<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Maaf Suamiku&#8230; Aku Tidak Akan Menaatimu!!</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/maaf-suamiku-aku-tidak-akan-menaatimu.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/maaf-suamiku-aku-tidak-akan-menaatimu.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 05:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/maaf-suamiku-aku-tidak-akan-menaatimu.html/comment-page-1#comment-17606</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 16:09:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=150#comment-17606</guid>
		<description>@ Tora
Suami lebih berhak untuk ditaati daripada orangtua selama perintah tersebut adalah perintah yang ma&#039;ruf tidak untuk bermaksiat kepada Allah. Namun demikian hendaknya suami istri tersebut menjelaskan kepada orangtua atas keingininan mereka dengan cara yang lemah lembut lagi santun sehingga orangtua ridha atasnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Tora<br />
Suami lebih berhak untuk ditaati daripada orangtua selama perintah tersebut adalah perintah yang ma&#8217;ruf tidak untuk bermaksiat kepada Allah. Namun demikian hendaknya suami istri tersebut menjelaskan kepada orangtua atas keingininan mereka dengan cara yang lemah lembut lagi santun sehingga orangtua ridha atasnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhanik ummu aisyah</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/maaf-suamiku-aku-tidak-akan-menaatimu.html/comment-page-1#comment-17568</link>
		<dc:creator>dhanik ummu aisyah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 12:35:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=150#comment-17568</guid>
		<description>artikel yg bagus...ijin share ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel yg bagus&#8230;ijin share ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tora</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/maaf-suamiku-aku-tidak-akan-menaatimu.html/comment-page-1#comment-17555</link>
		<dc:creator>tora</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 11:01:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=150#comment-17555</guid>
		<description>suami saya mengajak untuk bekerja dan juga suruh bawa&#039; anak Qt karena dia masih asi  tapi orang tua saya tidak memperbolehkan Qt bawa&#039; anak Qt.kebetulan pekerjaan suami saya sells.mana yg harus Q ikuti?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>suami saya mengajak untuk bekerja dan juga suruh bawa&#8217; anak Qt karena dia masih asi  tapi orang tua saya tidak memperbolehkan Qt bawa&#8217; anak Qt.kebetulan pekerjaan suami saya sells.mana yg harus Q ikuti?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tono</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/maaf-suamiku-aku-tidak-akan-menaatimu.html/comment-page-1#comment-16104</link>
		<dc:creator>Tono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 17:52:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=150#comment-16104</guid>
		<description>Mas Dhea, saya juga seorang suami dan masalah anda sama persis dengan saya. Punya istri yang tidak taat dan daya bantahnya luar biasa. Dia lebih milih karirnya yg gajinya hanya 20% gaji saya (kami tinggal beda pulau, istri ikut ortunya). Dan ini sudah berlangsung 1,5 tahun dan alhamdulillah saya masih sabar. Saya tidak akan melarang istri kerja selama dia tinggal serumah dengan saya, karena saya bisa mengawasi. Tapi akhir2 ini kesabaran saya sdh mulai habis dan marah besar semenjak dia khianat dengan janjinya (kami baru daftar haji, dan dia janji setelah daftar haji akan ikut saya) ternyata semuanya hanya kebohongan demi mendapat fasilitas lebih dari saya. Sedangkan saat saya menuntut kewajibannya dia keberatan. Kami sudah punya anak umur 3 thn dan dia tiap hari nangis kangen saya.segala cara dan akal sudah habis. Mungkin tahun depan dia akan saya cerai, dengan terlebih dulu saya akan batalkan haji istri..smg Allah memberi jalan terbaik untuk kami..aamin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Dhea, saya juga seorang suami dan masalah anda sama persis dengan saya. Punya istri yang tidak taat dan daya bantahnya luar biasa. Dia lebih milih karirnya yg gajinya hanya 20% gaji saya (kami tinggal beda pulau, istri ikut ortunya). Dan ini sudah berlangsung 1,5 tahun dan alhamdulillah saya masih sabar. Saya tidak akan melarang istri kerja selama dia tinggal serumah dengan saya, karena saya bisa mengawasi. Tapi akhir2 ini kesabaran saya sdh mulai habis dan marah besar semenjak dia khianat dengan janjinya (kami baru daftar haji, dan dia janji setelah daftar haji akan ikut saya) ternyata semuanya hanya kebohongan demi mendapat fasilitas lebih dari saya. Sedangkan saat saya menuntut kewajibannya dia keberatan. Kami sudah punya anak umur 3 thn dan dia tiap hari nangis kangen saya.segala cara dan akal sudah habis. Mungkin tahun depan dia akan saya cerai, dengan terlebih dulu saya akan batalkan haji istri..smg Allah memberi jalan terbaik untuk kami..aamin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: meutya halida</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/maaf-suamiku-aku-tidak-akan-menaatimu.html/comment-page-1#comment-14664</link>
		<dc:creator>meutya halida</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 04:54:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=150#comment-14664</guid>
		<description>artikel yang amat bagus.. izin share ya, jazakillahu khayran :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel yang amat bagus.. izin share ya, jazakillahu khayran :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iin</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/maaf-suamiku-aku-tidak-akan-menaatimu.html/comment-page-1#comment-12823</link>
		<dc:creator>iin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 06:21:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=150#comment-12823</guid>
		<description>Alhamdulillah, suami ana orang yang hanif. Beliau ikhlas menemani saya bertugas di provinsi lain hingga membuat beliau resign dari tempatnya bekerja padahal saat itu dari segi ekonomi kami cukup mapan. Awal - awal terasa berat, karena saya hamil dan suami harus mulai dari nol lagi. Bahkan, ketika anak pertama lahir, beliau tidak segan ikut turun tangan mengasuh saat saya harus bertugas di lapangan dan terpaksa meninggalkan anak saya selama beberapa hari. Alhamdulillah, Allah memberikan balasan manis pada suami saya. Sekarang, suami saya kembali bekerja dan kehidupan kami pelahan - lahan mulai membaik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, suami ana orang yang hanif. Beliau ikhlas menemani saya bertugas di provinsi lain hingga membuat beliau resign dari tempatnya bekerja padahal saat itu dari segi ekonomi kami cukup mapan. Awal &#8211; awal terasa berat, karena saya hamil dan suami harus mulai dari nol lagi. Bahkan, ketika anak pertama lahir, beliau tidak segan ikut turun tangan mengasuh saat saya harus bertugas di lapangan dan terpaksa meninggalkan anak saya selama beberapa hari. Alhamdulillah, Allah memberikan balasan manis pada suami saya. Sekarang, suami saya kembali bekerja dan kehidupan kami pelahan &#8211; lahan mulai membaik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

