<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Saudariku, Janganlah Engkau Sakiti Kedua Orangtuamu</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 05:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: surya</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html/comment-page-1#comment-17498</link>
		<dc:creator>surya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 13:25:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/akhlaq/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html#comment-17498</guid>
		<description>assalaamu&#039;alaikum...
sya mau tnya...
bagaimana kita harus bersikap dengan orangtua ketika kita punya masalah seperti ini...
&quot;saya pingin nikah,, tapi ortu belum memberikan ijin karena alasan yg menurut saya kurang pas&quot;...
padahal nikah itu untuk menjaga kesucian diri...
tapi ortu malah terus mengulur2 waktunya...
padahal kami dah siap nikah...
sehingga saya pun agak kecewa..
bgmn sya hrus bersikap jika seperti ini?
di 1 sisi sya ingin mereka itu tahu kalau sya ni dah siap nikah,, tpi mereka tetap aja ngulur2 waktunya...
tpi sya juga takut jika sikap sya ini ternyata salah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalaamu&#8217;alaikum&#8230;<br />
sya mau tnya&#8230;<br />
bagaimana kita harus bersikap dengan orangtua ketika kita punya masalah seperti ini&#8230;<br />
&#8220;saya pingin nikah,, tapi ortu belum memberikan ijin karena alasan yg menurut saya kurang pas&#8221;&#8230;<br />
padahal nikah itu untuk menjaga kesucian diri&#8230;<br />
tapi ortu malah terus mengulur2 waktunya&#8230;<br />
padahal kami dah siap nikah&#8230;<br />
sehingga saya pun agak kecewa..<br />
bgmn sya hrus bersikap jika seperti ini?<br />
di 1 sisi sya ingin mereka itu tahu kalau sya ni dah siap nikah,, tpi mereka tetap aja ngulur2 waktunya&#8230;<br />
tpi sya juga takut jika sikap sya ini ternyata salah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html/comment-page-1#comment-17074</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 20:01:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/akhlaq/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html#comment-17074</guid>
		<description>@ khadijah

Wa&#039;alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh. 

Ukhti yang kami sayangi karena Allah, keteguhan Anda dalam keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta&#039;ala tidak akan sia-sia, insyaalloh. Di antara ujian yang Allah berikan kepada kita adalah ketika orang-orang yang sangat kita cintai tidak berada dalam satu agama yang haq dengan kita. Teladanilah &#039;Ali bin Abi Thalib yang tetap teguh di atas keislamanan meski ayah beliau sendiri (Abu Thalib) meninggal dalam kafir.

Sebaik-baik doa yang Anda panjatkan untuk orang tua (ibu) Anda adalah memohon kepada Allah yang Maha Mengabulkan doa agar Dia berkenan memberikan hidayah memeluk Islam bagi ibu Anda sebelum ajal menjemput beliau. Selama nyawa masih belum dicabut, pintu taubat masih terbuka bagi ibu Anda. Berdoalah sungguh-sungguh dalam perkara ini. Kalau pun ternyata Allah menakdirkan ibu Anda meninggal, semoga Allah wafatkan beliau dalam keislaman dan tauhid yang murni. Kalau ternyata Allah berkenan memberi kesembuhan bagi ibu Anda, semoga Allah memberikan hidayah memeluk Islam di dalam sisa hidup beliau.

Teruslah memohon kepada Allah, Ukhti Khadijah. Allah sangat senang jika hamba-Nya terus memohon kepada-Nya dengan penuh harap dan ketundukan diri di hadapan-Nya. Berdoalah utamanya pada waktu-waktu mustajab untuk berdoa, seperti: pada sepertiga malam terakhir, ketika turun hujan, serta antara setelah ashar dan sebelum maghrib di  hari Jumat.

Kami turut mendoakan hidayah Islam bagi ibu Anda, insyaalloh ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ khadijah</p>
<p>Wa&#8217;alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh. </p>
<p>Ukhti yang kami sayangi karena Allah, keteguhan Anda dalam keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala tidak akan sia-sia, insyaalloh. Di antara ujian yang Allah berikan kepada kita adalah ketika orang-orang yang sangat kita cintai tidak berada dalam satu agama yang haq dengan kita. Teladanilah &#8216;Ali bin Abi Thalib yang tetap teguh di atas keislamanan meski ayah beliau sendiri (Abu Thalib) meninggal dalam kafir.</p>
<p>Sebaik-baik doa yang Anda panjatkan untuk orang tua (ibu) Anda adalah memohon kepada Allah yang Maha Mengabulkan doa agar Dia berkenan memberikan hidayah memeluk Islam bagi ibu Anda sebelum ajal menjemput beliau. Selama nyawa masih belum dicabut, pintu taubat masih terbuka bagi ibu Anda. Berdoalah sungguh-sungguh dalam perkara ini. Kalau pun ternyata Allah menakdirkan ibu Anda meninggal, semoga Allah wafatkan beliau dalam keislaman dan tauhid yang murni. Kalau ternyata Allah berkenan memberi kesembuhan bagi ibu Anda, semoga Allah memberikan hidayah memeluk Islam di dalam sisa hidup beliau.</p>
<p>Teruslah memohon kepada Allah, Ukhti Khadijah. Allah sangat senang jika hamba-Nya terus memohon kepada-Nya dengan penuh harap dan ketundukan diri di hadapan-Nya. Berdoalah utamanya pada waktu-waktu mustajab untuk berdoa, seperti: pada sepertiga malam terakhir, ketika turun hujan, serta antara setelah ashar dan sebelum maghrib di  hari Jumat.</p>
<p>Kami turut mendoakan hidayah Islam bagi ibu Anda, insyaalloh &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: khadijah</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html/comment-page-1#comment-17059</link>
		<dc:creator>khadijah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 01:52:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/akhlaq/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html#comment-17059</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,
Bagaimana hukumnya (mendoakan) kepada orangtua(ibu) bila kami berlainan agama, Ibu saya Kristen, dan saya Islam.
Saat ini kondisi Ibu saya sudah sangat tua (84 tahun)dan dalam keadaan perawatan sakit tua, pernah saya mendengar dari kakak perempuan (ipar) saya, bahwa sempat tercetus dari bibir ibu saya bahwa dia (ibu) mengatakan : pada kakak tertua kalian bersaudara(maksudnya anak ibu saya ada 4 orang, saya yang ke 3)dg.menyebut nama kakak perempuan (2) dan adik perempuan(4) tanpa menyebut nama saya.bahwa harus rukun/baik.
sungguh saya sedih, saya maklum ibu saya tidak suka dg.saya (karena saya pindah agama menjadi Islam).
diantara saudara2, saya termasuk kemampuan harta (pas2an) sehingga ketika ibu saya sakit saya tidak dapat leluasa untuk selalu menjenguk beliau (saya di Jkt, ibu di Sby). padahal saya ingin sekali menunjukkan kasih sayang dan perhatian kepada ibu saya tersebut. saya selalu mendoakan untuk ibu saya, ketika sehabis sholat (tetapi ada yang mengatakan, doa tsb.tidak sampai karena ibu seorang Kristen, tapi hingga sekarang saya tetap melakukannya.)
mohon solusi....
syukron,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,<br />
Bagaimana hukumnya (mendoakan) kepada orangtua(ibu) bila kami berlainan agama, Ibu saya Kristen, dan saya Islam.<br />
Saat ini kondisi Ibu saya sudah sangat tua (84 tahun)dan dalam keadaan perawatan sakit tua, pernah saya mendengar dari kakak perempuan (ipar) saya, bahwa sempat tercetus dari bibir ibu saya bahwa dia (ibu) mengatakan : pada kakak tertua kalian bersaudara(maksudnya anak ibu saya ada 4 orang, saya yang ke 3)dg.menyebut nama kakak perempuan (2) dan adik perempuan(4) tanpa menyebut nama saya.bahwa harus rukun/baik.<br />
sungguh saya sedih, saya maklum ibu saya tidak suka dg.saya (karena saya pindah agama menjadi Islam).<br />
diantara saudara2, saya termasuk kemampuan harta (pas2an) sehingga ketika ibu saya sakit saya tidak dapat leluasa untuk selalu menjenguk beliau (saya di Jkt, ibu di Sby). padahal saya ingin sekali menunjukkan kasih sayang dan perhatian kepada ibu saya tersebut. saya selalu mendoakan untuk ibu saya, ketika sehabis sholat (tetapi ada yang mengatakan, doa tsb.tidak sampai karena ibu seorang Kristen, tapi hingga sekarang saya tetap melakukannya.)<br />
mohon solusi&#8230;.<br />
syukron,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rhya</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html/comment-page-1#comment-16471</link>
		<dc:creator>rhya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 11:13:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/akhlaq/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html#comment-16471</guid>
		<description>ribuan kilo jalan yang engkau tempuh lewati rintangan untuk aq anakmu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ribuan kilo jalan yang engkau tempuh lewati rintangan untuk aq anakmu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amey ragil</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html/comment-page-1#comment-14729</link>
		<dc:creator>amey ragil</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 04:10:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/akhlaq/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html#comment-14729</guid>
		<description>sungguh menyetuh hati.. sebagai aku yang dah ngga mempunyai ibu / dah di tinggal ibuku. aku sangat terkesan dan sedih di hati karna ku lom bisa membagi sekecil ptongan beras kebahagiaan buat ibuku,, maafin aku yah bu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sungguh menyetuh hati.. sebagai aku yang dah ngga mempunyai ibu / dah di tinggal ibuku. aku sangat terkesan dan sedih di hati karna ku lom bisa membagi sekecil ptongan beras kebahagiaan buat ibuku,, maafin aku yah bu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dewi rahmawati</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html/comment-page-1#comment-11829</link>
		<dc:creator>dewi rahmawati</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2010 06:00:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/akhlaq/saudariku-janganlah-engkau-sakiti-kedua-orangtuamu.html#comment-11829</guid>
		<description>ska banget ma artikel nie. mga jd referensi + bahan renungan bt yg bca . .
love u mom</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ska banget ma artikel nie. mga jd referensi + bahan renungan bt yg bca . .<br />
love u mom</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

