Pembayaran Fidyah

Muraja’ah: Ust. Aris Munandar

Setelah mengetahui hukum tentang pembayaran puasa bagi ibu hamil dan menyusui, kini kita lengkapi ilmu kita tentang cara pembayaran fidyah.

Jenis dan Kadar Fidyah
Ternyata tidak ada dalam nash secara khusus yang menjelaskan tentang jenis dan kadar fidyah. Namun ada beberapa pendapat ulama berkaitan tentang kadar dan jenis fidyah tersebut,

Pendapat pertama, fidyah tersebut adalah sebanyak 1 mud dari makanan untuk setiap harinya. Jenisnya sama seperti jenis makanan pada zakat fitri.
Pendapat kedua, fidyah tersebut sebagaimana yang biasa dia makan setiap harinya.
Pendapat ketiga, fidyah tersebut dapat dipilih dari makanan yang ada.

Dalam kaidah fikih, untuk permasalahan seperti ini maka dikembalikan ke urf (kebiasaan yang lazim). Maka kita dianggap telah sah membayar fidyah jika telah memberi makan kepada satu orang miskin untuk satu hari yang kita tinggalkan. Namun tetap diingat, sebagaimana Imam Nawawi rahimahullah katakan, “Tidak sah apabila membayar fidyah dengan tepung yang sangat halus (sawiq), biji-bijian yang telah rusak. Tidak sah pula membayar fidyah dengan uang.”

Cara Pembayaran:

Inti pembayaran fidyah adalah mengganti satu hari puasa yang ditinggalkan dengan memberi makan satu orang miskin. Namun, model pembayarannya dapat diterapkan dengan dua cara,

  1. Memasak atau membuat makanan, kemudian memanggil orang miskin sejumlah hari-hari yang ditinggalkan selama bulan Ramadhan.
  2. Memberikan kepada orang miskin berupa makanan yang belum dimasak. Alangkah lebih sempurna lagi jika juga diberikan sesuatu untuk dijadikan lauk.

Pemberian ini dapat dilakukan sekaligus, misalnya membayar fidyah untuk 20 hari disalurkan kepada 20 orang faqir. Atau dapat pula diberikan hanya kepada 1 orang faqir saja sebanyak 20 hari.

Waktu Pembayaran Fidyah

Seseorang dapat membayar fidyah, pada hari itu juga ketika dia tidak melaksanakan puasa. Atau diakhirkan sampai hari terakhir bulan Ramadhan, sebagaimana dilakukan oleh sahabat Anas radhiallahu’anhu ketika beliau telah tua.

Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, ia mengatakan, bahwa ia tidak mampu berpuasa pada suatu tahun (selama sebulan), lalu ia membuat satu bejana tsarid (roti yang diremuk dan direndam dalam kuah), kemudian mengundang sebanyak 30 orang miskin, sehingga dia mengenyangkan mereka. (Shahih sanadnya: Irwaul Ghalil IV:21 dan Daruquthni II: 207 no. 16)

Yang tidak boleh dilaksanakan adalah pembayaran fidyah yang dilakukan sebelum Ramadhan. Misalnya: Ada orang yang sakit yang tidak dapat diharapkan lagi kesembuhannya, kemudian ketika bulan Sya’ban telah datang, dia sudah lebih dahulu membayar fidyah. Maka yang seperti ini tidak diperbolehkan. Ia harus menunggu sampai bulan Ramadhan benar-benar telah masuk, barulah ia boleh membayarkan fidyahnya.

Wallahu a’lam

Disusun ulang dari majalah As Sunnah Edisi Khusus tahun IX dengan berbagai tambahan dari kitab Al Wajiz, Syaikh Abdul ‘Azhim bin Badawi. Pustaka As-Sunnah cet. 2, 2006

***

Artikel muslimah.or.id

Kirim Komentar

Mohon memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel. Komentar Anda akan kami review dahulu sebelum ditampilkan.





8 Komentar

  • ustadz, saya mau bertanya. Saya seorang ibu 1 anak. Pada waktu saya hamil dan anak saya berusia 1 tahun, saya pernah tidak puasa beberapa hari. Banyak orang menyarankan saya untuk membayar fidyah saja. Tetapi saya pernah ikut kajian, dan dianjurkan jika masih kuat hendaknya membayar dengan puasa,bukan dengan membayar fidyah. Sehingga saya bayar kekurangan saya dengan puasa. Saya mohon penjelasan dalam kondisi bagaimana sesungguhnya harus membayar fidyah?jika saya sakit, bukankah saya bisa membayarnya di lain hari waktu sehat? Mohon penjelasannya..

  • ass.wr.wb.
    mohon infonya,
    1. bila seorang muslimah tidak puasa krn hamil & menyusui tp dia tdk sanggup membayar fidyah bagaimana hukumnya?
    2. Bila pembayaran fidyah dilakukan setelah beberapa th kemudian (dikarekan baru ada rezki) bagaimana hukumnya?
    3. Bila pembayaran fidyah terlanjur dibayar hanya dengan uang bagaimana hukumnya?
    terima kasih atas penjelasannya.
    wass.wr.wb.

  • #Ine septya rina: silakan baca artikel sebelumnya, “Antara Qadha dan Fidyah.” Insya ALlah yang ukhti lakukan sudah benar.

    ukhti Yunarsih, afwan, kami juga merupakan tholabul ‘ilmi (penuntut ilmu). Karena itulah tulisan-tulisan pada website ini masih dikoreksi oleh para ustadz pengasuh.

    Oleh karena itu jika ada permasalahan yang sifatnya khusus dan kami tidak mampu menjawabnya maka perlu diajukan ke ustadz. Dan mungkin ada dari pembaca lainnya yang telah mengetahui jawabannya, silakan di sampaikan pada kolom komentar ini.

    Jazakillahu khoiro

  • askum… saya ingin bertanyakan bagaimanakah caranya jika seseorg itu lupa puasa yang hendak digantikan dari akil baligh sehingga sekarang ? dan bagaimanakah hendak membayar fidyahnya…….. 1 lagi soalan jika org yang kne dibayarkan fidyah itu sendiri tidak mampu membayar fidyah bagaimana pula caranya?

  • #Siti Saniah
    Untuk pertanyaan pertama, hal ini pernah ditanyakan kepada Syaikh Ibnu Baz. Beliau menjawab:
    Pertama, anda harus bertaubat kepada Allah karena menunda-nunda qadha puasa.
    Kedua, anda harus mengira-ngira jumlah puasa yang ditinggalkan sebisa mungkin. Kemudian berpuasa sesuai hari yang diperkiraan tersebut.
    Ketiga, anda harus membayar fidyah juga kepada orang miskin sebanyak jumlah hari hasil perkiraan tadi.
    http://www.ibnbaz.org.sa/mat/565

    Pertanyaan kedua, juga pernah ditanyakan kepada Syaikh Ibnu Baz, beliau menjawab jika kondisinya demikian, yaitu ia tidak mampu membayar fidyah, maka kewajiban membayar fidyah gugur.
    http://www.ibnbaz.org.sa/mat/13368

  • Bismillah..
    1 mud itu sama dengan berapa ya??

    Mohon dijawab melalui email..

    jazaakumullooh khoiron..

  • bayaran 1 cupak sama dengan berapa grm bg negara malaysia

  • ketika saya bersalin pada tahun 2006 iaitu bulan puasa.. ketika itu saya tidak berpuasa kerana darah nifas dan menyusukan anak,
    sahingga kini tahun 2009 saya belum mengganti puasa ..
    bagaimana kan cara kira puasa yang perlu saya ganti,, dan perlukah saya membayar fidyah.. adakah dengan membeli beras dan disedahkan di fakir miskin dan anak yatim sudah memadai?
    soalan ke 2: ketika bulan puasa.. saya masih dlm berpantang.. tetapi darah sudah tiada..adakah perlu saya berpuasa?

donasi muslimah
Toko Muslim presiden pulsa Download Kajian KonsultasiSyariah.com Donasi Buletin muslimorid

Design by cizkah powered by Wordpress