<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Lihatlah, Siapa Mahrammu (1)</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 06:41:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Esthy</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-17985</link>
		<dc:creator>Esthy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 06:40:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=394#comment-17985</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum...ukhti saya ingin bertanya tentang masalah makhram, saya mempunyai kakek buyut yang sama dengan seorang laki-laki, dalam artian &quot;kakek saya&quot; adalah &quot;kakak dari kakek buyutnya&quot;,namun dalam adat masyarakat jawa kami dikatakan makhram karena antara keturunan kakek saya dan kakek buyutnya hingga ayah kami adalah laki-laki sehingga nasabnya belum terputus. Yang ingin saya tanyakan apakah dalam hukum islam sebenarnya kami masih makhram atau bukan?? terimkasih, Wsslmlkm...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum&#8230;ukhti saya ingin bertanya tentang masalah makhram, saya mempunyai kakek buyut yang sama dengan seorang laki-laki, dalam artian &#8220;kakek saya&#8221; adalah &#8220;kakak dari kakek buyutnya&#8221;,namun dalam adat masyarakat jawa kami dikatakan makhram karena antara keturunan kakek saya dan kakek buyutnya hingga ayah kami adalah laki-laki sehingga nasabnya belum terputus. Yang ingin saya tanyakan apakah dalam hukum islam sebenarnya kami masih makhram atau bukan?? terimkasih, Wsslmlkm&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu abdirrahman</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-17017</link>
		<dc:creator>ummu abdirrahman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 13:59:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=394#comment-17017</guid>
		<description>hanya ingin meluruskan saja atas jawaban pertanyaan ttg BANK ASI. Pernah membaca di sebuah web, bahwa BAnk Asi tidak disarankan karena kita tidak tahu latar belakang si pendonor Asi tersebut dan juga ini berhubungan dengan nasab si anak persusuan dengan saudara persusuanya nanti. Kemungkinan di Bank Asi juga disusui tidak dengan 1 ibu persusuan yang sama selama 5x bukan?

Wallahu&#039;alam...
semoga kita bisa lebih berhati2.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hanya ingin meluruskan saja atas jawaban pertanyaan ttg BANK ASI. Pernah membaca di sebuah web, bahwa BAnk Asi tidak disarankan karena kita tidak tahu latar belakang si pendonor Asi tersebut dan juga ini berhubungan dengan nasab si anak persusuan dengan saudara persusuanya nanti. Kemungkinan di Bank Asi juga disusui tidak dengan 1 ibu persusuan yang sama selama 5x bukan?</p>
<p>Wallahu&#8217;alam&#8230;<br />
semoga kita bisa lebih berhati2.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-16999</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 17:55:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=394#comment-16999</guid>
		<description>@ Ayu Alfa
Wa&#039;alaikumussalam,
Pengertian sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan oranglain. Adapun menolak berjabat tangan dengan non mahram maka itu bukan termasuk sombong tapi justru satu bentuk ketataan kepada Allah dan RasulNya. Sampaiakan apa yang bisa Anda jelaskan kepadanya sesuai kemampuan yang Anda miliki namun jika tidak biarkan saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Ayu Alfa<br />
Wa&#8217;alaikumussalam,<br />
Pengertian sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan oranglain. Adapun menolak berjabat tangan dengan non mahram maka itu bukan termasuk sombong tapi justru satu bentuk ketataan kepada Allah dan RasulNya. Sampaiakan apa yang bisa Anda jelaskan kepadanya sesuai kemampuan yang Anda miliki namun jika tidak biarkan saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ayu alfa nabela nf</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-16957</link>
		<dc:creator>ayu alfa nabela nf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 11:09:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=394#comment-16957</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum wr.wb
saya hendak bertanya..
bagaimana ketika ada seorang lelaki mengulurkan tangan untuk bersalaman, kemudian kita mengatakan &quot;bukan muhrim&quot;. dia malah mengatakan kita sombong.. 
apa yang kita lakukan ???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr.wb<br />
saya hendak bertanya..<br />
bagaimana ketika ada seorang lelaki mengulurkan tangan untuk bersalaman, kemudian kita mengatakan &#8220;bukan muhrim&#8221;. dia malah mengatakan kita sombong..<br />
apa yang kita lakukan ???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-15792</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 19:42:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=394#comment-15792</guid>
		<description>@ ummu furqon

Wa&#039;alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh.

1. Jika hanya mengadopsi, maka status ibu tersebut adalah ibu angkat.
2. Jika setelah menjadi ibu angkat, wanita tersebut menyusui sendiri anak angkatnya, berarti statusnya sebagai ibu angkat bertambah menjadi &quot;ibu susuan&quot;.

Tentang hukum persusuan dalam Islam, silakan baca &lt;a href=&quot;http://muslimah.or.id/fikih/tuntunan-akad-persusuan.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://muslimah.or.id/fikih/tuntunan-akad-persusuan.html&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ ummu furqon</p>
<p>Wa&#8217;alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh.</p>
<p>1. Jika hanya mengadopsi, maka status ibu tersebut adalah ibu angkat.<br />
2. Jika setelah menjadi ibu angkat, wanita tersebut menyusui sendiri anak angkatnya, berarti statusnya sebagai ibu angkat bertambah menjadi &#8220;ibu susuan&#8221;.</p>
<p>Tentang hukum persusuan dalam Islam, silakan baca <a href="http://muslimah.or.id/fikih/tuntunan-akad-persusuan.html" rel="nofollow">http://muslimah.or.id/fikih/tuntunan-akad-persusuan.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ummu Furqon</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-15769</link>
		<dc:creator>Ummu Furqon</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 18:20:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=394#comment-15769</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaykum wa rahmatu llahi wa barakatuh,
Izin copas.

Ana mau nnya, bagaimana hukum nya mengadopsi anak terus bayi tsb di beri asi? Karna ingin mempunyai anak lelaki pertama dan wanita tsb melahirkan anak perempuan? mohon penjelasannya..

Di tunggu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaykum wa rahmatu llahi wa barakatuh,<br />
Izin copas.</p>
<p>Ana mau nnya, bagaimana hukum nya mengadopsi anak terus bayi tsb di beri asi? Karna ingin mempunyai anak lelaki pertama dan wanita tsb melahirkan anak perempuan? mohon penjelasannya..</p>
<p>Di tunggu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

