<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Taisir Musthalah Hadits (7): Maudhu&#8217;</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/hadits/taisir-musthalah-hadits-7-maudhu.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/hadits/taisir-musthalah-hadits-7-maudhu.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 18:08:25 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: abu 'aisyah</title>
		<link>http://muslimah.or.id/hadits/taisir-musthalah-hadits-7-maudhu.html/comment-page-1#comment-8996</link>
		<dc:creator>abu 'aisyah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 02:34:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=574#comment-8996</guid>
		<description>Ditunggu kelanjutannya (kok agak lama ya?)....afwan
barakallahu fiikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ditunggu kelanjutannya (kok agak lama ya?)&#8230;.afwan<br />
barakallahu fiikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Muhammad Al-'Ashri</title>
		<link>http://muslimah.or.id/hadits/taisir-musthalah-hadits-7-maudhu.html/comment-page-1#comment-8846</link>
		<dc:creator>Abu Muhammad Al-'Ashri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 23:22:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=574#comment-8846</guid>
		<description>Oo... fotnoote..
Sekarang baru paham...
Jazakunnallah khaira</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oo&#8230; fotnoote..<br />
Sekarang baru paham&#8230;<br />
Jazakunnallah khaira</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: www.muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/hadits/taisir-musthalah-hadits-7-maudhu.html/comment-page-1#comment-8833</link>
		<dc:creator>www.muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 04:43:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=574#comment-8833</guid>
		<description>Ini adalah point penjelasan/footnote dari matan:



&lt;blockquote&gt;2. Orang yang hendak mencari muka kepada kholifah atau gubernur.

Misalnya Ghiyats bin Ibrohim. Ia pergi menemui Khalifah Al Mahdi yang sedang bermain burung merpati. Dikatakan padanya, “Sampaikan hadits pada amirul mukminin”, maka dia menyebutkan sebuah sanad untuk membuat hadits palsu atas Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bahwasannya Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak boleh ada taruhan kecuali pada pacuan unta, melempar tombak, memanah, atau pacuan merpati.” Mendengar itu, Al Mahdi berkata “Aku yang menjadi penyebab orang itu membuat hadits palsu”, kemudian beliau meninggalkan burung merpati tersebut dan memerintahkan untuk disembelih (2).&lt;/blockquote&gt;

Padahal tiga jenis permainan yang boleh dengan bertaruh hanya tiga, tapi pembuat hadits palsu menambahkan dengan yang keempat untuk menyenangkan khalifah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah point penjelasan/footnote dari matan:</p>
<blockquote><p>2. Orang yang hendak mencari muka kepada kholifah atau gubernur.</p>
<p>Misalnya Ghiyats bin Ibrohim. Ia pergi menemui Khalifah Al Mahdi yang sedang bermain burung merpati. Dikatakan padanya, “Sampaikan hadits pada amirul mukminin”, maka dia menyebutkan sebuah sanad untuk membuat hadits palsu atas Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bahwasannya Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak boleh ada taruhan kecuali pada pacuan unta, melempar tombak, memanah, atau pacuan merpati.” Mendengar itu, Al Mahdi berkata “Aku yang menjadi penyebab orang itu membuat hadits palsu”, kemudian beliau meninggalkan burung merpati tersebut dan memerintahkan untuk disembelih (2).</p></blockquote>
<p>Padahal tiga jenis permainan yang boleh dengan bertaruh hanya tiga, tapi pembuat hadits palsu menambahkan dengan yang keempat untuk menyenangkan khalifah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Muhammad Al-'Ashri</title>
		<link>http://muslimah.or.id/hadits/taisir-musthalah-hadits-7-maudhu.html/comment-page-1#comment-8830</link>
		<dc:creator>Abu Muhammad Al-'Ashri</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 18:09:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=574#comment-8830</guid>
		<description>Pada kalimat ini


2. Dalam hadits ini, terdapat tiga jenis permainan yang itu diperbolehkan dengan bertaruh, boleh juga tanpa bertaruh. Oleh karena itu, Syaikh Abdurrohman As Sa’di rohimahullah, membagi permainan menjadi tiga jenis,

   1. Permainan yang haram, baik menggunakan taruhan atau tidak. Misal : permainan yang menggunakan dadu, catur.
   2. Permainan yang halal, yang diperbolehkan menggunakan taruhan atau tidak, yaitu tiga jenis lomba ini.
   3. Permainan yang halal jika tidak menggunakan taruhan. Yaitu perlombaan yang selain tiga jenis ini.

Demikian yang beliau katakan di Qowaid wal Ushul Jamiah. 

===================
=====&gt; ini maksudnya apa ya? Kok saya tidak paham? Kaitannya dengan materi hadits palsu apa?
Jazakunnallah khaira</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada kalimat ini</p>
<p>2. Dalam hadits ini, terdapat tiga jenis permainan yang itu diperbolehkan dengan bertaruh, boleh juga tanpa bertaruh. Oleh karena itu, Syaikh Abdurrohman As Sa’di rohimahullah, membagi permainan menjadi tiga jenis,</p>
<p>   1. Permainan yang haram, baik menggunakan taruhan atau tidak. Misal : permainan yang menggunakan dadu, catur.<br />
   2. Permainan yang halal, yang diperbolehkan menggunakan taruhan atau tidak, yaitu tiga jenis lomba ini.<br />
   3. Permainan yang halal jika tidak menggunakan taruhan. Yaitu perlombaan yang selain tiga jenis ini.</p>
<p>Demikian yang beliau katakan di Qowaid wal Ushul Jamiah. </p>
<p>===================<br />
=====&gt; ini maksudnya apa ya? Kok saya tidak paham? Kaitannya dengan materi hadits palsu apa?<br />
Jazakunnallah khaira</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: www.muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/hadits/taisir-musthalah-hadits-7-maudhu.html/comment-page-1#comment-8037</link>
		<dc:creator>www.muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 10:38:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=574#comment-8037</guid>
		<description>Maaf, kami kurang paham maksudnya. 

Tulisan ini, seluruhnya merupakan terjemahan dari kitab Taisir Mustholah Hadits milik syaikh Sholih bin &#039;Utsaimin dan ditambah penjelasan dari ustadz kami, ust. Aris Munandar. Silakan lihat penjelasan pada pendahuluan kitab ini. 

Wa fiikum barakallah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf, kami kurang paham maksudnya. </p>
<p>Tulisan ini, seluruhnya merupakan terjemahan dari kitab Taisir Mustholah Hadits milik syaikh Sholih bin &#8216;Utsaimin dan ditambah penjelasan dari ustadz kami, ust. Aris Munandar. Silakan lihat penjelasan pada pendahuluan kitab ini. </p>
<p>Wa fiikum barakallah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andri nur</title>
		<link>http://muslimah.or.id/hadits/taisir-musthalah-hadits-7-maudhu.html/comment-page-1#comment-8011</link>
		<dc:creator>Andri nur</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 13:12:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=574#comment-8011</guid>
		<description>menambahkan : kalau ga memberatkan sih, kami memohon agar muroja&#039;ah dr penukilan tulisan2 tersebut ditampilkan juga baik kutaib fi indonesi aw lughoh arabi..

wa&#039;allohu a&#039;lam. syukron, barokallohu fiikum..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menambahkan : kalau ga memberatkan sih, kami memohon agar muroja&#8217;ah dr penukilan tulisan2 tersebut ditampilkan juga baik kutaib fi indonesi aw lughoh arabi..</p>
<p>wa&#8217;allohu a&#8217;lam. syukron, barokallohu fiikum..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
