memanjang karena ada kista.pertanyaan saya apakah saya masih bisa hamil secara alami,dan apakah kista tersebut yang menyebabkan saya sulit hamil?
    terima kasih atas jawaban afwan.wassalam

  39. ellen dewi yoelistya says:

    Bermanfaat banget baca tulisan ini & menenangkan juga krna disarankan tetap meminta pada Allah SWT. Saya hampir 3 thn menikah tapi msh belum diberi kepercayaan memiliki keturunaan, mmg saya ada kista 3 CM, entah apa yg menyebabkan saya kesulitan seperti ini dlm memiliki anak, tapi yg saya yakini Allah pasti punya rencana baik akan semua ini,belum saatnya untuk saya, karena mmg saya msh banyak tanggungan dlm keluarga. Untuk pasangan yg kesulitan memiliki anak tetap bersabar n berikhtiar yah, keep your spririt..cayoo

  40. Nia says:

    Ass dok
    Sy mo ty,sy wnt 32th dh mnkh 3th sy prnh operasi usus buntu n hml ectopic scr brsamaan thn 2009 kmrn tp knp smp skrg blm ad tnd2 khmln,usaha ap yg hrs km lakukn dok,mksh

  41. risna says:

    salam.

    saya ingin menanyakan dok.saya haid udah sampek 1 bulan ne.kadang-kadang haid saya warna merah, kadang coklat, kadang seperti agak warna orange gt.saya mengalami begini sudah hampir 2 tahun tetapi dulu haid saya cuma sampek 20 hari atau 17 hari saja.bulan ini yang udah sampek 1 bulan.perut dibawah pusat juga sering sakit apa lagi kalau sudah capek tu terasa banget sakitnya.kalau menurut dokter ini ciri-ciri dari penyakit apa atau karena pengaruh hormon saja?

  42. muslimah.or.id says:

    @ Risna

    Ketika seorang wanita mengalami siklus haid yang lebih sering (siklus haid yang lebih singkat dari 21 hari), hal ini dikenal dengan istilah polimenorea. Wanita dengan polimenorea akan mengalami haid hingga dua kali atau lebih dalam sebulan, dengan pola yang teratur dan jumlah perdarahan yang relatif sama atau lebih banyak dari biasanya.

    Polimenorea harus dapat dibedakan dari metroragia. Metroragia merupakan suatu perdarahan iregular yang terjadi di antara dua waktu haid. Pada metroragia, haid terjadi dalam waktu lebih singkat dengan darah yang lebih sedikit.
    Polimenorea dapat terjadi akibat adanya ketidakseimbangan sistem hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Ketidakseimbangan hormon tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada proses ovulasi (pelepasan sel telur) atau memendeknya waktu yang dibutuhkan untuk berlangsungnya suatu siklus haid normal sehingga didapatkan haid yang lebih sering. Gangguan keseimbangan hormon dapat terjadi pada :
    3-5 tahun pertama setelah haid pertama
    Beberapa tahun menjelang menopause
    Gangguan indung telur
    Stress dan depresi
    Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
    Penurunan berat badan berlebihan
    Obesitas
    Olahraga berlebihan, misal atlit
    Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti antikoagulan, aspirin, NSAID, dll

    Pada umumnya, polimenorea bersifat sementara dan dapat sembuh dengan sendirinya. Penderita polimenorea harus segera dibawa ke dokter jika polimenorea berlangsung terus menerus. Saran kami, anti hendaknya segera periksa ke dokter, mengingat kondisi haid berkepanjangan yang anti alami bahkan berlangsung selama 2 tahun. Dikhawatirkan bisa terjadi anemia dan gangguan hemodinamik tubuh akibat darah yang keluar terus menerus. Apalagi, polimenorea dapat juga menimbulkan keluhan berupa gangguan kesuburan karena gangguan hormonal pada polimenorea mengakibatkan gangguan ovulasi (proses pelepasan sel telur). Wanita dengan gangguan ovulasi seringkali mengalami kesulitan mendapatkan keturunan.

    -dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyya-

  43. Risna says:

    assalamualaikum.wr.wb

    saya risna yang kemaren pernah komentar pada tanggal 25 agustus 2010. Jadi begini dok saya kemaren sudah ke RS, setelah di USG katanya saya ada kelenjar di dalamnya tapi tidak dijelaskan kelenjar apa. Yang ada saya disuruh minum obat (diane 35)dan satu jenis lagi tidak ingat lagi namanya,katanya obat tersebut untuk menormalkan hormon saya. Dok berpengaruh tidak ya bagi kandungan saya sedangkan saya masih gadis sudah disuruh minum obat KB (Diane 35)?? tolong jawabannya..wasalam

  44. @ Risna
    Obat yang diberikan memang obat hormonal, karena sepertinya dokter yang memeriksa anti melihat anti memiliki masalah hormonal. Obat-obatan semacam itu memang berfungsi untuk mengembalikan siklus haid supaya kembali normal tanpa mengganggu ovulasi. Jadi, cukup aman baik digunakan untuk yang sudah maupun belum menikah.

    -dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah-

  45. ega says:

    assalammua’laikum afwan…
    saya perempuan 25 tahun, saya sudah menikah 3th,7bulan. saya pernah hamil 2x tp keguguran yg pertama 5 bulan & yg kedua 2,5 bulan, tp setelah itu mens saya tidak teratur,klo mens bisa sampai 20 hari,saya jg konsultasi dokter lalu saya dikasih obat penurun gula darah, saya minum itu sampai 3bln,tp setelah itu mens saya kembali tdk teratur,apa yg hrs saya lakukan apa saya mengidap infertilitas.trima kasih..
    wassalam…

  46. @ Ega
    Wa’alaikumussalam. Untuk masalah haid anti yang tidak teratur, anti bisa terus melanjutkan pengobatan dari SpOG. Namun, ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan pada kasus anti, yaitu kejadian keguguran berulang (sudah 2 kali). Sebenarnya kejadian keguguran menunjukkan sebenarnya anti mampu hamil, atau bisa disimpulkan bahwa anti tidak dikatakan infertil (tidak subur). Hanya saja, ada masalah dalam kehamilan sehingga terjadi keguguran.
    Penyebab pasti terjadinya keguguran, hingga saat ini masih belum banyak diketahui. Namun, sudah diketahui adanya 3 faktor yang menjadi pemicu terjadinya keguguran, yakni:
    1. Kelainan pada janin, misal : kelainan kromosom yang terjadi pada saat proses pembuahan berlangsung sehingga hasil pembuahan atau embrio (bakal janin) yang terbentuk cacat dan terkena seleksi alam, yakni terbuang dan keluar dalam bentuk keguguran
    2. Kelainan pada ibu, misal : kelainan pada sistem hormon ibu, kelainan pada sistem kekebalan tubuh, infeksi menahun yang diderita ibu, dan penyakit berat yang diderita ibu, seperti diabetes, hipertensi menahun, dan gangguan pada fungsi ginjal
    3. Kelainan pada rahim, misal : rahim terlalu lemah, mioma (tumor jaringan otot) yang bisa mengganggu pertumbuhan embrio.
    Untuk itu, anti bisa menanyakan kepada SpOG anti, kemungkinan yang manakah yang paling mendekati sebagai penyebab keguguran, dan bagaimana solusinya. Jika perlu, anti bisa menanyakan apakah perlu melakukan tes TORCH (Toxoplasma, Others, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes) untuk mengetahui adanya kemungkinan infeksi. -dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah-

  47. elirustinar says:

    usia saya saat ini masuk 39 tahun. usia perkawinan 2,5 tahun sampai sekarang belum hamil. memasuki tahun kedua saya kedokter. pemeriksaan sperma suami bagus, saya ditiup dan hasilnya tidak ada penyumbatan tetapi dokter memang ada mengatakan saluran saya jauh. org2 mengatakan itu artinya peranakan saya tinggi sehingga saya ke dukun beranak untuk diurut pada bulan oktober ini. saya mohon penjelasan tentang penjelasan dokter tersebut dan apa solusi saya selanjutnya?

  48. @ elirustinar : kami kurang faham dgn istilah peranakan tinggi,krn bukan istilah medis yg baku. Jk tdk ada penyumbatan atau masalah lain, maka ada kemungkinan yg dimaksud adalah anatomis/bentuk organ reproduksi seperti tuba/saluran telur yg panjang dan berkelok,atau rahim tertekuk. Utk solusinya, kami sarankan anti utk menemui dokter spesialis kandungan dan memulai program utk hamil. Sedangkan utk pengurutan dgn dukun, kami tdk menyarankan, krn penekanan yg berlebihan justru bisa berbahaya bagi organ reproduksi. -dr.avie-

  49. Siti Aisyah says:

    Kalau ALlah belum berkehendak untuk memberikan anak setelah anak pertama lahir, mungkin merupakan suatu skenario Ilahi untuk memberikan buah hati di saat yang tepat.

  50. karyudi says:

    ass…..
    selamat siang dok..

    berikut saya mohon penjelasan apakah seorang wanita bila rahimnya di angkat / di ambil karena suatu penyakit yaitu “miom’ dia sudah tidak dapat menikmati berhubungan seksual layaknya wanita normal..

    atas saran dan penjelasan dari dokter sya haturkan terima kasih

Leave a Reply