Penulis: Ummu Syifa’
Muroja’ah: Ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar
“Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan sebagian pandangannya dan memelihara kemaluannya. Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak daripadanya…”
Ukhty muslimah tentunya sudah tidak asing lagi mendengar terjemahan ayat di atas, yaitu firman Allah yang terdapat pada Al-Qur’an surat an-Nur ayat 31 yang menjelaskan tentang beberapa hal, diantaranya kewajiban untuk menahan pandangan (godhul bashor).
Apa yang salah dengan pandangan? Bukannya kita diberi mata untuk memandang?? Kita memang diberi mata untuk melihat ciptaan Allah, namun semua itu ada aturannya. Kita diminta untuk memalingkan pandangan dari hal-hal yang Allah haramkan, seperti lawan jenis yang bukan mahrom.
Lalu, kenapa ya kita harus menjaga pandangan ini? Berikut ini beberapa alasannya, yaitu:
Para pakar akhlak pun bertutur bahwa antara mata dan hati ada kaitan eratnya. Bila mata telah rusak dan hancur, maka hatipun akan rusak dan hancur. Hati ini bagaikan tempat sampah yang berisikan segala najis. Kalau kita membiarkan pandangan lepas, berarti kita memasukkan kegelapan di dalam hati. Sebaliknya, bila kita menundukkan pandangan karena Allah berarti kita memasukkan cahaya ke dalamnya.
Allah lagi-lagi mengingatkan, masih pada surah An Nur, di ayat 35, Allah berfirman, yang artinya, “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus , yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya) , yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
Bila hati ini telah bersinar, berbagai amal kebaikan akan berdatangan dari berbagai penjuru, untuk dilaksanakan. Jangan sampai kita masih terus melanggar perintah-Nya karena tidak merasa diawasi oleh Allah. Bukankah Allah Maha Mengetahui apa yang kita perbuat?? Jadi, kita tinggal memilih, ingin memiliki pandangan yang terjaga atau tidak ?? Tentunya, dengan segala konsekuensi yang ada.
Ma’raji:
Tazkiyatun Nafs, Ibnu Rajab Al-Hambali, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, dkk
Awas Ada Setan, Mengenal Tipu Daya Setan dan Penangkalnya , Wahid Abdussalam, Yahya Mukhtar
© 2006 - 2011 muslimah.or.id - Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah
June 14th, 2009 at 01:04
Hati hati menjaga mata dan hati y ummi
June 14th, 2009 at 15:28
assalaamualaikum,,
artikel yg sangat bagus,, sarana untuk instrospeksi diri..
June 14th, 2009 at 16:06
subhanalloh..
June 14th, 2009 at 16:08
izin copas ya.. untuk dakwah ketemen2.. syukron..
June 15th, 2009 at 20:50
Assalaamu’alaiku…
artikelnya bagus, izin copy paste ya…
Jazakillaah khoir
June 16th, 2009 at 18:04
Jaman skrg adl jaman dimana bnyk fitnah, apbl setiap org menjg pandangan dan menutup aurat dg sempurna, insya Allah akan selamat.. .Sy ijin untk mengcopy ya.. Untk da’wah.
June 17th, 2009 at 02:15
artikel yang sangat bermanfaat,,,
saran: mungkin akan lebih bermanfaat jika langsung di share ke facebook.
jazahumullah ahsanu jaza
June 17th, 2009 at 21:05
assalamu’alaikum..
artikelnya bagus dan sangat bermanfaat..
apalagi buat saya yang sedang dalam proses untuk menjadi yang lebih baikk..
izin copy-paste yaa..
mau ngirim ke temen lainnya..
:)
wassalam..
June 18th, 2009 at 00:14
assalaumu’alaikum…
terimakasih artikelnya,untk intropeksi,coz ana lagi kena ujian jth cnt ma ustad sendiri,doain moga ana bisa menjaga pandangan ana,coz ana masih lemah iman.
wassalamu’alaikum…
June 19th, 2009 at 19:49
Alhamdulillah..jazakillah khoir..artikel yg sgt b’mafaat.izin mengcopy,sykrn.slm ukhuwah jga bt sma pmbca…
June 21st, 2009 at 07:24
Assalamu’alaikum, godhul bashor memang sangat bermanfaat. Alhamdulillah setelah ana mengamalkannya -dan semoga Allah Ta’ala terus memberikan taufik dan hidayahnya kepada ana untuk tetap mengamalkannya- ana merasakan manfaatnya. Hati ana alhamdulillah lebih hidup. Lebih waspada terhadap hal-hal yang tidak bermanfaat dan yang dapat mendatangkan murka Allah Ta’ala. Dan lebih bersemangat untuk mengerjakan amal soleh. Semoga yang bergodhul bashor dapat merasakn manfaatnya, dengan syarat memurnikan niat, hanya untuk Allah ‘azza wa jalla. Aamiin..
June 21st, 2009 at 19:52
Assalamualaikum wr wb.
hmm.saya memiliki sedikit kendala dalam menjaga hati dan pandangan. Sekarang saya sedang meneruskan pendidikan di luar negeri. Yang jadi masalah saya adalah society disini sangat mengedepankan eye-contact. Dan jika saya tidak menatap mata mereka ketika saya berbicara, seolah2 saya seperti tidak perduli dengan apa yg mereka katakan. Kalau itu perempuan,saya tidak keberatan. Tapi jika itu laki2, saya sedikit merasa risih. ><
June 23rd, 2009 at 00:22
duh…duh.. bukan senang mo jaga pandangan,walau udah berusaha jaga pandangan tetap aja ga bisa. saya pernah memandang seorang ikhwan saat memandang sempat juga isgtighfar,tapi jujur saat memandangnya hati rasa sejuk gitu,wajah yg sholeh nyenengin kalau di pandang.. Astaghfirullah… semoga Allah memberi kekuatan untuk menghindari zina mata ini… amiiiiiin.
June 23rd, 2009 at 02:44
Subhanalloh..
Godhul bashor memang salah satu anjuran penting dalam menjaga hati kita, yang sangat mudah terbolak-balik.
Ya Allah, yang maha membolak balikkan hati, ampuni dan lindungilah kami. Amiin.
June 23rd, 2009 at 21:40
semoga qita diberikan kekuatan untuk mengendalikannya, LA HAULA LANA WALA QUWWATA LANA ILLA BILLAH….
June 24th, 2009 at 04:43
bismillah.
dari kacamata ana, segala musibah yg terjadi bermula dari pandangan. ketika tdk bisa menundukkan [dalam arti menguasai keinginan untuk melihat yg syubhat] pandangan, maka segala pintu maksiyat terbuka lebar. kaidah mencegah lebih baik daripada mengobati, berlaku disini. resep praktis, pakai kacamata iman, dengan iklash dan sabar.
June 29th, 2009 at 15:34
ass….syukron atas info gadhul basharnya!!oia,af1 di situs ini nyediain e-book hadist qudsi yang bs di download ga???nuhun….
June 30th, 2009 at 19:42
artikely sangat bagus moga kita dpt menjaga akhlak ……..
kepribadian.
July 2nd, 2009 at 08:55
subhanallah,,,,,
kadang kita sering lalai dgn hal2 seperti itu
July 8th, 2009 at 19:47
subhanalloh..semoga di beri kekuatan untuk menjaga pandangan…amin
izin copy….
July 12th, 2009 at 01:19
setuju
July 31st, 2009 at 03:45
assalamu`alaikum…. artikelnya baguuus ya…. boleh copy paste k blog qu ga?? bwat adik” rohis….
August 4th, 2009 at 19:42
Assalamu’alaikum..izin copy – paste nggih..untuk dikirim ke temen2..InsyaAlloh membawa manfaat..Amiin.
August 29th, 2009 at 00:59
tidak bisa menjaga pandangan adalah salah satu kelemahan saya, semoga setelah membaca artikel ini, saya lebih bisa menahan diri dari memandang yang bukan haq.
jazakumulloh khoyron katsiron atas artikelnya.
wassalam,
mang dudi
October 4th, 2009 at 09:17
Assalamu’alaikum,
Jazakumullah utk infonya
Smoga kita bisa mnjaga pndangan kita.. amin..
October 23rd, 2009 at 17:35
assalamu’alykum. subhanallah artikel yang sangat bags, ijin share y… tapi afwan, saya pengen minta penjelasan lg: jd jk qt berbicara dg lawan jenis, qt liatnya kemana?? menunduk j kbwh?or gmn sbaiknya agar lwn bicara qt yang belum memahami betul tentang godhul bashar ga ngarsa tersinggung? jazakllahukhoiran
November 2nd, 2009 at 19:36
assalamu’alaikum,,,
mohon izin copas lg yaa……
November 7th, 2009 at 23:25
Assalamuàlaykum.. Izin share ke teman2 y. Jazakillah Khaiir.
December 17th, 2009 at 22:14
Assalamu’alaykum…
Izin CoPas nggeh…
December 18th, 2009 at 19:54
kepada admin mungkin bisa di cek lagi, Ayat yang di awal itu bukan surat an-nuur: 32, tapi an-nuur: 31
March 11th, 2010 at 21:02
Maka Ya Robbi,,
bantu hamba untuk bisa menjaga hati dan menundukkan pandangan supaya Engkau berikan kesempatanku untuk menikmati lezatnya iman..
April 20th, 2010 at 23:47
izin copas ya..
syukron
September 15th, 2010 at 02:07
assalamu,alaikum.
Jika terlanjur memandang lawan jenis, bagaimana cara mengobati hati agar tidak lalai? karena hingga saat ini saya masih terus mengingatnya.
syukron
September 21st, 2010 at 18:09
Sama saja dengan memajang foto di tempat umum seperti facebook…
November 11th, 2010 at 07:38
afwan ijin untuk mencopy ukhti…
February 24th, 2011 at 15:51
astaghfirullahal adzim………
May 16th, 2011 at 19:52
ghadul bashor (menjga pandngan), seandai’y sja bnyak orang yg mmahami kndungan ayat ini…… kmngkinan bsar,,,, tdk akan trjdi planggaran pada norma asusila…
sangat bermanpaat bagi semua orang….
December 19th, 2011 at 20:26
makasih tante, lumayan buat tugas sekolah. ambil ya :)