<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ayah, Ibu&#8230; Biarkan Ananda Istiqomah</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 05:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: kaamilah</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html/comment-page-2#comment-14522</link>
		<dc:creator>kaamilah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jul 2011 15:27:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=211#comment-14522</guid>
		<description>Assalamualaikum...bagaimana menyikapi mertua yang matre sedangkan keadaan ekonomi anaknya sendiri pas-pasan. Mereka memandang sebelah mata kepada orang2 yang tidak &quot;selevel&quot; dengan mereka. Bila yang berinteraksi kepada mereka adalah anak/mantu yang kaya, maka mereka bersikap manis, tidak seperti kepada yang ekonominya pas-pasan. Mertua ini hanya menghargai dari segi materi, sedangkan non-materi (seperti bantuan tenaga dll.) itu tidak ada nilainya bagi mereka. Sembarang perkataan,selama itu datangnya dari orang yang perlente/kaya/terpandang, maka akan digubris. sedangkan kebenaran bila itu keluar dari mulut orang miskin, maka tidak digubris. karena menurut mereka, orang yang agamanya benar pasti hidupnya sukses (ukuran sukses bagi mereka adalah keberlimpahan materi).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum&#8230;bagaimana menyikapi mertua yang matre sedangkan keadaan ekonomi anaknya sendiri pas-pasan. Mereka memandang sebelah mata kepada orang2 yang tidak &#8220;selevel&#8221; dengan mereka. Bila yang berinteraksi kepada mereka adalah anak/mantu yang kaya, maka mereka bersikap manis, tidak seperti kepada yang ekonominya pas-pasan. Mertua ini hanya menghargai dari segi materi, sedangkan non-materi (seperti bantuan tenaga dll.) itu tidak ada nilainya bagi mereka. Sembarang perkataan,selama itu datangnya dari orang yang perlente/kaya/terpandang, maka akan digubris. sedangkan kebenaran bila itu keluar dari mulut orang miskin, maka tidak digubris. karena menurut mereka, orang yang agamanya benar pasti hidupnya sukses (ukuran sukses bagi mereka adalah keberlimpahan materi).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html/comment-page-2#comment-12962</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 09:37:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=211#comment-12962</guid>
		<description>@ Rifda
Wa&#039;alaikumussalam warahmatullah,
Tentunya selain dengan mengajak orangtua dengan cara yang baik adalah dengan berdoa kepada Allah agar Allah memberikan hidayah kepada orangtua.Dan yang tak kalah penting kita bersabar mendakwahinya dan tetap berlaku baik kepada keduanya. &lt;em&gt;Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira&lt;/em&gt;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Rifda<br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullah,<br />
Tentunya selain dengan mengajak orangtua dengan cara yang baik adalah dengan berdoa kepada Allah agar Allah memberikan hidayah kepada orangtua.Dan yang tak kalah penting kita bersabar mendakwahinya dan tetap berlaku baik kepada keduanya. <em>Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira</em>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rifda</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html/comment-page-2#comment-12936</link>
		<dc:creator>Rifda</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 05:16:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=211#comment-12936</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum Wr. Wb 
Saya punya ayah yang jarang sekali sholat. Dan sebenarnya sholat itu wajib bagi orang muslim. Bagaimana agar beliau bisa tobat? Karena ayah adalah imam keluarga. Sya ingin mempunyai seorang ayah yang dibanggakan. Saya sudah mencoba menegur beliau tp hasilnya selalu nihil. Saya tidak ingin beliau selalu dalam kegelapan, saya ingin beliau menjadi hamba Allah yang sholeh,imam keluarga yang baik dan patut dibanggakan. Apa yang harus saya lakukan sebagai anak??
tolong jawab persoalaan saya ini.Terima kasih
Wassalamu &#039;alaikum Wr. Wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum Wr. Wb<br />
Saya punya ayah yang jarang sekali sholat. Dan sebenarnya sholat itu wajib bagi orang muslim. Bagaimana agar beliau bisa tobat? Karena ayah adalah imam keluarga. Sya ingin mempunyai seorang ayah yang dibanggakan. Saya sudah mencoba menegur beliau tp hasilnya selalu nihil. Saya tidak ingin beliau selalu dalam kegelapan, saya ingin beliau menjadi hamba Allah yang sholeh,imam keluarga yang baik dan patut dibanggakan. Apa yang harus saya lakukan sebagai anak??<br />
tolong jawab persoalaan saya ini.Terima kasih<br />
Wassalamu &#8216;alaikum Wr. Wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ayang</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html/comment-page-1#comment-10381</link>
		<dc:creator>ayang</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2010 10:02:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=211#comment-10381</guid>
		<description>aku tlah membua kesalahan kpada kedua orang tua ku... aku ingin mereka tidak marah pada ku.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku tlah membua kesalahan kpada kedua orang tua ku&#8230; aku ingin mereka tidak marah pada ku&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: putri</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html/comment-page-1#comment-9094</link>
		<dc:creator>putri</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 01:04:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=211#comment-9094</guid>
		<description>subhanallah.. ane cari jawaban ini dari dulu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah.. ane cari jawaban ini dari dulu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummukhansa</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html/comment-page-1#comment-8970</link>
		<dc:creator>ummukhansa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 07:37:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/?p=211#comment-8970</guid>
		<description>assalamualaykum...

Alhamdulillah, inilah jawaban yg saya cari selama ini...

izin copast ya..jazaklillah khair ya umm...^__^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaykum&#8230;</p>
<p>Alhamdulillah, inilah jawaban yg saya cari selama ini&#8230;</p>
<p>izin copast ya..jazaklillah khair ya umm&#8230;^__^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

