<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Adab Berpakaian Bagi Muslimah</title>
	<atom:link href="http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html</link>
	<description>Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 05:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: bella</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html/comment-page-2#comment-17114</link>
		<dc:creator>bella</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 08:22:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html#comment-17114</guid>
		<description>Alhamdulillah beberapa minggu ini saya sudah mulai berjilbab (masih dalam taraf belajar).
Saya ijin mengcopas untuk lebih memperdalam tentang jilbab dan hal-hal tentang agama saya khususnya yang berhubungan dengan kaum mulimahnya.
Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah beberapa minggu ini saya sudah mulai berjilbab (masih dalam taraf belajar).<br />
Saya ijin mengcopas untuk lebih memperdalam tentang jilbab dan hal-hal tentang agama saya khususnya yang berhubungan dengan kaum mulimahnya.<br />
Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html/comment-page-2#comment-17112</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 01:07:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html#comment-17112</guid>
		<description>@ Perindu Surga
Wa&#039;alaikumussalam,
Insyaallah tidak mengapa. Allahua&#039;alam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Perindu Surga<br />
Wa&#8217;alaikumussalam,<br />
Insyaallah tidak mengapa. Allahua&#8217;alam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Perindu  Syurga</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html/comment-page-2#comment-17107</link>
		<dc:creator>Perindu  Syurga</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 18:18:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html#comment-17107</guid>
		<description>Assalamualaikum..saya ingin betanya mengenai hal mengikat rambut..jika rambut seseorang itu panjang, dan mengikatnya adakah ia haram? tetapi ikatan nya itu tidak terlalu tinggi sehinga terlihat seperti badan unta.. hanya mengikatnya rendah dan tidak terlalu menonjol..apakah hukum nya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum..saya ingin betanya mengenai hal mengikat rambut..jika rambut seseorang itu panjang, dan mengikatnya adakah ia haram? tetapi ikatan nya itu tidak terlalu tinggi sehinga terlihat seperti badan unta.. hanya mengikatnya rendah dan tidak terlalu menonjol..apakah hukum nya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zaki</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html/comment-page-2#comment-16731</link>
		<dc:creator>zaki</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 01:43:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html#comment-16731</guid>
		<description>ijin copas akhi wa ukhti..
Jazzakumullah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ijin copas akhi wa ukhti..<br />
Jazzakumullah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alifianty</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html/comment-page-2#comment-14526</link>
		<dc:creator>Alifianty</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jul 2011 00:35:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html#comment-14526</guid>
		<description>Assaalamu&#039;alaykum, Afwan, anaa ingin tanya: Disebutkan bahwa &quot;Meskipun demikian, pakaian yang lebih dianjurkan adalah pakaian yang berwarna hitam atau cenderung gelap karena itu adalah:

   1. Pakaian yang sering dikenakan oleh para istri Nabi. Ketika Shafwan menjumpai Aisyah yang tertinggal dari rombongan, Shafwan melihat sosok hitam seorang yang sedang tidur. (HR. Bukhari dan Muslim)
   2. Hadits dari Aisyah yang menceritakan bahwa sesudah turunnya ayat hijab, para perempuan anshar keluar dari rumah-rumah mereka seakan-akan di kepala mereka terdapat burung gagak yang tentu berwarna hitam. (HR. Muslim)&quot; , sedangkan, di sisi lain dijelaskan bahwa istri2 Nabi sering menggunakan pakaian berwarna merah. Anaa mohon penjelasannya, Jazakillah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assaalamu&#8217;alaykum, Afwan, anaa ingin tanya: Disebutkan bahwa &#8220;Meskipun demikian, pakaian yang lebih dianjurkan adalah pakaian yang berwarna hitam atau cenderung gelap karena itu adalah:</p>
<p>   1. Pakaian yang sering dikenakan oleh para istri Nabi. Ketika Shafwan menjumpai Aisyah yang tertinggal dari rombongan, Shafwan melihat sosok hitam seorang yang sedang tidur. (HR. Bukhari dan Muslim)<br />
   2. Hadits dari Aisyah yang menceritakan bahwa sesudah turunnya ayat hijab, para perempuan anshar keluar dari rumah-rumah mereka seakan-akan di kepala mereka terdapat burung gagak yang tentu berwarna hitam. (HR. Muslim)&#8221; , sedangkan, di sisi lain dijelaskan bahwa istri2 Nabi sering menggunakan pakaian berwarna merah. Anaa mohon penjelasannya, Jazakillah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimah.or.id</title>
		<link>http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html/comment-page-2#comment-14429</link>
		<dc:creator>muslimah.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2011 13:58:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/adab-berpakaian-bagi-muslimah.html#comment-14429</guid>
		<description>@ Kaamilah
Satu hasta dihitung dari mata kaki berdasarkan hadits berikut,
&quot;Barangsiapa menyeret pakaiannya karena sombong maka Allah tidak melihat kepadanya di hari kiamat.&quot; Ummu Salamah radhiyallahu &#039;anha bertanya:&quot;Lalu, bagaimana yang harus dilakukan oleh kaum wanita dengan bagian ujung pakaiannya? Rasulullah Shallallahu &#039;alaihiwa sallam menjawab: &quot;Hendaklah mereka menurunkan satu jengkal!&quot; Ummu
Salamah berkata: &quot;Kalau begitu telapak kaki mereka bisa tersingkap&quot; Lalu Nabi bersabda lagi: &quot;Kalau begitu hendaklah mereka menurunkan satu hasta dan jangan lebih dari itu!&quot; (HR. at-Tirmidzi, at-Tirmidzi berkata: hadits hasan shahih, juga dishahihkan al-Albani)
Silahkan simak artikel menarik kami disni http://muslimah.or.id/fiqh-muslimah/ujung-pakaianku-penyapu-jalanan.html
Menutup kaos kaki diperbolehkan asal kaos kaki tersebut tebal tidak tipis. Demikian pendapat Syaikh Utsaimin. AllahuA&#039;lam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Kaamilah<br />
Satu hasta dihitung dari mata kaki berdasarkan hadits berikut,<br />
&#8220;Barangsiapa menyeret pakaiannya karena sombong maka Allah tidak melihat kepadanya di hari kiamat.&#8221; Ummu Salamah radhiyallahu &#8216;anha bertanya:&#8221;Lalu, bagaimana yang harus dilakukan oleh kaum wanita dengan bagian ujung pakaiannya? Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihiwa sallam menjawab: &#8220;Hendaklah mereka menurunkan satu jengkal!&#8221; Ummu<br />
Salamah berkata: &#8220;Kalau begitu telapak kaki mereka bisa tersingkap&#8221; Lalu Nabi bersabda lagi: &#8220;Kalau begitu hendaklah mereka menurunkan satu hasta dan jangan lebih dari itu!&#8221; (HR. at-Tirmidzi, at-Tirmidzi berkata: hadits hasan shahih, juga dishahihkan al-Albani)<br />
Silahkan simak artikel menarik kami disni <a href="http://muslimah.or.id/fiqh-muslimah/ujung-pakaianku-penyapu-jalanan.html" rel="nofollow">http://muslimah.or.id/fiqh-muslimah/ujung-pakaianku-penyapu-jalanan.html</a><br />
Menutup kaos kaki diperbolehkan asal kaos kaki tersebut tebal tidak tipis. Demikian pendapat Syaikh Utsaimin. AllahuA&#8217;lam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

