Penyusun: Ummu Ziyad
Muraja’ah: Ust. Aris Munandar
Suatu ketika, terjadi percakapan antara sepasang suami istri.
“Bang, jumlah orang Islam tuh lebih sedikit ya daripada Nasrani?”
“Iya kalau ukurannya internasional lebih sedikit.”
“Hmm… belum lagi kaum munafiqin di dalam Islam itu sendiri ya bang? (wal’iyya dzubillah.)”
“Iya…”
“Belum lagi orang-orang yang berpikiran liberal ya?
“Iya…”
“Belum lagi…”
Tahu tidak saudariku, belum lagi yang terakhir itu apa?
Belum lagi orang yang mungkin sebenarnya mengaku dirinya Islam, tapi ia tidak mengenal Islam dan mungkin tidak paham bahwa dia telah keluar dari Islam. Kita berlindung kepada Allah dari hal demikian.
Makna Islam sebagaimana didefinisikan para ulama adalah
االأِسْتِسْلامُ لِلَّهِ بِالتّوحيدد
al istislamu lillahi bit tauhid
و الأنقياد له بالطاعة
wal inqiyaadu lahu bit too’ah
و البراءة من الشرك و أهله
wal barooatu minasyirki wa ahlihi
Mari kita perjelas satu persatu definisi tersebut.
1. Berserah diri kepada Allah dengan cara hanya beribadah kepada-Nya dan tidak kepada selain-Nya.
Artinya kita benar-benar melakukan peribadatan dan segala bentuk penghambaan hanya kepada Allah.
“Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (Qs. Al Ikhlas [112]: 1-4)
Sebagai contoh, sebagian besar dari saudara kita masih sulit meninggalkan kepercayaan pada ramalan bintang (zodiak) dan penentuan nasib baik dan buruk berdasarkan hal ini (artinya ia menggantungkan urusannya dan pengharapannya pada sesuatu selain Allah). Padahal perkara ghaib hanyalah Allah yang mengetahui dan hanya kepada Allah-lah seseorang menggantungkan segala urusannya selain usaha yang dilakukannya.
Akhirnya, dari perkara yang sulit ditinggalkan ini merambat ke hal-hal lain yang juga merupakan bentuk-bentuk kesyirikan yang dapat mengeluarkan seseorang dari Islam. Maka untuk poin pertama ini, kita harus memperbaiki ilmu tentang tauhid. Dan janganlah merasa aman dan merasa pintar sehingga mengatakan “Ah, bosan bahasannya tauhid terus.” Bukankah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berdakwah di Mekah selama 13 tahun untuk menanamkan pondasi penting ini kepada para sahabat? Begitu pentingnya tauhid, karena menjadi dasar untuk peribadahan yang lain. Dan begitu pentingnya tauhid ini, agar segala amal ibadah tercatat sebagai amalan ibadah dan tidak terhapus begitu saja oleh kesyirikan.
Sebagai contoh pentingnya tauhid, tidak akan ada kemenangan besar dalam jihad fi sabilillah jika di dalamnya terdapat hal-hal yang merusak tauhid, seperti jimat, bergantung pada jin, aji tolak bala dan sebagainya.
2. Menundukkan ketaatan
Artinya, seorang muslim menundukkan segala bentuk ketaatan kepada Allah dengan melaksanakan segala perintah Allah dan Rasul-Nya. Mungkin kita tidak sadar, bahwa selama ini kita bukan taat kepada Allah dan Rasul sebagaiman yang diperintahkan oleh syari’at. Bahkan kita terjatuh pada perilaku orang-orang jahiliyyah yang lebih mengedepankan ketaatan kepada tetua yang jika ditelusuri ternyata tidak mengajarkan hal-hal yang sesuai dengan syari’at-Nya.
َاوَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْاْ إِلَى مَا أَنزَلَ اللّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ قَالُواْ حَسْبُنَا مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ آبَاءنَا أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لاَ يَعْلَمُونَ شَيْئاً وَلاَ يَهْتَدُونَ
“Apabila dikatakan kepada mereka: Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul.” Mereka menjawab: “Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya.” Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?” (Qs. Al Maaidah [5]: 104)
Sebagai contoh kecil, karena sudah dari kecil diajarkan merayakan maulid nabi, isra mi’raj dan hari-hari besar yang bahkan dijadikan libur nasional, maka kita menganggap bahwa kita harus tunduk dan ikut merayakannya. Padahal jika benar kita taat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka kita tunduk dan pasrah tidak merayakan hari-hari tersebut karena memang hari-hari tersebut tidak disyari’atkan (tidak diperintahkan) oleh Allah dan Rasul-Nya.
3. Berlepas diri dari syirik dan pelakunya
Jika seseorang berserah diri hanya kepada Allah dan tidak kepada yang lain, maka ia akan berlepas diri dari kesyirikan dan pelakunya. Karena sungguh sia-sialah seluruh amalan seorang muslim jika ia melakukan kesyirikan.
وَلَوْ أَشْرَكُواْ لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
“…Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Qs. Al An’am [6]: 88}
Contoh dalam masalah ini adalah ucapan selamat natal kepada kaum nasrani. Padahal jelas-jelas natal dirayakan oleh mereka dalam rangka ‘kelahiran’ yesus (yang dianggap tuhan). Maka jika kita memberi ucapan selamat kepada mereka, ini dapat diartikan menyetujui hari tersebut dan berarti mengakui adanya tuhan selain Allah.
Begitulah kesyirikan, kadang samar sekali tak terlihat secara langsung, namun sungguh sangat membinasakan. Oleh sebab itulah, kaum muslimin disarankan membaca do’a sebagai berikut agar segala bentuk kesyirikan yang mungkin secara tidak sadar dilakukan, diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
اللهمَّ إنّي أعوذُ بكَ أنْ أُشْركَ بكَ وَ انا أعْلمُ و أستغفرُك لما لا اعْلمُِ
Allahuma inni ‘a udzu bika an usyrika bika wa ana a’lamu wa astaghfiruka limaa laa a’ lam.
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dari berbuat kesyirikan kepadamu yang aku ketahui, dan aku memohon ampunanmu dari kesyirikan yang aku tidak ketahui.” (HR. Ahmad)
Semoga menjadi pengenalan singkat tentang Islam yang bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Maraji’:
***
Artikel muslimah.or.id
© 2006 - 2011 muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah
March 10th, 2009 at 08:05
assalamualaikum warohmatulloohi wabarokaatuh
ummi…maaf kalau tidak berhubungan dengan artikel..
membaca surat kabar kompas mengenai adanya kemungkinan kiamat pada tahun 2012 membuat saya tidak bisa tidur…sangat ketakutan…apalagi jika saya melihat anak2 yang masih kecil2…
dalam islam mengenai hari kiamat bagaimana ummi? dan bagaimana menyikapi kabar tersebut?
Syukron katsiron
assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
March 11th, 2009 at 00:44
Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya oleh malaikat Jibril tentang Hari Kiamat, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
“…yang ditanya tidak lebih mengetahui dari yang bertanya..” [HR. Bukhari & Muslim].
Kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Malaikat Jibril saja tidak mengetahui datangnya Hari Kiamat, MANA MUNGKIN ada manusia yang lain yang tahu datangnya Kiamat?
Hanya Allah ta’ala saja Yang Maha Mengetahui..
March 12th, 2009 at 08:09
Bismillah,
Ukht Artie…
Teguhkanlah ‘aqidah anti bahwasanya hanya Allah sajalah yang Mengetahui segala hal yang ada di langit dan di bumi, dan di antara keduanya. Dia jugalah yang Mengetahui apa-apa yang telah terjadi, sedang terjadi dan yang akan terjadi. Allah Jalla Dzikruhu telah berfirman:
”Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).” (QS. al-An’aam: 59)
Janganlah takut akan datangnya Hari Kiamat ukhti…
Tapi takutlah kepada Yang Menciptakannya, karena hanya Dialah yang memiliki kekuasaan atas segala ciptaan-Nya.
Hayyakumullahu.
March 13th, 2009 at 01:13
afwan..kalau dikompas dibahas secara ilmu..bahwa nanti bumi akan ditabrak oleh komet yang sangat besar..
March 13th, 2009 at 03:02
Bismillah,
Mungkin ukht lupa bahwa Kiamat itu hanya akan terjadi apabila tanda-tandanya sudah muncul, seperti Islam mendapatkan kejayaannya, munculnya Imam Mahdi, keluarnya Dajjal, Ya’juj wa Ma’juj, dan terbitnya matahari dari barat. Maka apabila itu belum terjadi, maka insya Allah Yaumul Qiyamah belum akan terjadi (biidznillah).
Semua itu perkara ghaib, dan tidaklah manusia itu diberi pengetahuan tentang hal-hal yang ghaib.
La takhof yaa ukhti…
Astaghfiri bikatsir yaa ukhti…
March 14th, 2009 at 20:40
syukron ya akhii/ukhtii…
semoga ana ditambahkan keimanannya…amin…
March 15th, 2009 at 23:45
# Ukhti Artie
Assalamu’ alaykum wr wb
Afwan ana hanya ingin berbgai sedikit ilmu tentang tahun 2012 itu.
ana pernah baca di salah satu situs, ana lupa alamatnya. Katanya tahun 2012 itu akan terjadi semacam peningkatan aktifitas matahari, sehingga akan terjadi banyak gangguan di bumi, seperti gangguan komunikasi dan navigasi.
Tapi Insya Allah semua sudah ada jalan keluarnya.
Seperti kata Bintu Muhammad bahwa kiamat itu hanya Allah yang tahu.
Afwan atas kelancangan ana. Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaykum wr wb
April 5th, 2009 at 06:51
iya, benar. kita menyakini bahwa kiamat hanya Allah yang tahu dan kita ngak perlu percaya pada berita kalau kiamat terjadi pada tahun 2012. yang kita takutkan seharusnya kalau kita menyakini atau mempercaya berita tersebut, karena berarti kita sudah mempercayai sesuatu yang bertentangan dengan yang Allah dan rasulnya beritakan. dan Rasulullah menjelaskan bahwa kiamat hanya Allah yang tahu dan tentang kiamat termasuk berita ghaib.
dan mungkin yang perlu kita lakukan agar tidak takut adalah membaca, memplajari berita2 hari kiamat yang akan membuat kita semakin takut kepada Allah dan menambah keimanan kita kepanya. karena diantara yang sangat membantu menambah keimanan adalah memplajari tentang iman kepada Allah dan hari kiamat..
April 17th, 2009 at 00:42
assalamu’alaikum.w.w..
semakin lama kita belajar tentang Islam, maka akan semakin banyak hal yang tidak kita ketahui..
Untuk itu semangt truz…untuk bljar…!!
July 31st, 2009 at 18:46
betapa jahilnya org2 yg merasa cukup dgn ilmu yg mereka miliki. smakin qta blajar Islam, smakin qta mengerti begitu banyak hal yg belum qta ketahui..
October 14th, 2009 at 14:56
apakah kita termasuk ubudunia ?
October 14th, 2009 at 14:57
apakah kita termasuk ubudunia ?
gimana caranya menjadi muslim yg bener
October 24th, 2009 at 03:30
yunus 99-101, “apakah kamu hendak memaksa mereka unt beriman?”
adalah salah satu statement ayat tsb, yg harus dilakukan menurut saya sebatas “fa dzakkir, inna maa anta mudzakkir”…
jika Allah Maha Mengatur, pasti telah diatur segala sesuatu mulai A-Z. rezeki, jodoh, hidup, mati, keimanan seseorang, bahkan siapa saja yg masuk surga dan neraka telah diaturNya.
yg bisa qt lakukan hanya pasrah menjalankan peran dan senantiasa berdo’a smg Allah menunjuki qt jalan yg lurus, assalaamu’alayna wa ‘ala ibaadillahis sholihiin…
December 12th, 2009 at 16:51
Assalammualaiku…artikel ini sgt menyentuh hati saya…saya baru saja diperkenalkan oleh seseorang dengan laman web ini..Syukur Alhamdulillah..banyak manfaat..krn sy tahu..terlalu banyak lagi kejahilan saya…=(
artikel ini, membuatkan saya takut..kalau2 saya termasuk golongan seperti di atas..hanya islam pada nama..nt,,di hadapan Allah..saya bukan siapa2,,Nauzubillah..
ya muslim wa muslimat..apakah yg bisa kita lakukan utk meraih cinta Ilahi melebihi segalanya..?
December 13th, 2009 at 23:24
salut untuk topik artikelnya. internet memang banyak berisikan hal-hal yang baik untuk perkembangan islam yang sangat saya cintai ini.maupun hal-lainnya yang bermaksud meruntuhkan islam dan keimanan pengikutnya.kadang terasa sedih bila membaca artikel tersebut apakah sedemikian buruknyakah islam ini hingga dicap agama teroris dengan segala argumentasinya. Wallahuallam kuserahkan kebenarannya kepadamu ya Allah. (maaf, ungkapan perasaan karena barusan membaca artikel tentang kejelekan islam)bagiku islam adalah agama damai dan mudah-mudahan membawa kasih dan sayang, kedamaian, kesabaran dan kesejahteraan bagi pengikutnya dunia dan akhirat amin. kembali ke topik, ucapan selamat bagi para pengikut agama lain yang merayakan hari besar agamanya menurut saya dan sekali lagi menurut saya rasanya tidaklah mengurangi keimanan kita kepada Allah SWT. dalam rangka hubungan kita sesama manusia saya rasa suatu hal yang wajar. masalah kita mengakui atau tidaknya hari tersebut bagi saya tergantung niat hati kita. dan Allah lah yang maha mengetahui. jadi biarlah Allah yang menentukan kita salah atau tidak. maaf bagi semua saudaraku yang tidak sependapat, karena kita ini hidup bermasyarakat.
January 6th, 2010 at 21:26
Assalamualaikum umiana seorang ikhwan af1 sblumnya. bgaimana agar ana hsa menghlangkan keglishan dan kebingungan sehigga tmbuh keikhlasan yang sbenarnya.
January 25th, 2010 at 16:02
aku cinta pada ISlam
aku cinta pada Islam
aku cinta pada Islam
ya Allah, jangan engkau biarkan aku terkeluar daripada Islam yang terCINTA
ya Allah, jangan engkau biarkan aku melakukan sesuatu yang dasyat sehingga akan membuatkan engkau sangat murka dan tidak teragak-agak untuk melemparkan azab MU pada ku
Tiada tuhan yang layak disembah Melainkan ALLah yang menciptakn KIta….
yang memilih kita diantara yang Terhina
yang memuliakn kita di antara yang TerHINA
May 1st, 2010 at 05:04
islam memang harus tetap terjaga dengan baik allah pasti suka dengan orang muslimah dan juga rajin ibadah dan juga mengaji memang beliau nabi kita nabi muhammad sering sekali beribadah & mengaji di setiap saat jadi kita harus menuruti apa kata beliau
May 1st, 2010 at 05:05
assalamualaikum terlambat kan
May 21st, 2010 at 00:43
assalamualaikum
semoga solawat senantiasa tercurah ke junjungan Rosullah SAW. berkenaan dengan banyaknya orang yang salah menafsirkan apa itu Islam saya kira Artikel ini cukup membantu menjelaskan hakekat makna Islam, teruslah berjuang semoga Allah meridhoi langkah kita amin! wassalam
August 5th, 2010 at 00:23
assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh
saya setuju,banyak sekali anak muda jaman sekarang yang selalu bergantungan pada ramalan-ramalan semacam itu.
bahkan tidak sedikait pula orang yang sudah tua pun masih beranggapan seperti itu……………….
pada dasarnya kita masih harus mengenal islam lebih dalal lagi,agar kita menjadi islam yang kaffah…………….
August 22nd, 2010 at 11:29
asalamuakum, umi apakah benar nabi muhamat aiahi wasalam itu adalah nabi ter’akhir dya lah penutup para nabi itu aja komentar dri saya wasalam.
August 23rd, 2010 at 13:23
@ Widia
Wa’alaikumussalam,
benar, dalilnya adalah firman Allah Ta’ala,
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al-Ahzab: 40)
November 14th, 2010 at 23:21
assalamualaikum,,,
saya ini berusia 21 thun
tpi saya belum mngenal betul islam tersebut,,
padahal Allah menyuruh kita msuk islam secara kaffah,,
tolong bantu hamba Allah ini,,
berikan saya tausiah yg bermakna buat kehidupan saya
saya jg tkut dengan pergaulan masa kini,,,,
January 12th, 2011 at 14:43
ya saya setuju dengan semua itu………..
tapi bagaimana mereka lebih mempercayai tetua (nenek moyang) daripada kuasa Tuhan mereka ??????????????
February 16th, 2011 at 22:47
subhanallah…alhamdulillah..ALLAH HU AKBAR!sejuk hati membacanya! syukran dan baik ayat nya…jadikan ia tauladan hidup!bagus ada banyak blog macam ni!
March 17th, 2011 at 19:31
ASSS..sya iqbal…!!!Aq islam tp sprti yg di bhs di atas Skian bnyak kaum mnafik yg mengatas nmakan islam..Mngkin aq salah 1 dri mereka…Mengaku islam tp ga tau islam yg sbnarnya…!!!!Sdah 26 thun aq hdup…tp aq blom bsa mngenal islam yg sbnarnya…Mka dri itu aq mlai mngetik islam di web spa tau aq bsa Lbih mngenal islam Bsa jd islam yg baik.bkan s’orng yg mnfik yg mngaku islam tp ga prnah mnjalankan apa yg di printah kan islm.Aq di sni untuk blajar blajar tntang agama ku bljar bagaimna aq bsa mndkatkan diri sma allah,yg mnciptakan alam smesta bserta isinya.Aq btuh bmbingan dr tman”
March 18th, 2011 at 21:14
@ Muhammad Iqbal
Mari kita bersama belajar. Semoga Allah senantiasa memberikah kita hidayah yang merupakan nikmat yang paling besar dalam hidup.
“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan, Allah akan memahamkannya dalam perkara agama.” (HR. Bukhari & Muslim)
“Barangsiapa berjalan di satu jalan dalam rangka menuntut ilmu agama, maka Allah mudahkan jalan menuju surga” (HR.Muslim)
beberapa link yang bermanfaat untuk mencari ilmu
http://yufid.com –>mesin pencari untuk belajar masalah agama
http://kajian.net –>tempat download audio kajian kajian islam
http://radiomuslim.com –>radio islam online
April 18th, 2011 at 21:28
asslmu’alaikum wr…wb….
Alkhmdulillah ak bs brgabung brsma sma& ingin bljar tentang islam krna kmi org yg tau tentang islam yg benar…
Billahitaufiqwalhidayah wasslmu’alaikm wr…wb….
May 13th, 2011 at 19:55
Alhamdulillah…..bagus ajaran ini…..aku setuju dengan semua ini…….kalau kita lihat pergaulan negatif di zaman modern ini…..seolah-olah mereka tidak mempunyai Tuhan sama sekali……..maka dari itu kita segenap umat islam, mari kita sama-sama bahu membahu membangun ajaran islam yang sebenar’a…..berikan contoh untuk anak cucu kita yang akan datang di kemudian hari…..amin
June 18th, 2011 at 17:46
bagaimana cara menghilangkan pikiran maksiat kita dengan cara islam?
June 19th, 2011 at 14:21
alhamdulillah
June 23rd, 2011 at 11:08
assalamualaikum,,
ana izin share yy…
syukron,,
wassalam,,,
October 20th, 2011 at 21:07
assalamu’alaikum…
Af1 sebelumnya..untuk poin no.2 ane sedikit kurang sependapat..krn memang pd zmn nabi tidak ada hal demikian..namun..bersholawat,mengenang nabi beserta teladannya..adalah hal yg indah..dan di anjurkan..dgn mengadakan maulid nabi..qt mengajarkan islam dan teladan nabi dg cara yg menyenangkan..bukan dg cara yg membosankan..af1 1x lagi..
Wassalam
October 23rd, 2011 at 15:20
@ Rahmad
Wa’alaikumussalam warahmatullah,
Semua yang menyenangkan dimata manusia belum tentu menjadi hal yang disenangi dan dicintai Allah. Tentu kita semua ingin menjadi hamba yang Allah dicintai dan menjadi pengikut Nabi yang sejati. Tapi apakah impian tersebut akan menjadi nyata bila kita beragama hanya mengikuti tradisi dan yang penting menyenangkan hati?
Apalah artinya bila kita mengaku mencintai Nabi tapi Nabi sendiri berlepas diri dari amalan kita?
Apalah artinya kita mengadakan maulid bila Nabi sendiri tidak mencontohkannya?
Bahkan bisa jadi bukan pahala yang kita dapati tapi setumpuk dosa yang tiada kita sangka. Waliyyadzubillah.