Saudariku… Kuingin Meraih Surga Bersamamu

Penulis: Ummu Ziyad

Memakai jilbab, untuk saat ini dan di negara ini, bukanlah berarti sebuah pengilmuan akan agama. Dulu aku pernah beranggapan bahwa seorang yang memakai jilbab adalah orang yang akan berusaha mempertahankan jilbabnya disebabkan proses pemakaian jilbab itu sendiri membutuhkan pergulatan di hati yang membuncah-buncah dan penuh derai air mata. Tapi sayangnya, makin bertambah usiaku, maka berubah pula anggapan itu disebabkan berbagai kenyataan yang kutemui.

Aku baru menyadari ada sebagian wanita yang menggunakan jilbab hanya karena sekedar disuruh atau diwajibkan oleh orang tua, tempat belajar atau tempatnya bekerja. Jika telah keluar dari ‘aturan’ itu, maka lepas pula jilbab yang menutupi kepalanya. Mungkin karena itulah kain-kain itu tidak menutup secara benar kepala dan dada mereka.

Sebagian lagi, memakai jilbab karena pada saat itu, jilbab terasa pas untuk dipakai dan lebih menimbulkan kesan ‘gaya’ dan kereligiusan agama. Apalagi jika diberi pernak-pernik di sana-sini. Jilbab yang seharusnya menutup keindahan wanita tersebut malah justru menambah keindahan itu sendiri. Ditambah lagi kesan agamis yang terasa nyaman di hati.

Aku juga pernah berpikir dan bertanya-tanya, bahwa orang-orang memakai cadar dan berjilbab lebar apakah tidak kepanasan dengan seluruh atributnya? Apakah tidak repot jika hendak keluar dimana mereka harus memakai seluruh kain panjang tersebut? Mulai dari baju, jilbab yang lebar, masih harus ditambah memakai kaus kaki! Ah! Dan di balik jilbab itu, ternyata masih ada jilbab lagi! Dan… apakah mereka bisa melihat dari balik cadar yang menutup matanya?

Untuk yang satu ini, waktu tidak cukup untuk menjawab semua pertanyaan itu. Karena butuh pengetahuan lain yang merasuk ke dalam hati untuk mendapatkan jawabannya. Pengetahuan akan indahnya Islam dengan segala pengaturan yang diberikan oleh Allah. Pengetahuan akan surga yang begitu indah dan damai dengan segala kenikmatannya. Pengetahuan bahwa surga tidak akan tercium oleh wanita yang mengumbar-umbar aurat di depan khalayak. Pengetahuan bahwa penghuni neraka yang paling banyak adalah wanita. Ternyata kerepotan itu bukanlah kerepotan, melainkan sebuah usaha. Usaha dari seorang wanita muslimah untuk menggapai surga-Nya. Untuk bersanding dengan suaminya ditemani dengan bidadari cantik lainnya. Panas dari jilbab itu bukanlah rasa panas yang menyesakkan pikiran dan dada. Akan tetapi hanya sepercik penguji jiwa yang dapat meluruhkan dosa-dosa kecil dari seorang insan wanita. Bukankah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa setiap kesusahan yang dialami muslim merupakan peluruh bagi dosa-dosanya.

Maka… hatiku kini pedih… Ketika kemarin melihat saudariku yang lain, seiring dengan berjalannya waktu, kini telah membuka jilbabnya. Sempat kutanyakan, “Di mana jilbabnya?”

Ia menjawab, “Tidak sempat kupakai.”

Aih… waktu kutanyakan itu, memang pada saat dimana orang-orang sibuk menyelamatkan dirinya dikarenakan bencana alam. Aku hanya terdiam mendengar jawaban itu. Ah… mungkin karena sangat terkejutnya sehingga tidak sempat berbalik lagi untuk mengambil jilbab.

Tapi hari ini… kutemukan dia sudah menanggalkan jilbabnya. Bahkan tak tersisa sedikitpun jejak bahwa ia pernah memakai jilbab. Kini ia telah bercelana pendek dengan pakaian yang pendek pula. Sesak rasanya dada ini. Tetapi belum ada daya dari diriku untuk bertanya lagi tentang sebuah kain yang menutupi kepala dan dadanya. Masih tersisa di benakku, jika seseorang yang menggunakan jilbab melepas jilbabnya… maka habislah sudah… karena perenungan dan pergulatan hati itu kini telah dikalahkan oleh hawa nafsu. Perenungan yang pernah mendapatkan kemenangan dengan dikenakannya jilbab itu kini justru bahkan tak mau diingat. Hanya kepada Allah-lah aku mengadu dan memohonkan hidayah itu agar tetap ada bersamaku dan kembali ditunjukkan kepadanya.

Saudariku… kuingin meraih surga bersamamu. Maka, saat ini aku hanya bisa berdoa. Semoga kita bertemu di surga kelak…

Donasi dakwah YPIA

77 Comments

  1. irma says:

    Assalamualaikum wr..wb

    Pemandangan seperti itu yg sering aku lihat, sehingga aku pd waktu itu blum berani berhijab…aku takut tidak bisa menjaga jilbab ku..aku ingin bila berhijab tak ingin menanggalkannya kembali ( Mohon Doa nya), hingga suatu saat aku di pertemukan dgn Saudari ku di dunia maya ini yg tiada segan memberikan pengertian apa yg selama ini menjadi kegundahan ku…..aku bertanya kenapa diri ini blum juga berani berhijab?? Dia pun memberikan cerita proses bgmn dia berhijab, apa yg membuat dia memutuskan berhijab, aku baca artikel dia berulang2…masih ada keraguan pd diri ku,dia pun memberikan artikel yg lain…aku baca & aku resapi ( muhasabah) dan akhirnya aku menemukan jawabannya tepat hari Jum’at tgl 9 Mei 2008,aku putuskan berhijab..pagi itu pun hampir gagal lagi aku berhijab, kembali aku tanyakan pd diri sendiri,,,apa sebenarnya yg aku cari di Dunia yg singkat ini??dgn berdoa & mengucap basmala dan sambil menitikkan air mata aku mantap berhijab…aku berhijab karena MU YA ALLAH, aku mohon di beri kemudahan dalam setiap IBADAH ku & Kuatkan Iman & Islam ku selalu….. Hari itu aku kabarkan ke sobatku yg blum pernah aku bertemunya bahwa hari ini aku tinggalkan Nafsu Duniawi…Dia pun mengirimkan sms yg indahhhh sekali kata2nya, sampai aku menitik air mata bahagia…..Perkenalanku dgn nya membawa aku lebih mengetahui apa itu HIJAB & ISLAM,walaupun aku blum bisa seperti dia memakai Jilbab yg Syar’i…aku berharap dpt spti dia untuk memakai jilbab yg syar’i…Aku mohon doa dari Saudari2 ku disini, Agar aku bisa tetap Istiqomah….amin… ( perkenalan kita itu terjadi karena ALLAH jua…semoga persaudaraan kita tetap langgeng ( syukron untuk Ukthy Dian, semoga kau selalu dalam Lindungan NYA, amin )

  2. irma says:

    Assalamualaikum….

    Afwan Ummu….ada yg tertinggal, petnyaan ini yg selalu menganjal di hatiku hingga saat ini.bgmn cara kita untuk selalu istiqomah jgn sampai aku menjadi org yg merugi di kemudian hari & bgmn menjaga RASA MALU kepada Allah itu selalu ada di diri aku?…aku jg takut suatu saat itu terjadi pada diri ku, jgn sampai jilbab yg aku pakai ini tanggal dr diri ku, adakah doa nya Ummu?aq ingin lebih byk lagi belajar ilmu agama agar aku bisa menjadi sebaik2nya perhiasan di dunia ini yaitu wanita sholeha, aku tau itu butuh perjuangan yg berat…karena Iman seseorang sering turun naik….kemana aku harus menimba ilmu yg sesuai dgn ajaran NYA, krn sekrg ini byk ajaran yg sdh tdk sesuai lg dgn Akidah..Aku yg masih sgt Awam dgn Ilmu Islam…mohon pengarahannya dr Ummu & saudari2 ku mungkin dpt membantu agar hati ini tdk selalu gundah….

    Maaf jika ada kata2 yg salah krn aku masih fakir ilmu..

    Wassalam

  3. humaira says:

    salamullah ‘alaikum

    Ekh fiellah,, rasa sakit yang teramat ketika melihat saudara seiman belumlah menunaikan ayat hijab,, terlebih melihat keluarga sendiri. Entah mengapa masih saja ada yang beralasan ”aku belum pantas pake kerudung kayak ginian mah, soalnya kelakuan aku masih jauh dari sifat” orang yang pake gituan”
    bukankah hijab dapat menjadi rambu atau lampu merah bagi kita sebelum bertindak??
    ukh ana ingin kesyurga bersama mereka keluargaku,,
    ana ingin kesyurga bersamamu,,,

  4. afifah thahirah says:

    asssalamu alaikum

    Subanallah………………………..

    Istiqomah d balik ini semua adalah yang terpenting. Kita lebih mudah untuk mencapai puncak daripada untuk mempertahankannya…………
    Tetapi dengan ilmu n sodara2 yg seiman yg ada disekeliling kita, setidaknya dapat menjadi pemicu semangat untuk kita.
    Begitu pentingnya arti dari ukhuwah di balk ini semua.
    Salam Ukhuwah

  5. ummu 'aisyah al banarany says:

    semoga ALLOH Subhanahu wata’alaa memberikan jalan keistiqomahan kepada ikhwah yang mendirikan sunnah dengan ikhlas mengharap ridho ALLOH ‘aza wajala

  6. hafshoh says:

    assalamu’alaikum…
    Sekarang ini begitu banyaknya wanita berjilbab, tapi jilbab yang mereka kenakan jauh dari syari’at. Yakni di kampus dimana ana menuntut ilmu, meskipun berlabelkan “universitas Islam”. Tapi sungguh miris hati ini ketika melihat teman-teman dengan pakaian yang jauh dari syari’at, entah itu celana jeans yang ketat, baju yang membentuk lekuk tubuh, kerudung yang hanya menutup kepala atau lebih sering disebut kudung gaul, dan fenomena pemandangan yang lainnya yang membuat mata tercengang. Ditambah pula dengan pergaulan tyang tanpa batas dan tanpa malu dengan lawan jenis….Apalagi ditambah dengan bermunculan-bermunculan film maupun sinetron yang terkenal dengan film ataupun sinetron Islami tetapi jauh dari nilai-nilai Islam. Film/sinetron yang menampilkan wanita berjilbab ‘gaul’ yang membuat opini di masyarakat itulah jilbab yang benar, film yang menampilkan wanita dengan berjilbab “Lebar” bahkan bercadar, yang membuat opini masyarakat bahwa “wanita berjilbab lebar dan bercadar aja ‘pacaran’….Inilah ujian yang sedang diberikan kepada kita…Untuk teman-temanku tercinta…semoga selalu mencari jalan kebenaran dan Semoga Alloh Azza wa Jalla memberi hidayah kepada kalian semua …..

  7. ismi says:

    Assalamualaikum wr. wb

    Alamdulillah saudari kita tela dapat berijab, meskipun belum sesuai degn syar’i tp itu sunggu sngat luar biasa, dulu aku juga pengalaman dlm proses ijab sangatlah membutukan kesabaran dan ketegasan, Butuh keimanan yang kuat untuk berhijab apalagi dijaman sekarang dimana gadis2 lebih meliat ke fashion yang gaul2, bakan sampai rela menanggalkan jilbabnya. Aku juga punya saabat dia adal muslimah sejati yang menutup auratnya, tapi karna hawa nafsu telah mengalahkan keimanannya kini pakaian dia yang dikenakan selayaknya orang2 kafir. naudzubillah.

  8. Dian Ambarawati says:

    Assalamu’alaykum,

    Teruntuk ukhty Irma sahabatku….

    Sesungguhnya NIKMATnya TAKWA adalah setelah mengamalkannya, bukan pada saat mengkhayalkannya….

    Rasulullah bersabda, “Allah akan MEMBAHAGIAKAN seseorang yang mendengar ucapanku kemudian dia sadar dan melaksanakannya seperti yang didengarnya.” (Hadist)

    Tak usah terdera takut, apabila kita terus istiqomah bersandar kepada Al-Qur’an dan As Sunnah.

    Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah bersabda:

    ”Telah aku tinggalkan (wariskan) bagi kalian perkara yang apabila kalian berpegang teguh dengannya maka kalian TIDAK AKAN TERSESAT selama-lamanya setelah aku pergi, yaitu Kitabullah (AlQur’an) dan Sunnahku.” (HR Al Hakim)

    Genggamlah ia,
    Peluklah ia dengan dekapan erat.
    Ikutilah petunjuknya.
    Jangan engkau lepaskan lagi. Jangan…
    Akan sangat sulit pabila genggamanmu itu terlepas lagi.

    Maryam; 76, “Dan Allah akan memberi petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk.”

    Semoga Allah senantiasa menjaga kita semua…

    Wassalam,
    Dian. A
    nan fakir ilmu wa amal

  9. aning says:

    Alhamdulillah, saat ini banyak sekali muslimah yang telah berjilbab,,coba kita refleksi kebelakang benyak peraturan yang melarang muslimah untuk berjilbab,,,,subhanallah betapa besar perjuangan muslimah dahulu untuk melaksanakan kwajibannya menutup aurat,,,tetapi saat ini kenapa masih banyak muslimah yang mngumbar auratnya,, padahal mereka itu tahu bahwa berjilbab adalah salah satu kwajiban sebagai seorang muslimah,,, saya pernah mendengar alasan salah seorang adek tingkat saya” saya belum siap make jilbab, mau jilbabi hati dulu, dari pada saya pake jilbab tapi kelakuanku jelek kan malu” yah itulah salah satu alasan klise,,untuk menghindar dari tanggung jawab,,padahal dengan berjilbab itu akan menjadi benteng terhadap akhlaknya….semoga trend jilbab saat ini tidak hanya mengikuti mode saja tetapi jilbab yang syar’i….
    semoga Allah menguatkan iman qita dan mempertemukan qt didalam surganya…amin

  10. ummu hafidh says:

    mmm…sy juga sering mengelus dada melihat saudari2 yg dulu terlihat begitu istiqomah dgn hijabnya lalu sy ketemu kembali dlm keadaan msh berjilbab tp…(ah,ya…begitulah..).Ketika ditanyakan penyebabnya ia pun menjawab,”saya harus bekerja,dan untuk itu saya harus menanggung resiko secara profesional”…T,T
    Semoga kita senantiasa dberi kekuatan untuk dpt istiqomah di jalan ini. Amin :)

  11. ummu raihan says:

    afwan ummu, minta ijin copy :-) buat mengingatkan diri sendiri agar tidak lalai .. jazakillah

  12. Nia says:

    Afwan ummi…
    Ana izin untuk mengcopy artikel ini, agar ana tetep istiqomah..
    Jazakillah ^_^

  13. Soleha Octaria says:

    Assalamu’alaikum…

    Subhanallah…ada ukhty Irma dan Ukhty Dian juga…
    Semoga kita semua bisa tetap istiqomah dalam mempertahan hijab yah dan senantiasa berada pada jalan yang lurus, yaitu jalan yang diridhoi-Nya… Amiin…

    “Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” (QS. Al-An’am : 125).

    Wassalam,
    Liha

  14. irma says:

    Waalikumsalam wr wb

    Iya ukhty liha…..kita ketemu lagi di sini, mari kita sama2 bertholabul ilmi disini. Semoga kita termasuk orang yang di beri Hidayah & selalu Istiqomah. amin

  15. ikhsan says:

    Sekedar berbagi pengalaman, mereka yang berjilbab, kebanyakan hanya menambah keburukan pada hati laki-laki. karena dengan berjilbab, mereka terlihat lbh cantik dan indah. banyak diantara mereka yang memiliki perilaku dan pemahaman islam yang buruk sekali. bahkan hanya sebagai penghias semata. kebanyakan diatara mereka biasanya para aktivis haroki, terutama yang berkecimpung pada politik, partai dan demokrasi(tidak saya sebutkan). jilbab seperti itu hanya akan menambah keburukan pada laki-laki. oleh karena itu, kita tidak sebaiknya memvonis atau men cap buruk mereka yang belum berjilbab dan menjaga hijabnya. karena mereka yang berjilbab pun, hanya menambah keburukan saja. seperti halnya aktivis haroki, mereka terlihat aktif dalam dakwah kesana-sini. namun isinya kosong belaka. oleh karena itu kita harus meyakini tentang wajibnya jilbab dan menambah ilmu kita sehingga kita mengetahui cara berjilbab dengan benar, dan tidak bertujuan untk berhias. saran saya, pakailah jilbab yang benar menurut syar’i(tidak seperti jilbab yang dikenakan para akhwat aktivis haroki) dan menjaga akhlak yang baik. saya hanya ingin meluruskan, yang baik datangnya dari Alloh dan yang buruk datangnya dari saya.

  16. ikhsan says:

    satu lagi hal yang saya ingin luruskan, ukuran keberhasilan tidak ditinjau banyaknya wanita yang memakai jilbab, namun cara jilbabnya-lah yang perlu diperhatikan. apakah wanita itu sudah memenuhi kriteria jilbab yang syar’i ataukah tidak. karena keburukan yang dapat diakibatkan oleh wanita yang berjilbab tidak syar’i(aktivis dakwah haroki) akan jauh lebih besar dibanding wanita yang tidak berjilbab. karena itu tadi, bahwa berjilbab tidak syar’i hanya akan terlihat pada wanita itu “terlihat lebih cantik” dan Terlihat “gemes”. seharusnya ini yang perlu disadari oleh para wanita. Jika kita terus menerus secara kontinu mencari ilmu, maka sudah seharusnyalah kita memakai jilbab yang syar’i dalam rangka mengamalkan ilmu syar’i tadi. kira-kira begitu.

  17. aisyah says:

    Assalamua’laikum wr.wb

    Muslimah,,, maaf sebelumnya karena saya sudah mengcopy artikel artikel tanpa izin…

    artikel artikel yang ada di website ini sangat keren dan bermanfaat besar bagi saya dan saudara saudara yang lain…

    terimakasih…

    Wassalamua’laikum wr.wb

  18. Assalamualaikum…Ummu,,,,

    salam knl buat Ukhti Irma,Dian dan saudari muslimah semuanya…

    perkenalkan nama saya eka,,,
    saya juga seorang remaja berjilab,,, ada kalanya eka diliputi perasaan ingin menanggalkan jilbab ini,,,
    tapi atas dukungan keluarga yang terus mensupport eka untuk ttp berjilbab eka akhirnya bisa tetap memakai jilbab ini. walau mash sering timbul perasaan gundah… yang msh eka bingungkan sampai saat ini apa maksud dr gundah itu sendiri,,,

    Minta dukungan nya ya supaya eka tetap istiqomah dijalan-Nya…

    salam Taaruf…

    Wasalamualaikum…

  19. irma says:

    Waalaykumsalam wr. wb..

    Salam kenal juga ukhty eka dari kami berdua….
    Subhanallaoh…bersyukurlah ukhty telah mendapatkan HIDAYAH selagi masih remaja.

    ukhty tau kan aku baru saja hijrah…..ilmu ku pun masih sangat minim, kegundahan yang ukhty rasakan mungkin sama seperti yg aku rasakan.
    Kegundahan takut tidak bisa menjaga HIJAB yg telah dipakai, takut tidak istiqomah dll

    ukhty…kita tidak bisa berjalan di jalan ini sendirian, kita butuh orang2 yg sejalan dgn kita, yang sama2 ingin mencari keselamatan dunia & akhirat….
    carilah teman2 yg seperti itu ukhty agar saling mendoakan & mengingatkan akan kebenaran. disamping tekad kita yg kuat untuk memperbaiki diri, kita pun harus sesering mungkin belajar & mendalami ilmu ISLAM, ibarat pohon yang membutuhkan pupuk dan air terus menerus agar mendapatkan buah yang manis.
    Jika ukhty berkenan, kita bisa menjadi teman..Insya Allah, bisa saya tahu email ukhty?

    Maaf jika ada kata2 yang kurang berkenan.
    Hamba Allah Yang fakir Ilmu

  20. irma says:

    Ukhty eka…..ini ada referensi bagus dari sahabat ku, silahkan ukhty baca di http://rohmat-15.co.cc/blog.php?id=38
    , semoga bermanfaat…

    wassalam

  21. putry says:

    assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu

    salam kenal buat saudari ukhty-ukhty yang telah diberi HIdayah oleh Allah SWT.

    afwan jika komentarnya kepanjangan.

    selama ini saya hanya sebagai pembaca diweb yang baru saja saya temukan. *semoga Allah memberi rahmatNya pada admin, penulis dan pembaca web ini*
    dimana web ini baru saja saya temukan *kurang lebih seminggu yang lalu*setelah hampir 5 tahun saya bergelut didunia maya mengingat usaha yang saya geluti bersentuhan langsung dengan akses internet, namun waktu yang begitu panjang yang diberikan Allah SWT amat sangat jarang saya gunakan untuk membuka situs yang bisa menambah pengetahuan saya tentang indahnya islam justru sebaliknya hanya menjadi sarana bermaksiat kepadaNya

    sama dengan ukhty dian, saya juga baru saja menemukan keindahan islam setelah hampir seluruh waktuku bermaksiat kepada Allah *astagfirullah…astagfirullah..astagfirullah..semoaga Allah mengampuni dosaku. alhamdulillah telah Allah berikan teguran yang mengantarku pada pintu hidayahNya meski ada sakit yang begitu amat mendera tapi dengan hadirnya rasa sakit yang amat sangat itulah yang membuatku merasakan begitu nikmat sujud diujung malam sambil merintih berderai air mata memohon ampunan dihadapan Rabku, mengantarku pada pintu majelis taklim yang memberikan pengetahuan tentang indahnya islam dan alhamdulillah menggerakkan hatiku menggunakan hijab secara syari’i. mohon doanya semoga hidayah ini terus bisa kugenggam, dan mari kita meraih surga bersama-sama.

    ucapan terima kasihku buat seorang uhkty bercadar *semoga Allah SWT selalu memberikan rahmatNyauntukmu* yang berada disebuah apotik dikota metro Makassar yang dikelolah oleh orang-orang yang menggunakan hijab yang sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah SWT dan disunnahkan oleh Rasulullah swt

  22. Dian Ambarawati says:

    Wa’alaykum salam ukh Putry,

    Saya merinding membaca cerita ukhty,yaitu kala beristighfar karena mengingat masa lampau yang penuh dengan maksiat…

    Sesungguhnya jika sekeping hati telah tertaut dengan Cinta Allah, maka, tak diragukan lagi pasti Allah pun mengecup sang hamba dengan sehangat semilir Rahman-Nya dan selembut hembusan angin Rahim-Nya.

    Kala pemikiran sudah bisa memahami fenomena alam, hakikat keciptaan manusia dan kehidupan, maka pemikiraanya akan bangkit, jika dulu hanya mengejar kemilau dunia, sang insan pun kini mengejar kehidupan abadi (surga). Karena manusia telah bisa menjawab tiga pertanyaan dasar (Uqdatul Kubra):
    1. Dari mana ia hidup?
    2. Untuk apa dia hidup?
    3. Mau ke mana setelah hidup?

    aaaahhhh rasanya saya kembali kekondisi 2 bulan lalu…
    kala ukhty berterimakasih kepada ‘seseorang bercadar’…
    saya kembali teringat bahwa ALLAH telah memberikan hidayah kepada saya melalui media sahabat2 baru yang mencintai saya karena ALLAH….

    Mereka dengan sabarnya men’cekoki’ saya dengan ceramah2nya. Sungguh pada awalnya semua itu membuat saya MABOK dan PUSING 7 keliling…
    bertubi2 saya menerima “kenyataan dan kebenaran” bahwa kehidupan saya selama ini SALAH!!!

    hingga ALLAH membalikkan hati saya 180derajat…

    Alhamdulillah….
    hingga hari ini saya TAK SANGGUP kembali menjadi seperti saya yang dulu lagi….

    Karena itulah…. saya tak henti-hentinya mengajak sahabat2 saya yang masih terlena dengan dunia untuk menyadari bahwa nikmat yang terindah adalah nikmat ISLAM… nikmat IMAN, TAAT dan TAKWA…
    meskipun tak semua hati mereka dapat menerima kebenaran ini….
    meskipun saya dibilang ANEH
    meskipun saya dibilang SAKLEK
    meskipun saya dibilang GAK ASYIK LAGI
    meskipun saya dibilang SOK SUCI…
    Tapi saya tetap bertahan…

    ahhhh andai mereka paham… pastinya mereka akan merasakan PENYESALAN TINGKAT TINGGI seperti apa yang saya rasakan….

    Duhai sahabatku nun jauh disana…

    Jika ku mengharapkan engkau terikat SYARIAT….
    Tiada lain karena ku mencintaimu….

    Wassalam,

  23. ummu Alfauzan says:

    Assalamu’alaikum wr.wb

    Jazakillah ummi atas tausiyahnya..
    Mohon saya dikirimi artikel2 yang terkait dengan ketaatan istri terhadap suami, terlebih untuk suami yang telah meninggal…

    Semoga Allah menguatkan hati ini, dan mengganti dengan yang lebih baik..

    Jazakillah khoiron katsir..

    Assalamu’alaikum

  24. jiri says:

    izin copy tulisannya untuk mading ia.

  25. destikaaa says:

    assalamualaikum ukhty..
    artikel ini sgt menyentuh hati kuu..
    meskkipun aku skrg udh berkerudung..
    tp aku masih merasa gundah..
    tolong bantuannya ya ukhti..??

    aku berjilbab wktu kls2 SMA, skrg bru masuk kuliyah di jogja..

    aku tdnya berjilbab cuma krn krn aku pernah tinggal di negeri arab(wktu kls 3sd) trs pulang ke indo.. dan aku pun sudah mnjadi haji kecil..

    ingin rasanya hati ini ingin kembali ke tanah suci itu..

  26. ashabul yamin says:

    assalmualaikum wr wr.
    salam ukuwah bwt kalian smua..
    mdh2 dengan adanya hal2 lura biasa kya gini bs mbwt kita ttp istiqomah, amiin……….

    untuk deestika…
    ada sebuah perumpamaan yg baek untuk ukti,
    seorang Kiayi yg dia hidup zuhud di pegunungan masih jauh jika di banding dg seorang kiayi yg hidup zuhud jg di tengah2 kota..
    itu karena apa, krn di pgunungan godaanya dikit, yg ada cm phon2,hewan2 n sejenisnya..
    nah tp klo di kota???
    subhanallah berat nya….

    naa…hilangkan rasa gundah, carilah teman seperjuangan agar saling membahu…
    tetep istiqomah!
    salam taaruf…

  27. Nita says:

    Para muslimah sejati,

    Bagaimana kiranya bila keinginan hati untuk berljilbab sudah sedemikian kuatnya, tapi suami belum mengijinkan dengan berbagai alasan ? Apakah saya telah berdosa dan apa yang harus saya lakukan untuk memenuhi kewajiban sebagai seorang muslimah yang dicintai Allah ??

  28. ratri says:

    Assalamu’alaikum

    Jazakumullah y ukhti sdh memberi bacaan penyejuk hati.
    Insya Allah ana smkin mantap memegang aqidah ini.Amin

    Hamba Allah yg sdg mencari jati diri

  29. untuk dapat meraih surga perlu pengorbanan harta dan diri lha ngak mau berzakat,bersedekah,banyak bersyukur,sabar apakah akan dapat surga ?

  30. ainul mardhiyah says:

    Assalmu’alaykum warahmatullahi wabarakaatuh
    Afwan ummi…
    yaya izin untuk mengcopy artikel ini ya, agar yaya tetep istiqomah..
    Jazakillah

  31. Abu Falih says:

    Assalamu’alaikum. Wahai saudaraku, sibukkanlah diri kita dengan menuntut Ilmu Agama, mengamalkan, dan mendakwahkannya. inilah Jalan Menuju Surga-Nya.semoga kita di kumpulkan dalam Jannah-Nya.amiin

  32. maryati says:

    assalamu’alaikum ukhti….
    memang benar ya ukhti klo mw menuju sesuatu yang benar itu hrs berkorban, mulai dari ejekan, atau juga komentar orang2…tapi setelah saya baca artikel ini saya bisa lebih tegar menghadapi smw itu!!!!
    jajakallah ya ukhti setelah saya baca artikel ini mudah2 saya bisa lebih istiqomah….& semoga Q-t2 dapat bertemu di surga….

  33. untuk dapat meraih surga dengan pengorbanan harta dan diri

  34. mia says:

    surga itu ga didunia…so keep istiqomah ya ukht!!!!!!!

  35. abid says:

    saya tidak se7 jika penghuni neraka banyak wanita, karena alloh lah yang maha tau masalah surga dan neraka…..belum tentu orang begroundnya muslim tapi hatinya belum tentu muslim juga

  36. abid says:

    untuk meraih surga alloh kita harus menjahui larangan alloh n melaksanakan perentahnya

  37. abu mufid says:

    izin copy buat mading kampus ya….

  38. bahrul says:

    Assalamu’alaikum

    Mau ijin ambil beberapa artikel untuk saya posing di blogQ
    Boleh ya…. Jazamukullah Khoir.

    Wassalamu’alaikum

  39. Assallamualaikum warahmatullah
    teruntuk ukhty saudariqu seiman.. salam ukhuwah.. gimana ya agar q bisa berkenalan dengan kalian q ingin memiliki teman2 yg shalih.. q ingin memiliki teman yg bisa q ajak berbagi dan saling menyemangati hanya karna Allah,

  40. Assallamualaikum warahmatullah..
    sungguh indahdahnya persaudaraan muslim itu.. semuanya dilakukan hanya karna mengharap ridha Allah.. semoga Allah mudahkan jalan kita untuk istiqamah dijalanNYA. Ya Allah pertemukanlah q dengan teman22 yg shalih, tunjukilah q jalanMu yg lurus.
    wassalamualaikum..
    dari seseorang yg merindukan seorang sahabat

  41. ilham says:

    Assalamu’alaikum

    Afwan Ummu.. bolehkah materi ini saya copy and saya publikasikan ke majalah yang saya kelola? supaya lebih banyak yang membacanya dan mudah-mudahan memberikan pencerahan bagi para muslimah lainnya.

  42. www.muslimah.or.id says:

    Wa’alaikumussalam
    Silakan akh Ilham. Dan mohon nama penulis dan sumber tulisan yaitu http://www.muslimah.or.id tetap dicantumkan ya…

  43. ukhti_sri says:

    Assalamualaikum wr.wb
    subhanallah,,artikel ni sngt menyentuh,,
    saudariku semua….mari kita berlomba-lomba mencari keridhaan ilahi,,,
    keep istiqomah,,,
    untuk saudariku seiman SITI NURHAYATI,,
    mari kita eratkan ukhuwah kita,,
    slm ta’aruf dari ana,,
    tafadholli kirim pesan melalui email ana
    baarokallahufiikum jazakumullah khairu jaza

  44. artie says:

    assalamualaikum wr. wb

    merinding sekali aku baca komentar teman2…
    teman2…aku sekarang sedang mencari hidayah Nya yang hilang
    ya..hilang….
    dulu sebelum menikah aku pernah merasakan hidayah Nya..aku merasa sangat dekat dengan Nya, aku merasakan sangat mencintai Nya, bahkan sampai ingin segera dipertemukan dengan Nya…
    tapi kini telah hilang…dan kini aku sedang mencarinya kembali…doakan ya teman2…
    mengenai berhijab..tolong bantu doanya ya teman2 , agar aku bisa berhijab secara syar’i dan bisa istiqomah…
    aku perlu sekali teman untuk mensupport ku…jika tak berkeberatan membagi ilmu dan pengalaman..email dan YM ku : ***@yahoo.com…kutunggu teman2…

    wassalamualaikum wr. wb

    note. thanks alot to http://www.muslimah.or.id atas ilmunya..minta ijin meng copy..jazakillah khoiron katsiron..


    Assalamu’alaikum
    Mbak Artie, alamat e-mail mbak kami sembunyikan untuk lebih menjaga :)
    Bagi ukhti Muslimah yang ingin berkenalan dengan mbak Artie dapat menghubungi kami.

  45. syurga tidak bisa kita raih dengan enaknya badan, raihlah syurga Alloh dengan cara menuntut ilmu, sebab tidak ada jalan menuju syurga kecuali dengan menuntut ilmu

  46. Asyifa nadia says:

    Assalamu’alaikum..
    Subhanallah..
    artikelnya sgt menggugah qolbu,,

    smoga Allah sllalu mberikan hidayah,
    kpda hamba Allah yg tetap istiqomah di jlan-Nya,..

    ..afwan ummu, ana boleh izin copy ya??

  47. Nadya says:

    Assalamu’alaikum..

    Ukhtifillah yang dicintai Allah… ana mencintai ukhti krn Allah ..

    Ana juga sgt mengharapkan cinta Sang Khaliq..

    Maka dari itu .. untuk mraih cinta-Nya yg agung dan mulia itu….

    Kita raihlah dengan sllu taat dan menjadi hamba-Nya yg bertakwa…

    saLah satunya dengan mengenakan pakaian takwa.., memakai jilbab yang benar-benar menutup seluruh aurat ukhti…

    smoga kita tergolong hamba-Nya yg bertakwa..

    salam ukhuwah ya ukhti….

    Wassalamu’alaikum..

  48. d3s1 says:

    Assalamu’alaikum……

    Alhamdulillah….sya sangat senang bisa menemukan web ini karna secara kebetulan sya juga sedang mencari banyak artikel tentang Islam pada umumnya dan Jilbab pada khususnya.Artikel ini menambah pengetahuan sya dan menambah niat sya….
    sya baru saja 1 bulan menggunakan jilbab, itu pun butuh proses yg lumayan juga….sebelum sya putuskan untuk menggunakan jilbab sya banyak meminta pendapat teman2 d lingkungan sya bekerja….sya inget banget kata2 alah satu teman sya, dia bilang gini”kamu mau pake jilbab bu?mendingan ga usah dari pada km d caci ma anak2″krna memang sya orang nya yg rame, centil, dan tidak bisa bersuara pelan.justru dengan kata2 teman sya itu sya merasa tertantang dan niat sya semakin bulat, hingga pada 25 des 2008 sya bersama keluarga pergi berwisata religi ke wali 9 n wali 7, dan mulai hari itu hingga sekarang sya selalu menggunakan jilbab.justru skarang yg sya rasakan adalah sya haus akan ajaran islam apalagi tentang jilbab, sampai2 sya minta situs pada salah 1 teman YM sya…..bila sya kembali ingat kebelakang sya terheran heran….doloe sya paleng benci n tidak suka menggunakan Rok, sya selalu menggunakan kaus bhkn pakaen tanpa lengan pun menjadi kegemaran sya.tapi semenjak sya menggunakan jilbab alhamdulillah….wa syukurillah….sya tidak mau lagi menggunakan celana panjang….bahkan skrang sya berniat menggunakan jilbab sesuai syar’i”tapi blom terlaksana”dan smoga jilbab selalu menyatu dengan sya sampai mati.skrang sya lebih sering merindukan-Nya…..
    sya sngat membutuhkan pertolongan dan bantuan semuanya dan tolong dukung sya….agar sya selalu berjalan d jalan-Nya dan Cahaya-Nya selalu menerangi hati sya dan kita semua…amiennnn amiennn amiennn ya robbal alaminn

  49. www.muslimah.or.id says:

    @d3s1: Wa’alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh. Alhamdulillah, kami sangat senang membaca cerita ukhti. Semoga Allah selalu menjaga ukhti :)

    Oya, mengenai Wisata Religi ke Makam, ada 1 artikel yang menarik dari muslim.or.id tentang permasalahan tersebut. Judul artikel tersebut adalah Safar ke Kuburan, yang terdiri dari 2 seri artikel:

    Safar ke Kuburan (bagian 1)

    Safar ke Kuburan (bagian 2)

    Baarokallahu fiik…

  50. lubna says:

    Assalmu’alaikum…

    Alahamdulillah,,,, saya sangat bersyukur sekali dapat menemukan web ini….

    Dahulu saya pernah merasakan pendidikan di sebuah pesantren yang bermanhaj salaf, namun karna ada kesalahan dari diri saya sendiri akhirnya saya keluar dari pesantren yang subhanallah indah itu n saya juga sempat menggunakan hijab…..sekarang saya sudah kuliah, saya bukan lagi telah menanggalkan hijab bahkan jilbab saya sudah tidak sesyar’i ketika saya dipesantren, bahkan lebih parahnya lagi saya telah terjrumus pada cinta yang tidak semestinya “pacaran”,dan saya juga banyak kenal dengan para aktivis partai sehingga saat ini saya sangat aktif dengan berbagai macam “organisasi2″ parpol tersebut…..

    Saya udah sangat jauh sekali dengan teman2 pesantren saya, tidak pernah ada komunikasi sekali dgn mereka, saya rindu sekali dengan mereka, untuk kembali pada ajaran dipesantren dulu, setelah saya temukan web ini,mulai saya rasakan betapa besar dosa yang saya lakukan selama ini, saya telah jauh tersesat….

    Saya bingung gimana saya harus memperbaharui smua hidup saya,,,,saat ini saya tidak bisa temukan lagi teman2 seperti dipesantren dulu, justru kebanyakan teman2 saya saat ini sangat membenci orang2 salaf….

    Melalui web ini besar harapan saya untuk mendapatkan teman yang bisa membantu saya untuk kembali ke jalan-Nya yang sangat lurus….

    Bagi ukhti2 semua yang berkenan berteman dan berminat mensupport saya bisa untuk kirim email persahabatan ke alamat email saya….salam ta’aruf ya akhwatiy sekalian….

    Al-‘afwu wa syukran jaziilan……. Wassalamu’alaikum….

Leave a Reply