<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Lihatlah, Siapa Mahrammu (2)</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 08:03:05 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: liyana</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html/comment-page-1#comment-7628</link>
		<dc:creator>liyana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 11:25:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=399#comment-7628</guid>
		<description>assalamualaikum.. saya agak keliru ni.. bole ngak terangkan.. apakah saya boleh bersalaman dengan adik ipar lelaki (adik lelaki kepada suami saya), sepupu lelaki suami saya, adik beradik lelaki mertua saya, suami kepada makcik suami saya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum.. saya agak keliru ni.. bole ngak terangkan.. apakah saya boleh bersalaman dengan adik ipar lelaki (adik lelaki kepada suami saya), sepupu lelaki suami saya, adik beradik lelaki mertua saya, suami kepada makcik suami saya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu Asma'</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html/comment-page-1#comment-7113</link>
		<dc:creator>ummu Asma'</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 01:02:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=399#comment-7113</guid>
		<description>wa&#039;alaikumussalaam warohmatulloh
Ukhti Amelia... mencium orang yang bukan mahrom adalah sesuatu yang dilarang oleh syari&#039;at. ukhti bisa melihat pembahasan &quot;Hukum Wanita dengan Mahramnya&quot; pada point ke-6: Tidak boleh berjabat tangan kecuali dengan mahramnya. Apabila berjabat tangan saja dilarang maka terlebih lagi mencium pipi, dan selebihnya lagi, tentu lebih besar bahayanya. ketahuilah, bahwa sesuatu itu dilarang oleh syari&#039;at karena memiliki bahaya/madhorot bagi kita, maka hendaklah kita menjauhinya. wallohu a&#039;lam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wa&#8217;alaikumussalaam warohmatulloh<br />
Ukhti Amelia&#8230; mencium orang yang bukan mahrom adalah sesuatu yang dilarang oleh syari&#8217;at. ukhti bisa melihat pembahasan &#8220;Hukum Wanita dengan Mahramnya&#8221; pada point ke-6: Tidak boleh berjabat tangan kecuali dengan mahramnya. Apabila berjabat tangan saja dilarang maka terlebih lagi mencium pipi, dan selebihnya lagi, tentu lebih besar bahayanya. ketahuilah, bahwa sesuatu itu dilarang oleh syari&#8217;at karena memiliki bahaya/madhorot bagi kita, maka hendaklah kita menjauhinya. wallohu a&#8217;lam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amelia</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html/comment-page-1#comment-7105</link>
		<dc:creator>amelia</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 06:10:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=399#comment-7105</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum.... thanks ya atas artikelnya. saya mau tanya apakah hukumnya cipika-cipiki(cium pipi kanan dan kiri) bagi yg bukan muhrim apalagi bagi yg sudah berkeluarga,apakah berdosa? terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum&#8230;. thanks ya atas artikelnya. saya mau tanya apakah hukumnya cipika-cipiki(cium pipi kanan dan kiri) bagi yg bukan muhrim apalagi bagi yg sudah berkeluarga,apakah berdosa? terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aily</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html/comment-page-1#comment-7090</link>
		<dc:creator>Aily</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 04:55:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=399#comment-7090</guid>
		<description>Artikel ni saya print n djadikan bahan renungan... Syukran,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ni saya print n djadikan bahan renungan&#8230; Syukran,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aily</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html/comment-page-1#comment-7089</link>
		<dc:creator>Aily</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 04:54:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=399#comment-7089</guid>
		<description>Saya baru menyadari akhir2 ni klo sepupu tu trnyata bkn muhrim. Y Allah... qt udah bersama, saya bnar2 g tau. dan akhir&#039;y, muncullah dilema antara qt..
Mohon do&#039;a dr smua spaya mslh kmi bs slesai...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru menyadari akhir2 ni klo sepupu tu trnyata bkn muhrim. Y Allah&#8230; qt udah bersama, saya bnar2 g tau. dan akhir&#8217;y, muncullah dilema antara qt..<br />
Mohon do&#8217;a dr smua spaya mslh kmi bs slesai&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu Asma'</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-2.html/comment-page-1#comment-7068</link>
		<dc:creator>ummu Asma'</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 14:49:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=399#comment-7068</guid>
		<description>ukhti Tiara... sepupu baik dari pihak bapak maupun ibu bukanlah mahrom kita sebagaimana yang ada dalam rangkaian pembahasan artikel ini, jadi boleh bagi anti untuk menikah dengannya selama dia seorang muslim.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ukhti Tiara&#8230; sepupu baik dari pihak bapak maupun ibu bukanlah mahrom kita sebagaimana yang ada dalam rangkaian pembahasan artikel ini, jadi boleh bagi anti untuk menikah dengannya selama dia seorang muslim.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
