<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Di Kala Waktu Berbuka Puasa telah Tiba</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/fikih/di-kala-waktu-berbuka-puasa-telah-tiba.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/fikih/di-kala-waktu-berbuka-puasa-telah-tiba.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 05:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Suroso</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/di-kala-waktu-berbuka-puasa-telah-tiba.html/comment-page-1#comment-17951</link>
		<dc:creator>Suroso</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 11:55:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=260#comment-17951</guid>
		<description>“Orang yang berbuka puasa mempunyai dua kebahagiaan yang bisa ia rasakan; kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan Rabb-nya karena puasa yang dilakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mungkinkah dua kebahagiaan itu di pisah ruang dan waktunya ? antara berbuka dan bertemu dgn Rabb nya.
Mengapa bertemu dgn Rabb nya di gabung dgn saat berbuka ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>“Orang yang berbuka puasa mempunyai dua kebahagiaan yang bisa ia rasakan; kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan Rabb-nya karena puasa yang dilakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Mungkinkah dua kebahagiaan itu di pisah ruang dan waktunya ? antara berbuka dan bertemu dgn Rabb nya.<br />
Mengapa bertemu dgn Rabb nya di gabung dgn saat berbuka ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka yulianti</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/di-kala-waktu-berbuka-puasa-telah-tiba.html/comment-page-1#comment-14966</link>
		<dc:creator>eka yulianti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2011 06:53:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=260#comment-14966</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum. syukron ats ilmunya. afwan ana izin copy note2nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum. syukron ats ilmunya. afwan ana izin copy note2nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/di-kala-waktu-berbuka-puasa-telah-tiba.html/comment-page-1#comment-9844</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 06:46:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=260#comment-9844</guid>
		<description>@ Alysa
Salah satu doa berbuka puasa yang Nabi ajarkan adalah

  &lt;strong&gt;ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ&lt;/strong&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Alysa<br />
Salah satu doa berbuka puasa yang Nabi ajarkan adalah</p>
<p>  <strong>ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alysa</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/di-kala-waktu-berbuka-puasa-telah-tiba.html/comment-page-1#comment-9836</link>
		<dc:creator>alysa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 11:22:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=260#comment-9836</guid>
		<description>ass. saudaraku mohon maaf sebelumnya, dr td sy hnya membaca tentang doa buka puasa dari hadits dhoif / lemah, lalu doa apa yg seharusnya kita baca?? trm ksh.. wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass. saudaraku mohon maaf sebelumnya, dr td sy hnya membaca tentang doa buka puasa dari hadits dhoif / lemah, lalu doa apa yg seharusnya kita baca?? trm ksh.. wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/di-kala-waktu-berbuka-puasa-telah-tiba.html/comment-page-1#comment-9818</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 08:09:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=260#comment-9818</guid>
		<description>assalamu &#039;alaykum warahmatullah wabarakatuh

- mengakhirkan waktu sahur hingga MENJELANG SUBUH merupakan sebuah sunnah.

- waktu berpuasa di mulai ketika azan dikumandangkan, karena berarti saat itu telah masuk waktu subuh (terbitnya fajara). adapun ketika azan, maka sepatutnya berhenti makan maupun minum, kecuali jika di tangan kita masih ada makanan/minuman, maka diperbolehkan menghabiskannya.

- waktu imsak yang ramai dikenal banyak orang saat ini, berupa mulai menahan diri dari makan, minum, dan jima&#039; sekitar 15 menit sebelum waktu subuh tiba, bukanlah tuntunan Islam. yang benar adalah sebagaimana yang disebutkan dalam alquran, yaitu kita diperintahkan berpuasa sejak TERBITNYA FAJAR (SAAT TEPAT WAKTU SUBUH), bukan sebelum waktu subuh. 
&quot;...Serta makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam (yaitu fajar). Kemudian, sempurnakanlah puasa itu sampai (datangnya) malam….&quot; (QS. Al-Baqarah: 187)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu &#8216;alaykum warahmatullah wabarakatuh</p>
<p>- mengakhirkan waktu sahur hingga MENJELANG SUBUH merupakan sebuah sunnah.</p>
<p>- waktu berpuasa di mulai ketika azan dikumandangkan, karena berarti saat itu telah masuk waktu subuh (terbitnya fajara). adapun ketika azan, maka sepatutnya berhenti makan maupun minum, kecuali jika di tangan kita masih ada makanan/minuman, maka diperbolehkan menghabiskannya.</p>
<p>- waktu imsak yang ramai dikenal banyak orang saat ini, berupa mulai menahan diri dari makan, minum, dan jima&#8217; sekitar 15 menit sebelum waktu subuh tiba, bukanlah tuntunan Islam. yang benar adalah sebagaimana yang disebutkan dalam alquran, yaitu kita diperintahkan berpuasa sejak TERBITNYA FAJAR (SAAT TEPAT WAKTU SUBUH), bukan sebelum waktu subuh.<br />
&#8220;&#8230;Serta makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam (yaitu fajar). Kemudian, sempurnakanlah puasa itu sampai (datangnya) malam….&#8221; (QS. Al-Baqarah: 187)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nur Kasih</title>
		<link>http://muslimah.or.id/fikih/di-kala-waktu-berbuka-puasa-telah-tiba.html/comment-page-1#comment-9811</link>
		<dc:creator>Nur Kasih</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 05:13:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=260#comment-9811</guid>
		<description>Assalammualaikum...ana ingin bertanya tentang waktu bersahur...ana pernah terbaca bahawa melambat-lambatkan waktu bersahur itu adalah sunat...masalahnya ana keliru dgn beberapa perkara..
1)..adakah ketika azan itu..kita masih digalakkan untuk bersahur dan berhenti sebelum azan tamat dikumandangkan...
2)waktu imsak itu adakah tujuannya untuk dijadikan panduan untuk kita bersahur sebelum sampai waktu imsak...?
mohon dikupas ukhty...ana keliru dan tidak tahu...afwan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaikum&#8230;ana ingin bertanya tentang waktu bersahur&#8230;ana pernah terbaca bahawa melambat-lambatkan waktu bersahur itu adalah sunat&#8230;masalahnya ana keliru dgn beberapa perkara..<br />
1)..adakah ketika azan itu..kita masih digalakkan untuk bersahur dan berhenti sebelum azan tamat dikumandangkan&#8230;<br />
2)waktu imsak itu adakah tujuannya untuk dijadikan panduan untuk kita bersahur sebelum sampai waktu imsak&#8230;?<br />
mohon dikupas ukhty&#8230;ana keliru dan tidak tahu&#8230;afwan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

