<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kedudukan Wanita Dalam Islam</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kedudukan-wanita-dalam-islam.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kedudukan-wanita-dalam-islam.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 05:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: lidya</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kedudukan-wanita-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-15866</link>
		<dc:creator>lidya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 12:16:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/kedudukan-wanita-dalam-islam.html#comment-15866</guid>
		<description>izin copas, cz artikel x bgus bnget..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>izin copas, cz artikel x bgus bnget..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rara</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kedudukan-wanita-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-14906</link>
		<dc:creator>rara</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 06:29:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/kedudukan-wanita-dalam-islam.html#comment-14906</guid>
		<description>ass...
apkh pnglmn sy ini trmsuk zaman jahiliyah?
tdk mnghormti kedudukn wanita?
keluarga dengn 4 org anak perempuan mmbuat kepala keluarga mmbnci istri dn anaknya, shingga ank dn istrinya ditelntrkn..apkh ini tmsuk zmn jahiliyah&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass&#8230;<br />
apkh pnglmn sy ini trmsuk zaman jahiliyah?<br />
tdk mnghormti kedudukn wanita?<br />
keluarga dengn 4 org anak perempuan mmbuat kepala keluarga mmbnci istri dn anaknya, shingga ank dn istrinya ditelntrkn..apkh ini tmsuk zmn jahiliyah&gt;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kedudukan-wanita-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-14723</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 19:29:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/kedudukan-wanita-dalam-islam.html#comment-14723</guid>
		<description>@ Anaka
Wa&#039;alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
Kami nasehatkan kepada Ukhti agar bersegera bertaubat kepada Allah, memohon ampun kepada Nya serta meminta maaf kepada ibu. Berusahalah terus meraih ridha orangtua terutama ibu dengan berbakti kepada keduanya meski keduanya sering bertengkar. Anda tidak bertangggungjawab atas perbuatan mereka berdua akan tetapi Anda bertanggungjawab atas kewajiban yang Allah bebankan kepada seorang anak yaitu bebakti dan berbuat baik kepada orangtua. Dan tidak lupa untuk bersabar dalam berbuat baik kepada orangtua. Namun jika Anda bisa menasehati keduanya dengan lemah lembut maka tentu ini jauh lebih baik. semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua. &lt;em&gt;innaallaha ghafurururrahim&lt;/em&gt;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Anaka<br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,<br />
Kami nasehatkan kepada Ukhti agar bersegera bertaubat kepada Allah, memohon ampun kepada Nya serta meminta maaf kepada ibu. Berusahalah terus meraih ridha orangtua terutama ibu dengan berbakti kepada keduanya meski keduanya sering bertengkar. Anda tidak bertangggungjawab atas perbuatan mereka berdua akan tetapi Anda bertanggungjawab atas kewajiban yang Allah bebankan kepada seorang anak yaitu bebakti dan berbuat baik kepada orangtua. Dan tidak lupa untuk bersabar dalam berbuat baik kepada orangtua. Namun jika Anda bisa menasehati keduanya dengan lemah lembut maka tentu ini jauh lebih baik. semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua. <em>innaallaha ghafurururrahim</em>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anaka</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kedudukan-wanita-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-14677</link>
		<dc:creator>anaka</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 00:40:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/kedudukan-wanita-dalam-islam.html#comment-14677</guid>
		<description>Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, pengetahuan ana setelah membaca artikel ini sangatlah bertambah. Namun ana memiliki pertanyaan, mohon bantuan sarannya. Ana seorang anak perempuan, keluarga ana sebenarnya bahagia, namun ayah dan ibu ana kerap kali berantem adu mulut, bahkan ayah sering kali tak pernah pulang, dan ibu ana sangat kesal, sehingga sering kali ibu ana mengeluarkan kata2 yang kasar serta tingkah yg kasar terhadap ayah, ana kesal dan pusing mendengarkann mereka bertengkar, tak sengaja keluar kata dari mulut ana yang menyuruh mereka utk cerai, sebenarnya ana menyesal mengatakan itu, lantas ibu ana menampar ana dan menyumpahi ana, bahkan ana disuruh melepas kerudung ana karna mulut ana yang tdk bisa dijaga, sebenarnya ana sangat menyesali segala yang telah ana perbuat. Ana memohon maaf kepada ibu ana, namun hingga sekarang ibu ana tak juga memaafkan ana, mohon nasihatnya? Sebaiknya apa yang harus ana lakukan? Apa ana sudah termasuk kedalam golongan anak durhaka, nauzdubillah, lantas bgmn ana bs menebus kesalahan ana!? Dan bgmn ana bs menghapus dosa2 ana?? Mohon jawabannya.. Terima kasih, wassalammualaikum wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, pengetahuan ana setelah membaca artikel ini sangatlah bertambah. Namun ana memiliki pertanyaan, mohon bantuan sarannya. Ana seorang anak perempuan, keluarga ana sebenarnya bahagia, namun ayah dan ibu ana kerap kali berantem adu mulut, bahkan ayah sering kali tak pernah pulang, dan ibu ana sangat kesal, sehingga sering kali ibu ana mengeluarkan kata2 yang kasar serta tingkah yg kasar terhadap ayah, ana kesal dan pusing mendengarkann mereka bertengkar, tak sengaja keluar kata dari mulut ana yang menyuruh mereka utk cerai, sebenarnya ana menyesal mengatakan itu, lantas ibu ana menampar ana dan menyumpahi ana, bahkan ana disuruh melepas kerudung ana karna mulut ana yang tdk bisa dijaga, sebenarnya ana sangat menyesali segala yang telah ana perbuat. Ana memohon maaf kepada ibu ana, namun hingga sekarang ibu ana tak juga memaafkan ana, mohon nasihatnya? Sebaiknya apa yang harus ana lakukan? Apa ana sudah termasuk kedalam golongan anak durhaka, nauzdubillah, lantas bgmn ana bs menebus kesalahan ana!? Dan bgmn ana bs menghapus dosa2 ana?? Mohon jawabannya.. Terima kasih, wassalammualaikum wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kedudukan-wanita-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-12909</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 09:04:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/kedudukan-wanita-dalam-islam.html#comment-12909</guid>
		<description>@ ana
Wa&#039;alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh
Nasihatilah suami ibu dengan baik. Gunakanlah kesematan-kesempatan yang baik dan cara-cara yang cerdas supaya nasihat lebih mudah untuk diterima.
http://toko-muslim.com/blog/merindukan-cinta-sejati-istri.html

Jangan lupa doakan suami ibu, supaya Allah memberi hidayah pada suami ibu. Mohonlah kepada-Nya karena hati seluruh manusia berada dalam kekuasaan-Nya. 
http://rumaysho.com/belajar-islam/keluarga/3281-ajaibnya-doa-istri-pada-suami-yang-bejat.html

Jangan mudah untuk meminta cerai karena Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu &#039;alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda
&lt;em&gt;“Wanita mana saja yang meminta talak kepada suaminya tanpa ada alasan (yang dibenarkan oleh syar’i), maka haram baginya mencium wangi Surga.”&lt;/em&gt; (Hadits shahih. Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ad-Daarimi, Ibnul Jarud, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ ana<br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh<br />
Nasihatilah suami ibu dengan baik. Gunakanlah kesematan-kesempatan yang baik dan cara-cara yang cerdas supaya nasihat lebih mudah untuk diterima.<br />
<a href="http://toko-muslim.com/blog/merindukan-cinta-sejati-istri.html" rel="nofollow">http://toko-muslim.com/blog/merindukan-cinta-sejati-istri.html</a></p>
<p>Jangan lupa doakan suami ibu, supaya Allah memberi hidayah pada suami ibu. Mohonlah kepada-Nya karena hati seluruh manusia berada dalam kekuasaan-Nya.<br />
<a href="http://rumaysho.com/belajar-islam/keluarga/3281-ajaibnya-doa-istri-pada-suami-yang-bejat.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/belajar-islam/keluarga/3281-ajaibnya-doa-istri-pada-suami-yang-bejat.html</a></p>
<p>Jangan mudah untuk meminta cerai karena Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> bersabda<br />
<em>“Wanita mana saja yang meminta talak kepada suaminya tanpa ada alasan (yang dibenarkan oleh syar’i), maka haram baginya mencium wangi Surga.”</em> (Hadits shahih. Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ad-Daarimi, Ibnul Jarud, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ANA</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kedudukan-wanita-dalam-islam.html/comment-page-1#comment-12899</link>
		<dc:creator>ANA</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 01:19:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/kedudukan-wanita-dalam-islam.html#comment-12899</guid>
		<description>ASSALAMUALAIKUM WR.WB
Bagaimana jika seorang wanita didustai suaminya yang terlalau teramat sering sekali,apakah dia boleh mengeluarkan kata2 yg kotor/berkata ingin cerai saja.Apakah itu dosa besarrrrrrrrrrrrrrrr1</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ASSALAMUALAIKUM WR.WB<br />
Bagaimana jika seorang wanita didustai suaminya yang terlalau teramat sering sekali,apakah dia boleh mengeluarkan kata2 yg kotor/berkata ingin cerai saja.Apakah itu dosa besarrrrrrrrrrrrrrrr1</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

